Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Perbaikan Kualitas Bahan Baku Noken Kain Rumput Pada Sanggar Emeyedore Dengan Metode Palda Masniar Masniar; Irman Amri; Steven Awola
Metode : Jurnal Teknik Industri Vol. 7 No. 1 (2021): Jurnal Metode
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (665.401 KB) | DOI: 10.33506/mt.v7i1.1649

Abstract

Noken kain rumput merupakan karya seni yang berasal dari suku kokoda yang di kelola oleh sanggar emeyedore yang memanfaatkan daun pucuk sagu sebagai bahan pembuatan noken kain rumput. Namun saat proses merajut terdapat serat noken yang terputus. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui faktor_faktor yang menyebabkan serat noken terputus saat proses merajut dan untuk mengetahui apakah dengan pendekatan palda ada perubahan pada kualitas bahan baku. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah model palda merupakan suatu konsep model analisis perbaikan mutu untuk GKM yang menuntut pelepasan dari kondisi manajemen tradisional menjadi kondisi manajemen industry yang di sesuaikan dengan kondisi IKM (industry kecil menengah) dalam strata paling bawah. Model palda adalah model gugus yang melakukan pemecahan masalah peningkatan mutu berpola manajemen”PDCA” dengan cara menggunakan daya NPK (naluri, pengalaman, keulatan) dengan empat langkah dan dua alat. kesimpulan dari penelitian ini penyebab terjadinya bahan noken mudah putus saat proses merajut adalah Manusia yang terlalu lama dalam mengucak bahan baku, Material yang dihasilkan terlalu halus, Alat pengukur suhu tidak ada, Metode penjemuran tidak digantung dan terurai, Lingkungan penjemuran suhu panas. Dari hasil pelaksanaan perbaikan menggunakan metode palda data yang diperoleh jumlah serat yang terputus ada 7 serat, dibandingkan dengan data sebelum perbaikan jumlah serat yang terputus 50 serat. bahan noken sudah berkualitas karena bahan yang digunakan lebih kasar dan kuat sehingga bahan noken tidak mudah putus.
ANALISIS UJI PETIK KERJA (WORK SAMPLING) PADA PROSES PRODUKSI KERIPIK KELADI KARMILA DI KOTA SORONG Masniar Masniar; Susanti Asmuruf
Metode : Jurnal Teknik Industri Vol. 7 No. 1 (2021): Jurnal Metode
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (620.37 KB) | DOI: 10.33506/mt.v7i1.1650

Abstract

Sampling Pekerjaan (Work Sampling) merupakan teknik yang dapat digunakan untuk menghitung seberapa besar operator produktif atau tidak, sehingga pelaku usaha dapat melihat kualitas kerja operator dari hasil yang didapat menggunakan sampling pekerjaan. Penelitian ini ddapat dilakukan dengan cara melakukan pengamatan langsung kepada operator yang akan diamati secara langsung pada operator yang bekerja di Keripik Keladi Karmila Kota Sorong. Tujuan dari pengamatan tersebut adalah untuk mengetahui tingkat produktifitas seorang karyawan dengan melihat beberapa faktor yaitu Waktu Siklus , Waktu Normal dan Waktu Baku dari operator tertentu yang akan diamati. Berdasarkan pengamatan yang telah dilakukan pada kedua operator diketahui nilai Waktu Siklus yaitu 2,21 Menit, 8,4 Menit Waktu Normal dan 12,43 Menit Waktu Baku untuk operator satu dengan persentase produktif sebesar 95%. Sedangkan operator dua yaitu 2,24 Menit Waktu Siklus, 8,45 Menit Waktu Normal dan 12,58 Menit Waktu Baku dengan persentase produktif sebesar 96%.
Analisis Postur Gerakan Kerja Dengan Menggunakan Metode Rapid Upper Limb Assessment Masniar Masniar; Aprisa Rian Histiarini; Kelvin Yosua Corneliz
Metode : Jurnal Teknik Industri Vol. 7 No. 2 (2021): Jurnal Metode
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (641.163 KB) | DOI: 10.33506/mt.v7i2.1651

Abstract

Melakukan pekerjaan khususnya barista, menyelesaiakan pekerjaan dengan senyaman mungkin, masalah dalam tempat kerja banyak ditemui dalam pekerjaan adalah tentang daya tahan seseorang postur gerakan pekerjaan melakukan pekerjaannya yang paling sering di sebut dengan gangguan yang mempengaruhi fungsi normal. Metode Rula merupakan suatu metode menggunakan target postur tubuh untuk mengestemasi terjadinya resiko cidera. Penilaian dengan metode rula ini merupakan penilaian sistematis dengan terhadap resiko terjadinya masalah terjadinya gangguan dengan menunjukan bagian anggota tubuh pekerja yang mengalami gangguan tersebut. Berdasarkan hasil skor tersebut maka level resiko pada kegiatan dengan postur pengempresaan kopi masuk dalam kategori level resio tinggi dan diperlukan tindakan perbaikan sekarang juga. Hasil perhitungan untuk keempat postur kerja berdasarkan metode Rapid Upper Limb Assessment (RULA). Sehingga peneliti bertujuan untuk mengetahui postur kerja karyawan barista kopi dan memberi masukan postur tubuh gerakan kerja pada karyawan salah. Hasil akhir pengolahan data metode RULA dapat disimpulkan bahwa penilaian postur kerja barista kopi, untuk proses akhir menimbang kopi didapatkan skor 3,menghaluskan kopi skor 4, pemadatan kopi skor 6, dan terakhir pengempresan kopi skor 7 dapat disimpulkan bahwa penilaian postur kerja yang memiliki resiko tertinggi adalah postur kerja pada pengempresan kopi dengan jumlah skor mencapai 7. Postur kerja ini perlu dilakukan perubahan sekarang juga.
USULAN PERBAIKAN TATA LETAK DAN FASILITAS DENGAN MENGGUNAKAN METODE WORK SAMPLING STUDY PADA KANTOR SCM PT. PERTAMINA EP REGION KTI FIELD PAPUA Masniar Masniar; Agus Irawan
Metode : Jurnal Teknik Industri Vol. 7 No. 2 (2021): Jurnal Metode
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (681.942 KB) | DOI: 10.33506/mt.v7i2.1652

Abstract

Pada kantor fungsi SCM PT Pertamina EP Field Papua dalam hal ini masalah yang terjadi adalah bentuk tata letak kantor yang menjadi kendala yang dihadapi oleh staf karyawan seperti proses komunikasi yang kurang maksimal baik antar pegawainya, dan staf karyawan. Oleh sebab itu dilakukan Perancangan tataletak dan fasilitas agar dapat mengetahui waktu baku yang diperlukan untuk satu siklus pekerjaan. Dari hasil Waktu baku yang didapatkan pada tataletak sebelum untuk operator I adalah 126,86 menit dan operator II 210,50 menit sedangkan waktu baku yang didapatkan pada perubahan tataletak sesudah adalah untuk operator I adalah 123,44 menit dan operator II 189,19 menitKata Kunci : Tata Letak Pabrik,Work Sampling
ANALISA PERANCANGAN PAPAN LANDASAN ERGONOMIS UNTUK AKTIVITAS DI KOLONG MOBIL Masniar Masniar; Bambang Supriadi Rusli
Metode : Jurnal Teknik Industri Vol. 7 No. 2 (2021): Jurnal Metode
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (546.418 KB) | DOI: 10.33506/mt.v7i2.1653

Abstract

Bekerja dengan menggunakan papan landasan untuk aktivitas di kolong mobil yang kurang ergonomis dapat berpengaruh pada factor keamanan dan kenyamanan mekanik, hal ini di karenakan tubuh mekanik akan mengalami kesakitan maupun cepat mudah lelah pada saat beraktivitas di kolong mobil terlalu lama. Metode yang digunakan dalam mengukur perancangan produk yang ergonomis, salah satunya adalah metode Antropometri Statis, dimana metode ini bertujuan memberikan keamanan dan kenyamanan bagi mekanik. Serta mampu menyumbangkan ide dan memberikan konstribusi desain produk yang ergonomi. Perancangan produk papan landasan untuk aktivitas dikolong mobil yang saya gunakan ini hasil dari tes persentil yaitu Panjang Kepala (PKL) = 18.7cm, Kedalaman Leher (KL) = 17.5cm, Lebar Bahu (LBH) = 60.4cm, Lebar Badan (LB) = 42.8cm, Panjang Tubuh (PTB) = 141.1cm dengan tingkat kesalahan 5% dan tingkat kebenaran dalam pengambilan sample yaitu dengan tingkat kepercayaan 95%.
ANALISIS STRATEGI PEMASARAN USAHA UMKM KRIPIK SINGKONG MENGGUNAKAN METODE SWOT Masniar Masniar; Aprisa Rian Histiarini; Ari Nur Sucipto
Metode : Jurnal Teknik Industri Vol. 8 No. 1 (2022): Jurnal Metode
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (575.184 KB) | DOI: 10.33506/mt.v8i1.1694

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kekuatan, kelemahan, peluang, ancaman, untuk menyususn IFAS (Internal Factor Analysis Summer) dan EFAS (Eksternal Factor Analysis Summer) dan untuk mengetahui strategi pemasaran pada Usaha Kripik Singkong Mbak Rini setelah di analisis dengan SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, Threat). Fenomena yang ada usaha tersebut menghadapi persaingan yang ketat ditandai dengan adanya usaha-usaha sejenis. Penelitian ini menggunakan medotode analis SWOT yaitu analisis yang mengidentifikasi faktor internal dan faktor eksternal usaha. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan pembagian kuesioner kepada masyarakat Aimas Kabupaten Sorong yang berjumblah 100 orang. Hasil penelitian tersebut menunjukan nilai sebagai berikut: (1) hasil analisis IFAS adalah sebesar 7,00 dimana faktor yang paling kuat pada internal usaha adalah kelemahan pada desain kemasan. (2) Hasil analisis EFAS diperoleh skor 7,00 dimana faktor yang paling kuat pada eksternal usaha adalah peluang perusahaan artinya perlu mengoptimalkan peluang untuk meminimalisir ancaman yang ada. (3) hasil Matriks IE menunjukan posisi Usaha Kripik Singkong Mbak Rini saat ini berada pada Kuadran IV pada posisi ini produk tersebut masih mempunyai peluang untuk mengatasi ancaman. Strategi yang harus diterapkan dalam kondisi ini adalah memperbaiki produk untuk mengoptimalkan pluang dan meminimalisis ancaman.
ANALISA BEBAN KERJA MENTAL MENGGUNAKAN METODE NASA-TLX PADA BAGIAN OPERATOR Masniar Masniar; Aprisa Rian Histiarini; Dimas Arya Bagas Pangestu
Metode : Jurnal Teknik Industri Vol. 8 No. 1 (2022): Jurnal Metode
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (736.857 KB) | DOI: 10.33506/mt.v8i1.1695

Abstract

PT. Wika Sarana Abadi Perkasa merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa). Aktivitas yang dilakukan operator penyambungan listrik baru meliputi melayani konsumen, melakukan pendataan konsumen, melakukan survei lokasi pemasangan baru, dan melakukan pemasangan kwh meter. Banyaknya aktivitas tersebut membutuhkan tenaga dan konsentrasi yang tinggi yang  menimbulkan beban kerja mental, di tambah lagi jumlah pemasangan yang tinggi membuat pekerja pada bagian operator penyambungan tidak dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan jadwal yang ditentukan. Oleh karena itu perlu dilakukan pengukuran beban kerja mental sehingga perusahaan dapat mengatasi permasalahan tersebut dengan baik. Untuk mengetahui besarnya beban kerja mental operator, dilakukan pengukuran dengan metode National Aeronautics and Space Administration Task Load Index (NASA-TLX). Metode ini mengukur 6 dimensi ukuran beban kerja yaitu Mental Demand, physical Demand, Temporal Demand, Performance, Effort, dan Frustation. Berdasarkan skor akhir NASA-TLX diperoleh nilai rata-rata beban kerja mental keseluruhan berjumlah (64,38). Aspek yang paling mempengaruhi besarnya beban kerja mental pada operator penyampungan listrik baru di PT. Wika Sarana Abadi Perkasa Kota Sorong yaitu aspek MD (Mental Demand) sebesar 15,83 dan aspek PD (Physical Demand) sebesar 14,08.
Hubungan Kepuasan Kerja Dengan Motivasi Kerja Karyawan Siti Nur Kayatun; Tamrin Tajuddin; Masniar Masniar; Muchamad Sodikin
Metode : Jurnal Teknik Industri Vol. 8 No. 1 (2022): Jurnal Metode
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (472.039 KB) | DOI: 10.33506/mt.v8i1.1697

Abstract

Peningkatan kepuasan kerja melalui motivasi kerja dapat meningkatkan produktifitas kerja kariyawan. Hal ini karena motivasi kerja sangat berkaitan erat dengan tujuan kariyawan. Selain itu, kepuasan dan motivasi kerja juga sangat berkaitan erat dengan pekerjaan kariyawan itu sendiri maupun hubungannya dengan sesama kariyawan serta pimpinan perusahaan..Konsep ini berusaha diterapkan PT.ANEKA JAYA LANGGENG SENTOSA, yang berusaha menciptakan kepuasan kerja karyawannya dengan cara memberikan kesempatan untuk peningkatan jenjang karir, keamanan kerja, gaji, perusahaan dan manajemen yang baik, pengawasan (supervisi), kondisi kerja, komunikasi dan fasilitas. Melalui penelitian ini akan dilihat secara detail realitas tingkat kepuasan kerja, tingkat motivasi kerja karyawannya sampai hubungan diantara keduanya. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif korelatif, dengan pendekatan croos sectional study yang bertujuan menjelaskan hubungan atau mengungkap korelatif antar variabel. Berdasarkan penelitian ini, perusahaan akan mengetahui dengan detail tentang faktor apa saja yang perlu dilakukan perbaikan serta peningkatan. Hasil dari penelitian ini menunjukan tingkat kepuasan kerja karyawan pada PT.AJLS. Aneka Jaya Langgeng Sentosa dapat dikatakan ”baik”, karena nilai rata-rata dari keseluruhan pernyataan sebesar 3,24 yang berada pada interval 2,51 – 3,30. Tingkat  motivasi kerja karyawan pada PT.Aneka Jaya Langgeng Sentosa dapat dikatakan ”baik”, karena nilai rata-rata dari keseluruhan pernyataan sebesar 3,21 yang berada pada interval 2,51 – 3,30.
Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengembangan ekosistem wilayah pesisir Pantai Malaumkarta Kabupaten Sorong Uswatul Mardliyah; Nanik Purwanti; Siti Nurul Nikmatul Ula; Masniar Masniar
Abdimas: Papua Journal of Community Service Vol. 4 No. 2 (2022): Juli
Publisher : LP3M Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/pjcs.v4i2.1628

Abstract

Pemberdayaan masyarakat dalam pengembangan ekosistem wilayah pesisir pantai Malaumkarta Distrik Makbon Kabupaten Sorong melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat menunjukkan  masyarakat di kampung malaumkarta belum terlalu memahami manfaat dan juga peluang mengembangkan ekosistem wilayah pesisir pantai yang merupakan salah satu  objek pariwisata, dan tentu ini berpengaruh pada kondisi perekonomian masyarakatnya yang masih sangat  rendah. Metode yang digunakan adalah ceramah dan diskusi. pengabdian kepada masyarakat ini merupakan bagian dari tri dharma perguruan tinggi sebagai implementasi ilmu pengetahuan yang bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat dalam hal ini bagaimana memberdayakan masyarakat dalam pengembangan ekosistem wilayah pesisir pantai.  
Pelatihan Pengolahan Ikan Tengiri Menjadi Bakso Ikan Di Masyarakat Kampung Baingkete Distrik Makbon Kabupaten Sorong Nanik Purwanti; Masniar Masniar; Uswatul Mardliyah; La Basri; Saiful Ichwan
Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2022): Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.54 KB)

Abstract

Kampung Baingkete berada didaerah pesisir pantai dan menjadi salah satu daerah tujuan wisata pantai yang baru berkembang di wilayah kabupaten Sorong. Sebagian besar mata pemcaharian warga masyarakatnya adalah nelayan. Hasil tangkapan ikan nelayan yang  berlimpah dan pengetahuan nelayan yang masih terbatas dalam pengolahann ikan dalam jangka waktu panjang, menyebabkan hasil tangkapan ikan hanya dimanfaatkan untuk lauk pauk sehari hari. Selain itu, masyarakat kampung Baingkete memiliki kearifan lokal bahwa tidak mengijinkan orang diluar/pendatang berjualan didaerah kampung Baingkete termasuk di lokasi wisata pantainya. Berdasarkan pertimbangan tesebut, Kami melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat di kampung Baingkete, dengan judul Pelatihan Pengolahan Ikan Tengiri Menjadi Bakso Ikan Di Masyarakat Kampung Baingkete Distrik Makbon. Kami memilih ikan tengiri sebagai bahan pelatihan karena mengandung omega-3 yang sangat bermanfaat bagi pertumbuhan serta perkembangan otak manusi. Selain itu cita rasa daging ikan tengiri lebih mantap dan merupakan salah satu hasil tangkapan nelayan yang  banyak. Dengan harapan bisa dimanfaatkan untuk menambah penghasilan keluarga  masyarakat kampung Baingkete, yaitu bisa berjualan bakso atau siomay ikan di lokasi.i wisata pantai.