Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

PRODUKTIVITAS KERJA PADA PELAYANAN TIKET DI PT. PELNI SORONG DENGAN METODE STOPWATCH TIME STUDY Masniar Masniar; Ashar Ashar; Orgenes Paulus Atanay
Metode : Jurnal Teknik Industri Vol. 8 No. 2 (2022): Jurnal Metode
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/mt.v8i2.2016

Abstract

Measurement of work productivity or work measurement is an attempt to determine the length of work required by an operator or worker in completing a specific job at a normal work speed level in the best work environment at that time. As a national company PT. Pelni is always required to provide good service. For this reason, it is necessary to know the standard of service time for PT. Pelni Sorong branch and measuring employee productivity. In this study, we use a Stopwatch Time Study to collect the data needed to meet the needs of the work sampling calculation process. After doing the research, the total standard time is obtained as follows: (1) for employee 1 on day 1 which is 390,225 seconds or 6,504 minutes (2) for employee 2 on day 1 which is 390,590 seconds or 6,526 minutes (3) for employee 1 on day 2 which is 388,366 seconds or 6,473 minutes (4) for employee 2 on day 2 which is 402.87 seconds or 6,715 minutes, each to serve 1 ticket purchase. The calculation results show the level of work productivity as follows: (1) on employee 1 on day 1 it reaches 77% (2) on employee 2 on day 1 of 68% (3) on employee 1 on day 2 of 68% (4) on employee 2 on day 2 by 67%.
Pelatihan Dasar Manajemen Dan Perhitungan Harga Pokok Penjualan Untuk Ibu-Ibu MT. Miftahurrahmah Kampung Makassar Di Kelurahan Malabutor Kota Sorong Asih Ahistasari; Masniar Masniar; Nanik Purwanti; Wisang Candra Bintari; Lona Helti Nanlohy
Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2022): Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sejak pandemi covid-19 masuk ke Indonesia pertengahan Maret 2020, melumpuhkan hampir seluruh aktivitas masyarakat, salah satunya di bidang perdagangan. Banyak pelaku usaha khususnya UMKM mendapatkan beberapa kesulitan dalam mempertahankan penjualan produknya baik jasa maupun barang. Namun  selama pandemi tersebut, pelaku usaha juga mendapatkan jalan untuk tetap berdagang, salah satunya melalui online. Meski demikian, sering kali pelaku usaha masih mendapat kesulitan misalnya salah satunya dalam menentukan harga pokok penjualan atau harga jual. Harga jual menjadi salah satu hal yang harus dipahami oleh setiap pelaku usaha agar mendapatkan keuntungan yang diinginkan dari hasil penjualannya. Banyak pelaku usaha masih perlu diberi pemahaman bagaimana cara menghitung dan akhirnya mendapatkan harga jual. Sehingga dalam kasus tersebut, perlu diadakannya pelatihan dasar manajemen perhitungan penentuan harga pokok penjualan kepada pelaku usaha UMKM agar mendapatkan keuntungan sesuai dengan biaya-biaya yang dikeluarkannya. Pelatihan dilakukan kepada ibu-ibu pelaku usaha UMKM dengan menyampaikan materi dan pelatihan uji coba perhitungan pada salah satu produk penjualan peserta pelatihan dengan metode ceramah, diskusi, dan simulasi. Hasil pelatihan tersebut, peserta menjadi mengerti dan paham cara perhitungan untuk menentukan harga pokok penjualan produk dan juga diharapkan pelaku usaha UMKM dapat dengan mudah menghitung dan mengetahui besaran keuntungan penjualan produk yang didapatkan.
Rancang Bangun Prototype Alat Pembersih Runway Pada Bandar Udara Ds Dengan Model Kano Dan Metode Quality Function Deployment (QFD) Mohammad Arief Nur Wahyudien; Masniar Masniar; Sanny Hahury; kusuma putra
Metode : Jurnal Teknik Industri Vol. 9 No. 1 (2023): Jurnal Metode
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/mt.v9i1.2236

Abstract

Based on observations and interviews with Bangland Airport unit officers kp still uses manual methods to clean the runway. This causes officers to experience difficulties in cleaning the runway.From these problems the researcher's goal is to design a runway cleaning tool that suits consumer needs through the Kano model approach and the QFD method. Kano model approach is used to classify the attributes of consumer needs into 4 categories. The processing results of the Kano method show that there are no attributes that fall into the attractive category, where out of 10 statements 7 statements fall into the One-dimensional category, 3 statements fall into the Must-be category and 1 falls into Indifferent. While processing the Quality Function Deployment (QFD) and House of Quality (HOQ) methods translates consumer needs in the form of technical characteristics and is developed into target specifications and calculation analysis to obtain priority order for product design. The QFD and HOQ results show that the attribute that gets the first priority is the runway cleaning tool which has distributor sweepers and guide sweepers with an absolute important value of 153.06. The results of all calculations are made in a design and realized in the form of a prototype.
Analysis of Work Measurement Using the Stopwatch Time Study Method at PTEA masniar masniar; Umar Rusli Marasabessy; Engelberto Astrides; Asih Ahistasari; Mohammad Arief Nur Wahyudien; Mirga Maulana Rachmadhani
Journal of Industrial System Engineering and Management Vol. 2 No. 1 (2023): Journal of Industrial System Engineering and Management (Edisi March)
Publisher : PT. SAFARI AMALIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56882/jisem.v2i1.14

Abstract

In the era of globalization or the world of free trade, competition in the industrial world is increasing rapidly, this causes business competition to increase. Seeing the importance of measuring every activity carried out by the company, an accurate measurement method is needed to be able to provide accurate information on the time needed and the efficiency of each product activity in meeting production targets to achieve profits. The Stopwatch Time Study method is a work measurement technique using a stopwatch as a means of measuring the time shown in the completion of an observed activity. From the measurement results, a standard time will be obtained to complete a work cycle, where this time will be used as a standard for completing work for all workers who will carry out the same work as that. To determine the standard time, first calculate the cycle time and the time normal considering the degree of adjustment and allowance. Based on the results of data processing and discussion, it can be concluded that the lowest normal time is for employee 2 with a time of 39.05 seconds. Employee adjustment factor 2 with a total adjustment of +0.12 and employee allowance factor 2 with a total allowance of 22.
PENINGKATAN PENJUALAN PRODUK MELALUI DIGITAL MARKETING DI KELURAHAN MALANU DISTRIK SORONG UTARA Siti Nur Kayatun; Nurfitri Nurfitri; Mardhiah Ghani; Aprisa Rian Histiarini; Masniar Masniar; Sanny Hahury
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 5 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i5.1832-1837

Abstract

Runtuhnya perekonomian dunia sejak pandemi COVID-19 menjadi salah satu sebab berubahnya trend bisnis mengarah ke bisnis online. Bisnis online merambah di semua lini dari anak muda sampai ibu-ibu rumah tangga. Namun pengetahuan tentang bisnis online masih sangat minim khususnya para ibu-ibu rumah tangga. Peran ibu-ibu rumah tangga dalam penguatan ekonomi keluarga salah satunya adalah dengan membuka usaha jualan masakan jadi, akan tetapi pengelolaan usaha yang selama ini dilakukan adalah dengan cara yang sederhana dalam bentuk lapak-lapak, sehingga diperlukan upaya bagaimana cara memasarkan produknya sehingga dapat menjangkau konsumen yang lebih luas dan dapat bertahan dalam persaingan dagang. Tujuan dari pengabdian ini adalah memberikan pelatihan digital marketing untuk ibu rumah tangga di Kelurahan Malanu dengan metode pelatihan pengenalan media sosial yaitu facebook untuk memasarkan hasil masakan. Kemudian hasil yang dapat diambil menunjukan bahwa potensi ibu rumah tangga sebenarnya mempunyai pengaruh terhadap perekonomian rumah tangga agar tetap terjaga. Pelatihan digital marketing pada ibu rumah tangga di Kelurahan Malanu diharapkan dapat membantu ibu rumah tangga yang mempunyai usaha dalam mengoptimalkan teknologi serta media untuk memperlancar usaha dalam membantu perekonomian.
USULAN KEMASAN PRODUK TAHU DENGAN METODE KANSEI ENGINEERING Glen Putra Mambrasar; Masniar Masniar; Sanny Hahury
Industrial Engineering Journal – System Vol 1 No 1 (2022): Industrial Engineering Journal – System
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/system.v1i1.1967

Abstract

Untuk memenuhi kebutuhan konsumen, Kemasan pada sebuah produk makanan merupakan sesuatu yang penting dari suatu industri makanan. Selain sebagai wadah atau pembungkus pada makanan, kemasan juga memiliki fungsi untuk melindungi makanan. Namun pengemasan yang baik tetap mengedepankan fungsinya yaitu untuk melindungi produk sehingga tidak hanya menarik dari segi tampilan saja tetapi juga mampu menjaga kualitas dari produk. Tahu merupakan salah satu jenis makanan sumber protein dengan berbahan dasar kacang kedelai. Tahu juga merupakan produk olahan kedelai yang mempunyai segmen pasar yang cukup luas. Hingga sekarang ini tahu belum memiliki kemasan yang cocok digunakan untuk pengemasan tahu, pedagang tahu biasanya menjual-belikan tahunya dengan menggunakan kantong plastik. Praktis dan bisa dimasukkan beberapa tahu didalam kantong merupakan alasan mengapa kantong plastik digunakan untuk membungkus tahu dan dalam menjual-belikan tahu harus terdapat air didalam kemasan tahu. Hal tersebut juga merupakan faktor yang sangat penting dalam membuat kemasan tahu dan menjadi batasan dalam membuat kemasan, karena itu belum ada kemasan yang cocok digunakan dalam membungkus tahu dan juga kebiasaan masyarakat yang telah lama membungkus tahu dengan kantong plastik.Untuk bisa mendapatkan kemasan sesuai keinginan pelanggan atau masyarakat berdasarkan emosional atau perasaan terhadap kemasan yang cocok digunakan untuk membungkus tahu maka digunakan metode yang digunakan untuk mendesain kemasan tahu adalah metode yang melibatkan perasaan pelanggan yaitu metode kansei. Kansei Engineering merupakan sebuah metode yang memastikan bahwa suatu produk atau jasa memnuhi tanggapan emosional yang diinginkan. Proses ini memungkinkan untuk memodelkan perasaan atau emosional pelanggan dan kemudian menerjemahkannya ke dalam parameter desain.