Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Pelatihan Strategi Pemasaran Online Untuk Pedagang yang Terdampak Covid19 di Surabaya dan Sekitarnya Adinda Alifia Putri; Aura Iman Aisyah; Danniel Adhis Putra Pratama; Elgiva Nariswari Maritza; Gangsar Priambodo; Gracie Virginia Hermawan; Rahma Dianti; Johanna Natalia
To Maega : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 3 (2021): Oktober 2021
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/tomaega.v4i3.864

Abstract

AbstrakCOVID19 memberikan banyak dampak yang negatif terhadap dunia tak terkecuali Indonesia. Sebagai penanggulangan COVID19, pemerintah memberlakukan peraturan baru bernama PPKM. Salah satu dampak negatif dari PPKM adalah menurunnya perekonomian nasional secara signifikan. Pelaku Pedagang Kaki Lima (PKL) menjadi salah satu sosok yang terdampak sistem PPKM karena mengalami penurunan omset diakibatkan oleh menurunnya jumlah pembeli dan diberlakukannya jam malam yang membuat mereka tidak bisa berjualan hingga jam yang telah ditentukan. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah pendidikan masyarakat dengan tujuan memberikan pemahaman dan kesadaran mengenai kemajuan iptek yang telah meningkat sehingga pelaku UMKM dapat memanfaatkan sistem penjualan online. Evaluasi kegiatan ini menggunakan metode survei, yang dilaksanakan secara dua kali, yaitu pada sebelum pemberian materi (pretest) dan setelah pemberian materi (posttest) Hasil yang terlihat adalah adanya peningkatan pemahaman (kognitif) para pedagang mengenai sistem penjualan online. Kata Kunci: COVID19, PKL, PPKM, online, omset.AbstractCOVID19 has had many negative impacts on the world, conquered by Indonesia, as a response to COVID-19, the government issued a new regulation called PPKM. One of the negative impacts of PPKM is a significant decline in the national economy. Pedagang Kaki Lima (PKL) are one of the figures who created the PPKM system because they experienced a decline in turnover caused by a decrease in buyers and the imposition of a curfew that prevented them from selling until the appointed hour. The method used in this training is public education to provide understanding and awareness about the progress of technology that has increased so that UMKM can take advantage of the online sales system. The evaluation of this activity uses survey method, which is carried out twice, namely before giving the material (pretest) and after giving the material (posttest). The visible result is an increase in the understanding (cognitive) of businessmen regarding the online sales system. Keyword: COVID19, PKL, PPKM, online, omset.
The Dynamics of Paranoid Schizophrenia Outpatients at Clinic X and Its Benefits to Humans Jelite Prenggo Putri; Johanna Natalia
Budapest International Research and Critics Institute (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Vol 5, No 1 (2022): Budapest International Research and Critics Institute February
Publisher : Budapest International Research and Critics University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33258/birci.v5i1.4357

Abstract

Schizophrenia is a mental disorder with positive, negative, cognitive, affective, and aggressive symptoms. Negative stigma against individuals with schizophrenia impacts on opportunities to exist in a social environment. This stigma also causes people with schizophrenia to withdraw from the environment, feel a sense of hopelessness and anxiety. The purpose of this study is to recognize the dynamics of outpatients with schizophrenia of paranoid sub-type at Clinic X. One person is the participant in this study with the selection criteria of purposive sampling method. This research uses case study method. The assessment carried out in this study employs the methods of observation, interviews, and psychological tests. The result of this study indicates that parenting style can impact behavior and mental health such as schizophrenia disorder. The condition of individual with schizophrenia disorder of paranoid sub-type can improve through supports from the surrounding environment, especially family members, with regular medication consumption. Meanwhile, the condition may get worse due to immature thinking patterns and a rigid attitude.
The Dynamics Of Aging Process Adaptation From the Late Adulthood To the Elderly in Panti Werdha X Jelite Prenggo Putri; Johanna Natalia
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 11, No 3 (2022): Volume 11, Issue 3, September 2022
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v11i3.8461

Abstract

Elderly refers to individuals aged 60 years and over. The aging process in the elderly occurs with a gradual decline in the ability and function of organs. This study aims to determine the dynamics of adaptation to the aging process from late adulthood to old age in the elderly at the Panti Werdha X nursing home. This study only used one participant with purposive sampling method criteria. This research is a case study that is assessed using the methods of observation, interviews, and psychological tests. The results showed that there was a decrease in cognitive function and stress that caused the delay in the aging adaptation process from late adulthood to the elderly. Suggestions are given to improve the welfare of the elderly in terms of physical and psychological. So that it can help the elderly reduce the stress experienced in the elderly phase because they do not have activities or busyness and can achieve happiness in the elderly. In addition, it can help the elderly reduce the stress experienced in the elderly phase because they do not have activities or busyness and can achieve happiness in the elderly. Lansia mengacu pada individu berusia 60 tahun ke atas. Proses penuaan pada orang tua terjadi dengan penurunan bertahap dalam kemampuan dan fungsi organ. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dinamika adaptasi terhadap proses penuaan dari akhir masa dewasa hingga usia tua pada lansia di panti werdha X panti jompo. Penelitian ini hanya menggunakan satu peserta dengan kriteria metode purposive sampling. Penelitian ini merupakan studi kasus yang dinilai dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dan tes psikologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi penurunan fungsi kognitif dan stres yang menyebabkan keterlambatan proses adaptasi penuaan dari akhir masa dewasa hingga lansia. Saran diberikan untuk meningkatkan kesejahteraan lansia dalam hal fisik dan psikologis. Sehingga dapat membantu lansia mengurangi stres yang dialami pada fase lansia karena tidak memiliki aktivitas atau kesibukan serta dapat mencapai kebahagiaan pada lansia. Selain itu, dapat membantu lansia mengurangi stres yang dialami pada fase lansia karena tidak memiliki aktivitas atau kesibukan serta dapat mencapai kebahagiaan pada lansia.
Efektivitas Positive Parenting Program dalam Mengurangi Temper Tantrum pada Anak dengan Gangguan Bahasa: Studi Kasus Intervensi Chandrawijaya, Elvina Febriyani; Natalia, Johanna
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 5 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i5.5845

Abstract

Kurangnya pengetahuan, ketrampilan, dan kepercayaan diri orang tua anak dengan gangguan bahasa yang mengakibatkan temper tantrum pada anak mendorong perlu diadakannya Positive Parenting Program (Triple P). Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi masalah perilaku anak dengan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kepercayaan diri orang tua melalui Triple P. Tahapan penelitian: pre-test, intervensi, post-test, dan follow-up. Pengambilan data kuantitatif dan kualitatif pada dua orang tua anak pra sekolah dengan gangguan bahasa menggunakan Multidimensional Assessment of Preschool Disruptive Behavior (MAP-DB) Temper Loss, Parenting and Family Adjustment Scales (PAFAS), Knowledge of Effective Parenting Scale (KEPS), skala kepercayaan diri orang tua serta observasi dan wawancara. Hasil analisis kuantitatif dan kualitatif menunjukkan peningkatan pengetahuan, keterampilan, kepercayaan diri orang tua, serta penurunan frekuensi temper tantrum anak dengan gangguan bahasa. Triple P cukup efektif menurunkan frekuensi temper tantrum. Adanya cukup pengetahuan, ketrampilan, dan kepercayaan diri orang tua anak dapat mengurangi temper tantrum pada anak. Triple P dapat direkomendasikan untuk diberikan di PAUD, Puskesmas, dan yang melayani anak prasekolah dengan gangguan bahasa.
Mengurangi Pikiran dan Perilaku pada Pria Obsessive Compulsive Disorder dengan Brief- Cognitive Behavior Therapy Dewi, Gusti Ayu Putu Alma Milda; Natalia, Johanna; Nasruddin, Dedi
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 5, No 1 (2024): J-P3K APRIL
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v5i1.265

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi pikiran dan perilaku kompulsi pada laki-laki dengan obsessive compulsive disorder (OCD) dengan pendekatan Brief-Cognitive Behavior Therapy (CBT). Metode penelitian menggunakan pendekatan studi kasus. Asesmen menggunakan observasi, wawancara, tes grafis untuk menggali data terkait subjek dan OCI-R untuk mengukur indikasi OCD. Penelitian dilakukan single case. Diagnosis subjek merupakan OCD dengan pikiran kecemasan berlebihan kehilangan dan melupakan sesuatu dan perilaku kompulsi memeriksa barang berkali-kali. Hasil penelitian menunjukkan berkurangnya perilaku memeriksa barang setelah diberikan Brief-CBT. Skor OCI-R subjek yang awalnya 32 berkurang menjadi 29.
Efektivitas Positive Parenting Program dalam Mengurangi Temper Tantrum pada Anak dengan Gangguan Bahasa: Studi Kasus Intervensi Chandrawijaya, Elvina Febriyani; Natalia, Johanna
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 5 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i5.5845

Abstract

Kurangnya pengetahuan, ketrampilan, dan kepercayaan diri orang tua anak dengan gangguan bahasa yang mengakibatkan temper tantrum pada anak mendorong perlu diadakannya Positive Parenting Program (Triple P). Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi masalah perilaku anak dengan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kepercayaan diri orang tua melalui Triple P. Tahapan penelitian: pre-test, intervensi, post-test, dan follow-up. Pengambilan data kuantitatif dan kualitatif pada dua orang tua anak pra sekolah dengan gangguan bahasa menggunakan Multidimensional Assessment of Preschool Disruptive Behavior (MAP-DB) Temper Loss, Parenting and Family Adjustment Scales (PAFAS), Knowledge of Effective Parenting Scale (KEPS), skala kepercayaan diri orang tua serta observasi dan wawancara. Hasil analisis kuantitatif dan kualitatif menunjukkan peningkatan pengetahuan, keterampilan, kepercayaan diri orang tua, serta penurunan frekuensi temper tantrum anak dengan gangguan bahasa. Triple P cukup efektif menurunkan frekuensi temper tantrum. Adanya cukup pengetahuan, ketrampilan, dan kepercayaan diri orang tua anak dapat mengurangi temper tantrum pada anak. Triple P dapat direkomendasikan untuk diberikan di PAUD, Puskesmas, dan yang melayani anak prasekolah dengan gangguan bahasa.
Urban Public Perceptions and Usage of the 'Wira-Wiri Suroboyo' Feeder: Insights from the Theory of Planned Behavior Pamula, Gisela Geraldine; Christy, Hilary; Syahnufi, Chiara Hanifah; Natalia, Johanna; Sampe Tondok, Marselius
Psychological Research on Urban Society Vol. 8, No. 2
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Traffic congestion is a major transportation issue in Surabaya, prompting the city government to introduce solutions such as the "Wira-Wiri Suroboyo" feeder service. While the Theory of Planned Behavior (TPB) has been widely used to explain public transportation use, it has not yet been applied to this context. To fill this lacuna, this study used TPB to explore the public perceptions of the Surabaya to use or not using the "Wira-Wiri Suroboyo" feeder. A qualitative approach was used with six purposively selected participants. Data were gathered through interviews and analyzed using interactive techniques. The research findings indicate that the reasons for using or not using the "Wira-Wiri Suroboyo" feeder are significantly influenced by positive or negative evaluations of the feeder, the influence of significant others, and the perceived ease or difficulty of accessing the "Wira-Wiri Suroboyo" feeder. The participants recommended improvements, such as expanding routes, adjusting schedules, enhancing app use, and improving infrastructure and facilities. These insights can help the government improve the effectiveness of the service and contribute to easing traffic congestion.
Preferred Music, Anxiety, and Pregnant Women Natalia, Johanna
ANIMA Indonesian Psychological Journal Vol 24 No 1 (2008): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 24, No.1, 2008)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24123/aipj.v24i1.4417

Abstract

This research investigated the influence of preferred music on the anxiety of pregnant women from the 33rd week of pregnancy until delivery. 59 pregnant women were divided into ex- perimental and control groups. The experimental group of 30 pregnant women attended the group meeting at the maternity centre and listened to preferred music at home. The control group of 29 pregnant women only attended the group meeting at the maternity centre. The results revealed that there were no significant differences between the experimental and control groups in the state and trait anxiety scores, gestational age, Apgar scores, and the baby’s birth weight. However, there was significant difference in feelings from before to during, and from before to after listening to music in the experimental group (p ≤ 0.001). Penelitian ini ingin mengetahui pengaruh musik yang disukai terhadap kecemasan ibu hamil sejak usia kehamilan minggu ke-33 sampai dengan persalinan. 59 ibu hamil dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kontrol. Kelompok eksperimen yang terdiri dari 30 ibu hamil menghadiri pertemuan kelompok di BKIA (Balai Kesehatan Ibu dan Anak) dan mendengarkan musik yang disukai di rumah. Kelompok kontrol yang terdiri dari 29 ibu hamil hanya menghadiri pertemuan kelompok di BKIA.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan pada usia persalinan, skor Apgar, berat lahir bayi, atau skor kecemasan sesaat dan dasar pada State-Trait Anxiety Inventory (Spielberger, 1977) antara kelompok eksperimen dan kontrol. Namun penelitian ini menemukan bahwa ada perbedaan perasaan yang signifikan antara sebelum dan selama, dan sebelum dan sesudah mendengarkan musik pada kelompok eksperimen (p ≤ 0.001).