Permasalahan limbah minyak goreng bekas (jelantah) masih menjadi isu lingkungan di tingkat rumah tangga, khususnya di kawasan perkotaan. Di sisi lain, ibu rumah tangga memiliki potensi besar untuk diberdayakan secara ekonomi melalui kegiatan produktif berbasis keterampilan sederhana. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pendapatan dan kemandirian ekonomi ibu rumah tangga melalui pemanfaatan limbah minyak jelantah menjadi produk lilin aromaterapi bernilai jual. Program dilaksanakan di Kelurahan Pendrikan Lor, Kecamatan Semarang Tengah, dengan metode pelatihan dan pendampingan yang meliputi sosialisasi dampak lingkungan minyak jelantah, praktik pembuatan lilin aromaterapi, serta pengenalan dasar pengemasan dan pemasaran produk. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu mengolah minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi yang layak digunakan dan dipasarkan, serta menunjukkan peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran lingkungan. Program ini tidak hanya berkontribusi pada pengurangan limbah rumah tangga, tetapi juga membuka peluang usaha kreatif berbasis lingkungan bagi ibu rumah tangga. Dengan demikian, pengabdian ini diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan ekonomi masyarakat yang berkelanjutan dan aplikatif.
Copyrights © 2026