Hartini Nara
Universitas Negeri Jakarta

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

SIKAP ANAK DENGAN GANGGUAN EMOSI DAN TINGKAH LAKU TERHADAP PERILAKU ASERTIF DI SEKOLAH LUAR BIASA Shintesa Mayu Fitriya; Hartini Nara
Perspektif Ilmu Pendidikan Vol 22 No XIII (2010): Perspektif Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (123.089 KB) | DOI: 10.21009/PIP.222.2

Abstract

This research aims to improve speaking skills through watching videos kids children stories of children aged 5-6 years in kindergarten Islam Al-Fattah, Wanasari Village, Bekasi regency.The methodology uses a classroom action research which conduct through two cycle consists of planning, action, observation, and reflection. Subjects are 10 children in group B who have problems with aspects of speech. Data collection techniques use non-test consists of observation, interview, and documentation. The analysis techniques use two paradigms that is mean, medium, modus, proportion study with a minimum percentage increase to 71% for quantitative paradigm, and data reduction, data display, conclusion/verification for qualitative paradigm.
Pengembangan Pop Up Book untuk Pembelajaran IPA dalam Mengenalkan Bagian Tubuh Hewan Bagi Anak Autisme Aulia Putu Wardhany; Lalan Erlani; Hartini Nara
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2022): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i2.396

Abstract

Siswa autisme mengalami keterbatasan dalam berkomunikasi, interaksi sosial, serta perilaku. Selain itu anak autisme juga mengalami keterbatasan dalam berkonsentrasi serta keterlambatan dalam bidang akademis. Berbagai hambatan yang dialami siswa autisme mempengaruhi pemahaman siswa autisme dalam menerima pembelajaran yang diberikan. Untuk membantu kemampuan siswa autisme dalam memahami materi pembelajaran yang diberikan, diperlukannya media pembelajaran yang menarik serta disesuaikan dengan karakteristik siswa autisme. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan media pembelajaran Pop Up Book untuk membantu mengenalkan bagian-bagian tubuh hewan pada siswa autisme. Metode dalam penelitian ini adalah Reasearch and Development dengan menggunakan model ADDIE. Produk yang dikembangkan telah ditinjau oleh ahli materi, ahli media, dan ahli kekhususan autisme. Tinjauan dari para ahli mendapatkan hasil rerata sebesar 87% termasuk ke dalam kategori sangat baik. Evaluasi formatif melalui uji coba one to one evaluation. Peningkatan dan penyempurnaan media pembelajaran Pop Up Book telah dilakukan berdasarkan evaluasi formatif. Uji coba one to one evaluation mendapatkan hasil sebesar 87% termasuk ke dalam kategori sangat baik. Jadi bisa disimpulkan bahwa hasil penelitian ini sudah dapat dimanfaatkan dalam mengenalkan bagian-bagian tubuh pada hewan, namun akan lebih sempurna jika dilakukan uji small group trial dan field trial agar lebih terlihat efektivitas dari media pembelajaran Pop Up Book Mengenal Bagian-Bagian Tubuh Hewan.
Pengembangan Pop Up Book untuk Pembelajaran IPA dalam Mengenalkan Bagian Tubuh Hewan Bagi Anak Autisme Aulia Putu Wardhany; Lalan Erlani; Hartini Nara
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2022): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i2.396

Abstract

Siswa autisme mengalami keterbatasan dalam berkomunikasi, interaksi sosial, serta perilaku. Selain itu anak autisme juga mengalami keterbatasan dalam berkonsentrasi serta keterlambatan dalam bidang akademis. Berbagai hambatan yang dialami siswa autisme mempengaruhi pemahaman siswa autisme dalam menerima pembelajaran yang diberikan. Untuk membantu kemampuan siswa autisme dalam memahami materi pembelajaran yang diberikan, diperlukannya media pembelajaran yang menarik serta disesuaikan dengan karakteristik siswa autisme. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan media pembelajaran Pop Up Book untuk membantu mengenalkan bagian-bagian tubuh hewan pada siswa autisme. Metode dalam penelitian ini adalah Reasearch and Development dengan menggunakan model ADDIE. Produk yang dikembangkan telah ditinjau oleh ahli materi, ahli media, dan ahli kekhususan autisme. Tinjauan dari para ahli mendapatkan hasil rerata sebesar 87% termasuk ke dalam kategori sangat baik. Evaluasi formatif melalui uji coba one to one evaluation. Peningkatan dan penyempurnaan media pembelajaran Pop Up Book telah dilakukan berdasarkan evaluasi formatif. Uji coba one to one evaluation mendapatkan hasil sebesar 87% termasuk ke dalam kategori sangat baik. Jadi bisa disimpulkan bahwa hasil penelitian ini sudah dapat dimanfaatkan dalam mengenalkan bagian-bagian tubuh pada hewan, namun akan lebih sempurna jika dilakukan uji small group trial dan field trial agar lebih terlihat efektivitas dari media pembelajaran Pop Up Book Mengenal Bagian-Bagian Tubuh Hewan.
Analisis Asesmen Self Injurious Behavior pada Anak Autis di SLB Negeri 8 Jakarta Marisa Chaerani; Suprihatin Suprihatin; Hartini Nara; Mohammad Arif Taboer
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 11, No 2 (2025): November (On Progress)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v11i22025p342-346

Abstract

Self Injurious Behavior (SIB) merupakan tindakan yang dilakukan secara sengaja dan berpotensi melukai diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara rinci terkait frekuensi dan durasi, pola perilaku ABC (Antecedent-Behavior-Consequence) serta fungsi perilaku pada Self Injurious Behavior (SIB) yang dimiliki oleh peserta didik dengan Autism Spectrum Disorder (ASD) di SLB Negeri 8 Jakarta. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode Single Subject Research (SSR) dan desain studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 4 jenis self Injury yang ditemukan, yaitu memukul kepala sebagai perilaku utama, kemudian diikuti dengan menggigit tangan serta ruminasi dan muntah pada saat sesi makan bersama. Sementara fungsi perilaku yang dominan, yaitu berupa perhatian (attention), stimulasi sensorik (sensory) dan terhindar dari instruksi maupun tugas (escape), sedangkan mendapatkan sesuatu (tangible) menjadi fungsi perilaku dengan pengaruh yang relatif rendah. Oleh karena itu, guru perlu mengembangkan program intervensi yang komprehensif berupa modifikasi antecedent, pengajaran perilaku alternatif dan manajemen consequences yang cermat untuk menghindari penguatan terhadap Self Injurious Behavior (SIB).