Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

DIKLAT PENGEMBANGAN DESAIN KELAS DIGITAL BAGI GURU SEKOLAH DASAR Abd Ghofur; Evi Aulia Rachma; Ety Youhanita; Durrotun Nafisah; Kuswanto Kuswanto
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 4, No 4 (2020): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (616.631 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v4i4.2094

Abstract

Abstrak: Tujuan Pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk menjadikan guru-guru SD di Kecamatan Glagah dan Turi memiliki ketrampilan dalam pengembangan kelas digital dengan memanfaatkan google classroom sebagai media pembelajaran digital. Adapun metode pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini antara lain: (1) Persiapan, (2) Pendidikan dan pelatihan pengembangan desain kelas digital dengan google classroom, dan (3) tindak lanjut. Hasil yang diperoleh dalam kegiatan ini diantaranya (1) Meningkatnya informasi dan wawasan mengenai penggunaan google classroom sebagai media pembelajaran digital sebesar 80%, (2) Guru SD memiliki keterampilan dalam penggunaan google classroom sebagai media pembelajaran digital. (3) Guru SD dapat memanfaatkan fasilitas evaluasi berbasis digital.Abstract:  The purpose of this community service is to make elementary school teachers in Glagah and Turi Districts have skills in developing digital classes by utilizing Google Classroom as a digital learning media. The methods of implementing community service activities include: (1) Preparation, (2) Education and training in digital classroom design development with Google Classroom, and (3) follow-up. The results obtained in this activity include the following: 1) Increased information and insights about using Google Classroom as a digital learning media by 80%, 2) Elementary teachers have skills in using Google Classroom as a digital learning media. 3) Elementary teachers can utilize digital-based evaluation facilities.
PERSEPSI GURU TERHADAP PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN KELAS DIGITAL ABD GHOFUR; Evi Aulia Rachma
EduTeach : Jurnal Edukasi dan Teknologi Pembelajaran Vol 2 No 1 (2021): Edisi Januari 2021
Publisher : Unit Pelaksana Praktik Kependidikan Terpadu Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/eduteach.v2i1.2365

Abstract

This study aims to identify elementary school teachers' perceptions of learning using the digital classroom google classroom. This research involved 50 elementary grade IV teachers in Lamongan District. Analysis of the data used in this study is a descriptive quantitative analysis. Based on the results of the study it can be concluded that as many as 90% of teachers stated that they needed to attend training on learning using digital classes. As many as 74% of teachers said that they needed to implement learning by using digital classroom google classroom. Google classroom is flexible, so students can study at any time outside of school hours. Based on this, 86% of teachers stated that they needed to provide learning materials for students that could be accessed or used at any time outside of school hours through Google classroom. As many as 76% of teachers stated that google classroom made teachers more innovative in presenting learning materials. Then as many as 78% of teachers stated that the use of google classroom facilitated teachers in the process of assessing student assignments.
WORKSHOP VIRTUAL PENGEMBANGAN DESAIN PEMBELAJARAN JARAK JAUH Durrotun Nafisah; Abd Ghofur; Ninies Eryadini; Kuswanto; Evi Aulia Rachma; Ety Youhanita; Ahmad Sidi
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 4 (2020)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1060.598 KB) | DOI: 10.31949/jb.v1i4.474

Abstract

PKM ini dilaksanakan untuk memfasilitasi guru dalam mendesain pembelajaran jarak jauh di era new normal. PKM ini menggunakan metode partisipatif, peserta mengikuti penuh seluruh rangkaian kegiatan, baik penyampaikan materi maupun tugas-tugas mandiri. Seluruh materi disampaikan secara virtual melalui aplikasi Zoom Cloud Meeting mengingat masih dalam masa pandemic covid-19. Peserta yang mengikuti workshop dapat mengakses materi melalui zoom, live facebook dan live streaming youtube. Sebanyak 300 peserta yang mengikuti kegiatan PKM ini diketahui bahwa sebagian besar (73%) peserta berasal dari sekolah tingkat dasar (SD) dan 14% berasal dari sekolah menengah pertama (SMP), sisanya berasal dari TK,SMA dan Perguruan Tinggi. Berdasarkan hasil kegiatan bahwa sebagian besar peserta memahami konsep pembelajaran jarak jauh dan mampu mengembangkan desain pembelajaran jarak jauh. Peserta mampu mengembangkan perangkat pembelajaran jarak jauh yaitu RPP dan bahan ajar pembelajaran dalam bentuk luring, daring maupun kombinasi. 100% peserta mengumpulkan tugas membuat RPP dan bahan ajar melalui google classroom. Sebagian peserta juga mampu dalam mengoperasikan media dan evaluasi pembelajaran digital. Karena pada kurikulum 2013 guru juga diharapkan mampu menguasai dan menerapkan teknologi dalam proses pembelajaran. Pada abad 21 Indonesia menyongsong generasi emas pada usia emas dengan melakukan penyempurnaan kurikulum dan peningkatan profesionalisme guru.
Pengembangan Model Pembelajaran SAT Pada Manajemen Pemasaran Evi Aulia Rachma; Ety Youhanita; Durrotun Nafisah
MENDIDIK: Jurnal Kajian Pendidikan dan Pengajaran Vol 7 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/003.202172.165

Abstract

This study aims to develop the SAT learning model in marketing management. The purpose of developing the SAT model is to help direct students' attention to focus more on understanding the material and improve student learning outcomes in accordance with learning objectives. Research on the development of the SAT learning model in the marketing management course will use the ADDIE development procedure to design the learning system. The trial design used was an empirical trial with a one-group pretest-posttest design model, in which there were two groups in the study, namely the control group and the experimental group. The results of the limited trial and the broad trial state that students responded with an average score of 85.56% and 86.75% for the attractiveness of the SAT learning model. Then the SAT learning model is effective when viewed from the posttest and pretest scores of students. The SAT learning model is efficient when viewed from the target time specified in the RPS.
Pemanfaatan Media Digital Terhadap Indeks Minat Baca Masyarakat Kabupaten Lamongan Abd. Ghofur; Evi Aulia Rachma
Gulawentah:Jurnal Studi Sosial Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (872.734 KB) | DOI: 10.25273/gulawentah.v4i2.5524

Abstract

Membaca merupakan aktivitas yang sangat penting dalam masyarakat. Selain untuk menambah informasi, juga untuk menambah ilmu pengetahuan dan wawasan berpikir yang luas. Munculnya Internet dan situs media sosial telah memperluas sumber informasi berbasis digital. Perilaku membaca masyarakatpun berubah, hal ini tentu meningkatkan minat baca masyarakat. Melalui permasalahan tersebut penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemanfaatan media digital terhadap indeks minat baca masyarakat Lamongan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian survei deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian diambil 578 responden mulai usia 16 tahun keatas yang berasal dari 7 kecamatan dengan menggunakan multi stage technique sampling. Instrumen pengumpulan data dengan kuesioner, wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisa deskriptif kuatitatif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa minat baca masyarakat Kabupaten Lamongan tahun 2019 adalah sebesar 64,71%. banyak masyarakat yang membaca namun ternyata mereka lebih suka membaca melalui internet dengan media Handphone atau Smartphone dari pada laptop dan komputer.
THE EFFECT OF SELF CONTROL AND FINANCIAL LITERATION FOR STUDENT’S SAVING BEHAVIOR Evi Aulia Rachma
Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jupeko.v4i1.1043

Abstract

Problems that occur in adolescents at this time in addition to the low awareness of saving also the high level of consumptive which tends to a wasteful lifestyle. This illustrates that teenager's self control is still lacking. Whereas in the current era of globalization, knowledge, skills, and understanding of finance are needed. Students must have sufficient financial literacy to manage their finances. Through these problems this study aims to determine the effect of self-control and financial literacy on saving behavior. This type of research is quantitative descriptive research. The research instrument used a questionnaire distributed to 250 students of SMAN 1 Sukodadi Lamongan. The instrument testing data technique used in this study included validity test and reliability test with Cronbach Alpha. Whereas to prove the research hypothesis with T and F Test. Analysis of the data used is multiple linear regression analysis. Based on the results of the study it can be concluded that self-control and financial literacy partially and simultaneously influence the saving behavior of SMAN 1 Sukodadi Lamongan students.
The Effect of The Implementation of Google Classroom Digital Media for The Easy of Teachers in Assessing Learning Outcomes Evi Aulia Rachma; Ratna Nurdiana; Abdul Ghofur
Indonesian Journal of Social Research (IJSR) Vol 2 No 2 (2020): Indonesian Journal of Social Research (IJSR)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/ijsr.v2i2.37

Abstract

The rapid development of technology demands innovation and creativity in learning activities. Especially in the midst of a pandemic such as this time learning activities must still be carried out by implementing learning activities from home. Online learning by utilizing technology becomes a solution in overcoming these problems. One way that can be used to do the learning process online is to use Google Classroom digital media. This study aims to determine the effect of the application of Google Classroom digital media on the ease of teachers in assessing student learning outcomes. The research approach used is a quantitative approach with descriptive methods. This research involved 50 elementary grade IV teachers in Lamongan District. Data collection techniques used in this study include a closed questionnaire. Based on the results of the analysis discussed, it is known that t count> t table = 6,066> 1,970. So it can be concluded that the application of Google Classroom digital media influences the ease of teachers in the assessment of learning outcomes. Google classroom makes it easy for teachers to monitor student learning activities without being bound by time limits or class hours.
Implementasi Blended Learning Berbasis Virlenda Evi Aulia Rachma
Jurnal Ilmu Pendidikan (JIP) STKIP Kusuma Negara Vol 14 No 1 (2022): Model dan Media Pembelajaran Berbasis Teknologi
Publisher : LPPM STKIP Kusuma Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37640/jip.v14i1.1404

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi blended learning berbasis aplikasi Virlenda. Subjek pada penelitian ini adalah 22 mahasiswa di Program Studi Pendidikan Ekonomi, angkatan 2021, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Universitas PGRI Adi Buana Surabaya (UNIPA), Kampus Lamongan. Instrumen pengumpulan data dengan kuesioner, wawancara, dan observasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu angket tertutup untuk mendapatkan data primer mengenai persepsi mahasiswa terhadap pembelajaran menggunakan Virlenda. Data penelitian juga dikumpulkan berdasarkan aktifitas kegiatan belajar mengajar dosen dan mahasiswa di dalam kelas maupun di Virlenda Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisa deskriptif kuantitatif. Implementasi metode blended learning dilakukan dalam dua cara yaitu online dengan menggunakan aplikasi Virlenda, dan offline (tatap muka). Berdasarkan hasil angket menunjukkan bahwa 75% frekuensi interaksi antar mahasiswa di kelas dan di Virlenda meningkat, 81% frekuensi interaksi antar mahasiswa dan dosen di kelas dan di Virlenda meningkat, 87% mahasiswa puas terhadap pembelajaran blended learning berbasis aplikasi Virlenda, 95% mahasiswa merasa tidak sukar dalam memahami materi dan pelaksanaan Virlenda, kemudian 91% mahasiswa menyatakan penggunaan metode blended learning berbasis Virlenda efektif digunakan.
TRANSPARANSI REKRUTMEN DAN SELEKSI PERANGKAT DESA SUGIHWARAS Ety Youhanita; Kuswanto Kuswanto; Evi Aulia Rachma; Sutarum Sutarum; Ratna Nurdiana; Nur Fithria Wiji Astutik
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2022): Volume 3 Nomor 3 Tahun 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v3i3.8045

Abstract

Perangkat desa memiliki peran penting dalam membantu untuk memajukan setiap desa, oleh sebab itu pemilihan perangkat desa membutuhkan strategi khusus dan bersifat transparan agar desa mendapatkan banyak bakal calon atau bibit unggul yang sudah teruji secara teori dan hasilnya dapat dilihat secara langsung. Seleksi rekrutmen perangkat desa yang terjadi di beberapa desa saat ini sedang diwarnai dengan berbagai isu maupun kasus kecurangan, ini artinya mental yang disajikan di masyarakat bukan lagi mental yang mendidik, melainkan mental yang butuh untuk dididik. Hal demikian patut untuk segera kita lakukan revolusi terhadap sistem rekrutmen dan seleksi perangkat desa, sebab jika dibiarkan maka akan berdampak pada rusaknya sistem berokrasi pemerintah desa dan tidak akan adanya rasa hormat dan percaya masyarakat terhadap perangkat desa yang terpilih. Proses penelitian dan pengabdian masyarakat yang dilakukan pada kegiatan rekrutmen dan seleksi perangkat desa ini menggunakan jenis penelitian kualitatif, serta dengan cara yang deskriptif dalam bentuk kata-kata dan bahasa pada suatu konteks khusus yang dilakukan secara alamiah dengan memanfaatkan berbagai metode yang bersifat ilmiah. Proses rekrutmen dan seleksi perangkat desa dilalukan secara terbuka dan tertutup, maksudnya terbuka adalah proses rekrutmen dan seleksi di umumkan kepada seluruh masyarakat desa untuk dapat mengikuti ujian pemilihan atau penjaringan perangkat desa. Proses rekrutmen dibuka secara umum untuk masyarakat mulai dari pendaftaran hingga ujian tertulis. Sedangkan tertutup, adalah adanya karantina yang diberlakukan untuk panitia dan tim naskah akademik yang dilakukan sehari sebelum prosesi ujian tertulis dilaksanakan. Tahap terakhir adalah tahap pengumuman hasil dari ujian tertulis yang akan dibacakan langsung didepan calon perangkat desa, tujuannya adalah agar seluruh calon perangkat desa dan masyarakat dapat menerima dengan baik hasil keputusan ujian penjaringan perangkat desa di Desa Sugihwaras.
THE DEVELOPMENT OF FLASHCARD MEDIA TO IMPROVE BILINGUAL ABILITY IN THE KINDERGARTEN Ety Youhanita; Durrotun Nafisah; Evi Aulia Rachma; Ratna Nurdiana; Nur Fithria Wiji Astutik
JURNAL PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/pjr.v7i1.9138

Abstract

Education is one of the important fields or elements in the progress of the State, therefore, the government is currently carrying out an educational revolution which aims to improve the quality of education in the terms of basic and high level learning. One of the efforts to improve the quality of education is by increasing bilingual ability in the kindergarten. Bilingual ability is the ability which use two languages as a means of daily communication, the bilingual ability can be developed through the bilingual learning which is taught early to the students which has the benefit to develops the students' cognitive abilities, and introduces the students to a more diverse foreign culture. To develop the bilingual ability at the basic level, flashcard media will be developed with the aim of improving the bilingual ability in the kindergarten in the group B at Cambodian Kindergarten in Lamongan with the theme of transportation that meets the validity criteria and practicality criteria for the kindergarten students. The test result of the flashcard media of the material experts was 89.9% with very good criteria and the test result of the media experts was 76.8% with good criteria. While the test result of the individual was 91.2% with very good criteria, the test result of the small group was 90.6% with very good criteria and the test result of large group was 92.2% with very good criteria. From the test results, it shows that the development of the flashcard media is suitable with the learning objectives set and the use of flashcard media can achieve the learning objectives to improve the bilingual ability in the kindergarten.