Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Menumbuhkan Kreatifitas Ibu Rumah Tangga Untuk Meningkatkan Pendapatan Dengan Memanfaatkan Barang Tak Terpakai / Limbah Menjadi Barang Yang Bernilai Jual Di Kelurahan Pendrikan Lor Kecamatan Semarang Tengah: Pengabdian Nurhidayati; Rahoyo; Dini Anggraheni; Endang Rusdianti
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.1123

Abstract

Kelurahan Pendrikan Lor adalah salah satu kelurahan di Kematan Tengah . Pendrikan Lor terdiri dari 6 Rukun Warga yang menyebar di wilayahnya dari timur ke barat. Ibu rumah tangga di kelurahan pendrikan lor menginginkan tambahan pendapatan, dan itu dapat diperoleh dengan salah satu cara yaitu menumbuhkan kreativitas dalam memproduksi barang-barang yang bisa bernilai jual. Kreativitas sangatlah dibutuhkan karena semakin ketatnya persaingan antar bisnis, sehingga hal ini membuat berbagai pelaku usaha untuk berpikir secara kreatif demi memastikan bisnis mereka semakin terlihat oleh konsumen. Pengabdian Masyarakat yang dilakukan menjadikan ibu rumah tangga bisa terasah kreativitasnya sehingga bisa menciptakan barang dengan nilai tambah dan menjual untuk dapat meningkatkan pendapatan. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat adalah dengan melalui penyuluhan dan pelatihan barang kreasi baru yang dari limbah / barang tak terpakai menjadi barang yang lebih bisa berjual nilai tinggi. Sebelum dan setelah dilakukan penyuluhan dan pelatihan diberikan test yang berkaitan dengan materi pengabdian. Produk yang dihasilkan berupa gantungan kunci dari kain perca. Peserta penyuluhan juga diajarkan bagaaimana menentukan Harga Pokok Produksi ( HPP ) , dan menentukan harga jual serta keuntungan yang diinginkan.
Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga melalui Pemanfaatan Limbah Kain Perca sebagai Produk Kreatif UMKM di Kelurahan Pendirikan Lor Fransiska Astri Anggraeni; Dini Anggraheni
Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Februari: NUSANTARA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/nusantara.v5i1.5553

Abstract

This community service program aims to empower housewives in Pendrikan Lor Subdistrict through training in processing fabric scraps into creative products, such as keychains, headbands, and brooches. This activity is expected to provide practical skills and knowledge that can be applied to establish and develop Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) based on local resources. The training is conducted in a participatory manner with a focus on hands-on practice, enabling participants to produce marketable products and enhance their economic independence. The program's outcomes demonstrate improved technical skills and motivation to start businesses, as well as positive contributions to reducing textile waste in the surrounding environment. Thus, this community service initiative supports women's economic empowerment and the development of sustainable, creative MSMEs in the region.
Pemberdayaan Ekonomi Berbasis Lingkungan Melalui Pemanfaatan Limbah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi di Kelurahan Pendrikan Lor Nurhidayati; Rahoyo; Dini Anggraheni; Endang Rusdianti
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4678

Abstract

Permasalahan limbah minyak goreng bekas (jelantah) masih menjadi isu lingkungan di tingkat rumah tangga, khususnya di kawasan perkotaan. Di sisi lain, ibu rumah tangga memiliki potensi besar untuk diberdayakan secara ekonomi melalui kegiatan produktif berbasis keterampilan sederhana. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pendapatan dan kemandirian ekonomi ibu rumah tangga melalui pemanfaatan limbah minyak jelantah menjadi produk lilin aromaterapi bernilai jual. Program dilaksanakan di Kelurahan Pendrikan Lor, Kecamatan Semarang Tengah, dengan metode pelatihan dan pendampingan yang meliputi sosialisasi dampak lingkungan minyak jelantah, praktik pembuatan lilin aromaterapi, serta pengenalan dasar pengemasan dan pemasaran produk. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu mengolah minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi yang layak digunakan dan dipasarkan, serta menunjukkan peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran lingkungan. Program ini tidak hanya berkontribusi pada pengurangan limbah rumah tangga, tetapi juga membuka peluang usaha kreatif berbasis lingkungan bagi ibu rumah tangga. Dengan demikian, pengabdian ini diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan ekonomi masyarakat yang berkelanjutan dan aplikatif.