Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

ANALISIS ASPEK LITERASI SAINS PADA BUKU SISWA KURIKULUM 2013 KELAS 4 TEMA 6 Zulia Rahmawati; Galih Istiningsih
Jurnal Education and Development Vol 10 No 1 (2022): Vol.10. No.1 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.575 KB) | DOI: 10.37081/ed.v10i1.3318

Abstract

Era globalisasi seperti saat ini membutuhkan sumber daya manusia yang berkulialitas. Salah satu penyiapan sumber daya manusia yang berkualitas dapat dilakukan dengan memberikan pendidikan sanis. Literasi sains menjadi tolak ukur keberhasilan pembelajaran sains di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat literasi sains Buku Siswa Kelas 4 Tema 6 Kurikulum 2013 yang menekankan pada 4 aspek yaitu sains sebagai batang tubuh ilmu pengetahuan, sains sebagai jalan untuk menyelidiki, sains sebagai cara berpikir, serta interaksi sains, teknologi dan masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara garis besar buku yang dianalisis lebih menampakkan aspek sains sebagai batang tubuh ilmu pengetahuan dan sains sebagai jalan untuk menyelidiki. Persentase untuk aspek sains sebagai batang tubuh ilmu pengetahuan dan sains sebagai jalan untuk menyelidiki sama yaitu 33%. Aspek sains sebagai cara berpikir memiliki persentase sebasar 31% dan interaksi sains, teknologi dan masyarakat memiliki persentase sebesar 3%. Secara keseluruhan ke empat aspek literasi sudah direflesksikan namun ada beberapa sub indikator aspek yang tidak muncul.
TINGKAT LITERASI LINGKUNGAN DI KALANGAN GURU ECO SCHOOL YOGYAKARTA DI INDONESIA Galih Istiningsih; Dwitya Sobat Ady Dharma
Jurnal Education and Development Vol 10 No 3 (2022): Vol.10. No.3 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (551.255 KB) | DOI: 10.37081/ed.v10i3.3705

Abstract

Literasi lingkungan berpedoman pada pengetahuan tentang bagaimana lingkungan alam bekerja dan peran manusia untuk menjaga alam secara berkelanjutan. Hubungan timbal balik antara manusia dan lingkungan dapat dilihat dari interaksi kehidupan bersama komponennya. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya literasi lingkungan bagi setiap indivividu untuk mewujudkan masyarakat yang berkelanjutan. Literasi lingkungan guru mempengaruhi literasi lingkungan siswa. Penelitian bertujuan untuk menganalisis literasi lingkungan guru di Eco Schools Yogyakarta. Literasi lingkungan terdiri dari beberapa komponen pengetahuan, sikap dan keterampilan. Penelitian dikembangkan dengan kuantitatif untuk memperoleh data dengan observasi dan kuesioner berdasarkan literasi lingkungan kepada 109 guru Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas di Eco Schools Yogyakarta. Temuan penelitian menunjukkan bahwa (1) literasi lingkungan kepada Guru di Sekolah Dasar Tumbuh terdiri dari pengetahuan, sikap dan perilaku lingkungan. Data yang diperoleh dari instrument adalah (66.45) untuk pengetahuan, (67,61) untuk sikap, (68) untuk perilaku. Hasil menunjukkan bahwa guru eco school memiliki sikap positif terhadap lingkungan, tingkat pengetahuan lingkungan yang sedang sementara partisipasi mereka dalam tindakan lingkungan terbatas, terutama tindakan kolektif. Analisis statistik juga menyoroti bahwa Literasi Lingkungan bergantung pada jenis guru di Eco School dan tempat tinggal. Temuan-temuan ini dibahas lebih lanjut.
Pengaruh Penggunaan Model Pembelajaran Two Stay Two Stray Berbatu Media Dokar Saja Terhadap Hasil Belajar Aksara Jawa Siswa Kelas IV Siti Dwi Andriyanti; Purwati Purwati; Galih Istiningsih
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang Pendidikan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.741 KB)

Abstract

This study aims to determine the effect of using the twostay twostray learning model withthe help of gig media on learning outcomes of Javanese script in fourth grade students ofGondangrejo State Elementary School, Windusari, Magelang.The design of this study used a Pre-experimental design with the One Group PretestPosttest Design research model. This research was conducted on fourth grade students ofGondangrejo State Elementary School Windusari Magelang. The research sample wastaken in total from the population with a sample of 20 students using a total samplingtechnique. The method used in collecting data in this study used the test method. Thevalidity test carried out in this study is construct validity and empirical validity. Thereliability test uses Cronbach's alpha which produces a reliability index of 0.837.Prerequisite test consists of normality test and homogeneity test. The normality test inthis study obtained a significance value of 0.25 > 0.05 where the data was declared normal.Hypothesis testing using parametric statistical techniques, namely the Paired sample ttest,The results of the hypothesis test are shown by the paired sample t test of Javanese scriptlearning outcomes with a value of7. 725> 0.05, which indicates that there is an effect ofusing the Two Stay' Two Stray Learning Model with the help of Dokar Media Only onJavanese Script Learning Outcomes. The results of this study prove that there is an effectof using the Two Stay' Two Stray' Learning Model with the help of Dokar Media Only' onthe Learning Outcomes of Javanese Script,
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERHITUNG PERKALIAN MELALUI MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH BERBANTUAN MEDIA GAME BISTIK (BILANGAN STIK) Syifa Cinantya Naufalin; Galih Istiningsih; Kun Hisnan Hajron; Puji Rahmawati
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 12 No 1 (2024): Vol 12 No 1 Januari 2024
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v12i1.5572

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuai peningkatan kemampuan berhitung perkalian siswa kelas IV di SD Negeri Gondosuli 1 Kecamatan Muntilan melalui model pembelajaran Make a Match berbantuan media game bistik (bilangan stik). Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas atau PTK. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri Gondosuli 1 yang berjumlah 18 siswa. Objek penelitiannya adalah kemampuan berhitung operasi perkalian dengan menggunakan model pembelajaran make a match berbantuan media game bistik (bilangan stik). Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dikembangkan oleh Kemmis dan Mc. Taggart, yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan refleksi. Metode pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi dan tes tertulis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran make a match berbantuan media game bistik (bilangan stik) dapat meningkatkan kemampuan operasi hitung perkalian pada siswa kelas IV di SD Negeri Gondosuli 1 mengalami peningkatan dalam berbagai aspek, seperti nilai tertinggi yang tetap stabil pada setiap tahap, nilai terendah yang meningkat dari 40 menjadi sekitar 53 hingga akhirnya mencapai 60, nilai rata-rata yang mengalami peningkatan dari 69 menjadi 73 dan kemudian 80. Selain itu, terjadi peningkatan presentase pencapaian KKM dari 11% menjadi 44% dan akhirnya mencapai 77%.
PENGARUH LITERASI TEKNOLOGI TERHADAP KUALITAS PEMBELAJARAN GURU SEKOLAH DASAR DI KABUPATEN MAGELANG Ajeng Ngesty Pujawati; Galih Istiningsih; Irham Nugroho
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01, Maret 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.43368

Abstract

The transformation of education in the era of the Industrial Revolution 4.0 and Society 5.0 has brought fundamental changes to the role of elementary school teachers. Teachers are expected to possess technological skills as well as expertise in managing the learning process so that synergy between technological literacy and pedagogy can be created, which in turn enhances the effectiveness and quality of learning in a sustainable manner. This quantitative study analyzes the relationship between teachers’ technological literacy and the quality of learning. Data were collected through questionnaires distributed to 21 teachers across 9 sub-districts in Magelang Regency. The level of teachers’ technological literacy and learning quality was measured using a Likert scale. Bivariate and multivariate analyses, including correlation and regression modeling, were conducted to explore the influence of teachers’ technological literacy on learning quality. The findings indicate that teachers’ technological literacy contributes 70.6% to the quality of learning, while the remaining 29.4% is influenced by other factors.