Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Legenda Boru Purba Air Terjun Simangira di Desa Siunong-Unong Julu Kecamatan Baktiraja Yosie Mutiara Siahaan; Bakhrul Khair Amal
Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion Vol 1, No 2 (2024): September 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/mesir.v1i2.2902

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap latarbelakang legenda Boru Purba air terjun Simangira di Desa Siunong-unong Julu, Kecamatan Baktiraja serta untuk mendeskripsikan fungsi dari diciptakannya legenda Boru Purba di air terjun Simangira. Fungsi menjadi media yang diperuntukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakatnya dalam sebuah legenda atau cerita prosa rakyat serta untuk mengatur tata kelakuan masyarakat pemiliknya. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi berupa membaca kajian-kajian mengenai legenda Boru Purba dibantu dengan pengambilan foto-foto artefak peninggalan Boru Purba di Lokasi Air Terjun Simangira. Hasil penelitian menemukan latarbelakang adanya legenda Boru Purba di air terjun Simangira disebabkan oleh kecantikan yang dimilikinya serta ketidak patuhannya terhadap nasehat orang tua. Akibat kedegilan hatinya sehingga ia menikah dengan sombaon/jelmaan ular yang merupakan penghuni air terjun Simangira. Boru Purba akhirnya menghilang di lokasi air terjun Simangira dan menjadi penghuni disana. Ditemukan tujuh fungsi dari adanya legenda Boru Purba yaitu; (1) fungsi mempertahankan identitas budaya, (2) untuk pendidikan moral dan tata kelakuan, (3) menakut-nakuti anak-anak, (4) kepercayaan akan adanya penyembuh, (5) sebagai alat pengawas dan pemaksa norma sosial, (6) pengetahuan dan ramalan, dan (7) tatanan adat dalam berpakaian. Penelitian menghasilkan kesimpulan bahwa diciptakannya sebuah legenda dalam suatu kelompok masyarakat tidak terlepas dari adanya fungsi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat penciptanya.
Problematika Fertilitas pada Keluarga Pelaksana Program KB di Desa Bagan Dalam Kecamatan Tanjung Tiram Kabupaten Batubara Wina Yulia; Bakhrul Khair Amal
SAKOLA: Journal of Sains Cooperative Learning and Law Vol 1, No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/sakola.v1i2.3259

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui problematika fertilitas pada keluarga pelaksana program KB yang terjadi di Desa Bagan Dalam Kecamatan Tanjung Tiram Kabupaten Batu Bara. Kemudian untuk mengetahui latar belakang pertimbangan KB pada masyarakat Desa Bagan Dalam serta problematika KB di Desa Bagan Dalam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Bagan Dalam Kecamatan Tanjung Tiram Kabupaten Batu Bara. Teknik pengumpulan data yaitu melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketidakteraturan pemakaian alat konstrasepsi sehingga menyebabkan mengalami kegagalan dalam mengontrol kelahiran sesuai rencana. Dampak Inseminasi di Desa Bagan Dalam Kecamatan Tanjung Tiram Kabuapten Batu Bara akan mencerminkan tingginya angka pernikahan dini, rendahnya tingkat pendidikan, dan rendahnya tingkat sosial ekonomi. Adapun upaya yang dilakukan mengatasi problematika fertilitas pada keluarga pelaksana program KB yang terjadi di Desa Bagan Dalam Kecamatan Tanjung Tiram Kabupaten Batu Bara Melalui edukasi yang lebih komprehensif,  masyarakat dapat memahmi pentingnya hal ini program KB dan manfaatnya bagi kesejahteraan keluarga. Informasi yang diberikan harus mencakup penjelasan tentang berbagai jenis alat kontrasepsi, cara penggunaannya, serta efek samping dilakukan melalui program penyuluhan yang melibatkan tokoh masyarakat, pemimpin agama, dan organisasi lokal yang dapat membantu mengubah persepsi masyarakat tentang program KB dan manfaatnya.
Development of culture-based budi pekerti learning strategies and learning styles in skills lessons Bakhrul Khair Amal; Farihah Farihah; Dina Ampera; Supsiloani Supsiloani; Usman Alhudawi
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol 9, No 4 (2023): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/020232193

Abstract

The purpose of this research is to develop character learning strategies, find out the learning outcomes of skills taught with hobbyist Batak culture learning strategies and Javanese culture-based learning strategies, find out the learning outcomes of skills that have visual and kinesthetic learning styles, and know the interactions between learning strategies and styles. Learning that has an impact on learning outcomes. This research is development research with a quasi-experimental treatment. The instruments used are learning achievement tests and learning style questionnaire sheets. The hypothesis was tested using Anava. The results of the study stated that learning Skills I in the Batak culture-based learning strategy class had higher learning outcomes than the Skills class with Javanese culture-based character learning strategies in 27 public schools in Medan City. Second Learning Objectives Student skills have a higher kinesthetic learning style compared to students who have a visual learning style in Medan City Middle School students. So for culture-based learning strategies, the results will be better if students have a tendency for kinesthetic learning styles, because kinesthetic learning styles are in accordance with character learning strategies.