Apri Utami Parta Santi
Universitas Muhammadiyah Jakarta

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PELATIHAN KAHOOT SEBAGAI E-ASSESMENT UNTUK GURU SD DI CIKOLE, SUKABUMI Nurbaiti Widyasari; Apri Utami parta Santi; Pratiwi Kartika Sari; Venni Herli Sundi
AN-NAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1, No 2 (2021): AN-NAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/an-nas.1.2.7-14

Abstract

Media pembelajaran berbasis teknologi di era digital 4.0 semakin berkembang. Keberadaan media pembelajaran ini mendorong proses pembelajaran menjadi pembelajaran yang menarik. Dengan proses pembelajaran berbasis teknologi yang menyenangkan, peserta didik dapat terkesan ketika belajar. Proses pembelajar perlu diukur dalam bentuk tes evaluasi yang memanfaatkan teknologi. Salah satu teknologi mutakhir dalam evaluasi pembelajaran yaitu aplikasi Kahoot!. Tujuan dilakukan pelatihan ini yaitu untuk meningkatkan kemampuan guru SD di Daerah Sukabumi untuk dapat melakukan kegiatan evaluasi pembelajaran dengan lebih menyenangkan dan efisien. Aplikasi Kahoot! Dapat digunakan sebagai instrumen tes pembelajaran di era digital. Kahoot! merupakan aplikasi online berbasis website yang dapat digunakan sebagai evaluasi pembelajaran. Metode pelaksanaan dilakukan dalam bentuk pelatihan. Kegiatan ini dilakukan dengan memberikan pelatihan kepada guru untuk menyusun dan mengembangkan instrumen penilaian e-assesment. Langkah selanjutnya dilakukan kegiatan penerapan instrumen yang telah dibuat. Kegiatan pelatihan ini akan dilakukan dalam 3 tahapan yaitu pelatihan tahap 1 adalah Pengenalan literasi digital, Tahap 2 adalah simulasi Praktek Literasi Digital dan Tahap 3 adalah pengembangan produk literasi digital. Pelatihan ini memberikan dampak positif bagi guru-guru. Pada hasil pendampingan, guru peserta pelatihan sudah mulai menyusun dan menerapkan penilaian e-assesment dalam pembelajaran, sehingga rubrik penilaian sudah mulai di implementasikan dalam melakukan penilaian pembelajaran.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF PENGENALAN SATWA LANGKA YANG DILINDUNGI DI INDONESIA BERBASIS AUGMENTED REALITY Rifda Choirunnisa; Apri Utami Parta Santi
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.12433

Abstract

This research is motivated by the need for digital learning media that is attractive, easy to use, and able to facilitate students' understanding of the material in learning Natural and Social Sciences (IPAS). The purpose of the research is to develop interactive learning media based on Augmented Reality on the material "Introduction to endangered species protected in Indonesia" in Elementary Schools. The method used in this research is Research and Development (R&D) with the DDD-E development model (Decide, Design, Develop, Evaluate). The data collection technique used in this research is a questionnaire instrument. This learning media has been validated by material experts, language experts, and media experts, and tested on teachers and sixth grade students at SDN CILANDAK BARAT 07. The results of the study show that the learning media is in the very valid and very practical category, evidenced by the validation questionnaire by media experts obtaining a score of 96% very valid, material experts obtaining a score of 92% very valid, and language experts obtaining 95% very valid, as well as the results of the questionnaire by teachers obtaining 96%, student response questionnaires in small groups 83% and large groups obtaining 90% with a very practical category. Thus, this Augmented Reality-based learning media is very valid and very practical to be used as an alternative in the science learning process, especially in the introduction of endangered species protected in Indonesia to increase students' interest, motivation, and understanding of the material presented.