Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Pemanfaatan Sumur Biopori sebagai Resapan untuk Konservasi Air Tanah dan pengurangan Banjir Alfi Uswatun Chasanah; Muhammad Amin; Arrizka Yanuar Adipradana
Reviews in Civil Engineering Vol 5, No 2 (2021): Reviews In Civil Engineering
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/rice.v5i2.4820

Abstract

Perubahan tata guna lahan menjadi permukiman dapat mengakibatkan daerah kedap air tinggi. Hal ini menyebabkan air yang berinfilltrasi ke dalam tanah sedikit sedangkan air yang melimpas mengalami kenaikan. Sumur biopori dapat digunakan untuk melindungi, memperbaiki serta menghindari terjadinya erosi pada permukaan tanah. Berdasarkan permasalahan yang ditemukan, diperlukan teknik konservasi air menggunakan sumur biopori.Penelitian ini menggunakan Metode Mononobe untuk mencari intensitas hujan dari data hujan Balai Penyuluhan Pertanian pada 10 tahun terakhir. Intensitas hujan digunakan untuk menghitung debit limpasan. Data infiltrasi didapatkan dengan meresapkan air ke dalam lubang biopori. Selain itu, data yang digunakan yaitu luas daerah dan peta kontur yang ditinjau. Data-data ini digunakan untuk menentukan jumlah biopori yang diperlukan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa debit limpasan yang terjadi pada Daerah I dan II yaitu 4,00 /jam dan 1,94 /jam. Air yang berinfiltrasi titik 1 yaitu 2,83 .  mm/menit. Air yang berinfiltrasi titik 2 yaitu 4,34 .  mm/menit. Infiltrasi titik 3 yaitu 2,27 .  mm/menit. Infiltrasi titik 4 yaitu 2,16 .  mm/menit. Infiltrasi titik 5 yaitu 3,34 .  mm/menit. Lubang biopori yang dibutuhkan pada Daerah I yaitu 12 buah, sedangkan pada Daerah II yaitu 6 buah. Hal ini menunjukkan semakin luas daerah tertutup mengakibatkan kebutuhan biopori yang diperlukan lebih banyak daripada daerah yang memiliki luasan tertutup kecil.
EVALUASI KINERJA SIMPANG BERSINYAL DI SIMPANG ARTOS MAGELANG DARI ASPEK LALU LINTAS Sukoco Jati Santoso; Evi Puspitasari; Muhammad Amin
Reviews in Civil Engineering Vol 5, No 2 (2021): Reviews In Civil Engineering
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/rice.v5i2.4781

Abstract

Simpang Artos merupakan simpang bersinyal yang terletak di perbatasan Kabupaten dan Kota Magelang. Volume lalu lintas kendaraan melewati simpang tersebut terbilang tinggi, sehingga apabila dilihat dari kondisi lapangan terjadi kemacetan yang diakibatkan dari menurunnya kinerja simpang bersinyal. Metode yang digunakan adalah MKJI 1997 dan aplikasi PTV VISSIM. Alternatif yang digunankan yaitu dibangun fly over dengan umur rencana lalu lintas 50 Tahun pada simpang bersinyal. Hasil dari analisis mengunakan MKJI 1997 pada kondisi eksisting nilai tundaan simpang rata-rata sebesar 128,70 det/smp dengan LOS F. Sedangkan, nilai tundaan simpang rata-rata menggunakan aplikasi PTV VISSIM pada kondisi eksisting 100,70 det/smp dengan LOS F. Prediksi umur rencana lalu lintas 50 tahun kinerja simpang bersinyal menggunakan alternatif fly over nilai tundaan simpang rata-rata menggunakan MKJI 1997 sebesar 59,72 det/smp dengan LOS E, dan aplikasi PTV VISSIM  sebesar 43,27 det/smp LOS E.
PEMANFAATAN LIMBAH BETON SEBAGAI PENGGANTI AGREGAT KASAR PADA PERKERASAN LASTON ASPHALT CONCRETE – WEARING COARSE (AC-WC) Naufal Imannurohman; Sudarno Sudarno; Muhammad Amin
Reviews in Civil Engineering Vol 4, No 1 (2020): Reviews in Civil Engineering
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/rice.v4i1.2215

Abstract

Meningkatnya pembangunan infrastruktur seperti gedung, jembatan, jalan, dan berbagai fasilitas publik lainnya yang banyak menggunakan bahan beton dapat mengakibatkan kerusakan lingkungan akibat limbah beton yang tidak dilakukan penanganan dengan serius. Untuk membatasi penggunaan agegat baru (fresh aggregate) dari alam ini sudah banyak dikembangkan teknologi daur ulang untuk perkerasan jalan. Tujuan penelitian ini untuk Mengetahui pengaruh limbah beton sebagai pengganti agregat kasar pada campuran laston (AC-WC) untuk perkerasan jalan raya terhadap nilai karakteristik marshall.Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dan pengujian marshall dengan percobaan serta perbandingan sesuai dengan kadar variasi limbah beton sebagai pengganti agregat kasar 0%, 10%, 15%, dan 20% dan variasi kadar aspal 5%, 5,5%, 6%, 6,5% sesuai Spesifikasi Bina Marga Revisi 3 (2010). Metode analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis ANOVA (Analysis of Variance) satu arah.Hasil yang didapat dari pengujian ini dihasilkan pengaruh nilai karakteristik marshall dengan kadar aspal optimum 6% menggunakan limbah beton optimum 15% yang berpengaruh baik terhadap nilai karakteristik marshall seperti nilai stabilitas sebesar 1869,30 kg, Flow sebesar 3,17 mm, VFB sebesar 76,97%, VMA sebesar 16,64 %, VIM sebesar 3,83% dan  MQ sebesar 590,97 kg/mm. Dengan demikian campuran tersebut sesuai dengan persyaratan Spesifikasi Teknis Bina Marga 2010, Revisi 3
KAJIAN PENURUNAN KADAR BESI (FE) PADA AIR SUMUR GALI MENGGUNAKAN METODE FILTRASI DENGAN VARIASI BESARAN BILANGAN IODINE PADA KARBON AKTIF Istika - Sari; Muhammad Amin; Dwi Sat Agus Yuwana
Reviews in Civil Engineering Vol 5, No 2 (2021): Reviews In Civil Engineering
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/rice.v5i2.4821

Abstract

Dermonganti hamlet, Ketitang village, Jumo Sub-distric, Temanggung distric is the area which most of the people use dug well water. The result from the three parameters that are tested. They are TDS, Ph, and iron rate (Fe) that is obtain from the result of iron rate (Fe) 2,56mg/l, 2,525mg/l 2,69 mg/L. The result is more than 1 mg/l means that exceeding the quality standards of maximum limit from the regulation of Minister of Health of the Indonesian Republic number 32 in the year 2017. So, dug well water processing is required through the filtration to reduce iron rate (Fe). The research used a tubular filtration contains a filter media that are sands, pumice, active carbon that have the magnitude of each iodine is 650mg/l, 800mg/l, 1000mg/l with each filter media thickness is 30cm. Parameter reviewed is iron rate (Fe). The processing is carried out with contact time 1 hour, 2 hours, 3hours for every variation. Data analysis used are regression analysis and Anova test. The result of filtration shows the highest removal value of iron rate (Fe) occurs to the 1 unit filtration with 1 hour contact time. The iron rate removal score (Fe) at 1 hour used filter 1 with the sand, pumice and active carbon as filter medias with the iodine number 1000mg/g with the percentage 59,17%. The greater its iodine number of activated carbon shows the increasing value of removal iron rate content.Key words: Iodine number, Filtration, Iron rate.
ANALISA PENGARUH FILTRASI TERHADAP PENURUNAN BOD DAN COD PADA LIMBAH RUMAH TANGGA DI KELURAHAN CACABAN, KECAMATAN MAGELANG, TENGAH KOTA MAGELANG Krisna Bayu Aji; Muhammad Amin; Dwi Sat Agus Yuwana
Reviews in Civil Engineering Vol 5, No 2 (2021): Reviews In Civil Engineering
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/rice.v5i2.4798

Abstract

Penurunan kinerja Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Domestik di wilayah Kelurahan Cacaban, Kecamatan Magelang Tengah, Kota Magelang, menyebabkan penurunan kualitas outlet IPAL. Hasil uji laboratorium pada tanggal 30 Juli 2020, menunjukkan kadar BOD (Biological Oxygen Demand) sebesar 148,64, kadar COD (Chemical Oxygen Demand) sebesar 307, sedangkan rasio BOD/COD sebesar 0,48. Karena kadar BOD dan COD lebih tinggi dari Baku Mutu Limbah Domestik, maka perlu diadakan penelitian untuk mengurangi kadar BOD dan COD agar sesuai dengan serta mengurangi rasio BOD/COD menjadi 0,2.Penelitian ini menggunakan perlakuan filtrasi dengan tiga komposisi filter. Komposisi pertama adalah ijuk, kapur dan arang aktif. Komposisi kedua adalah ijuk dan arang kapur, dan komposisi ketiga ijuk dan kapur. Parameter senyawa yang ditinjau adalah BOD, COD, serta perbandingan antara BOD dan COD. Analisa data yang digunakan yaitu dengan uji regresi polinomial.Hasil penelitian menunjukkan penyisihan tertinggi BOD dan COD dihasilkan oleh Model Filter 3, yaitu ijuk dengan tebal 7,5 cm, kapur dengan tebal 7,5 cm, dan arang aktif dengan tebal 12 cm, yang dapat menyisihkan kadar BOD sebesar 131,307 mg/L dan menyisihkan kadar COD sebesar 220,67 mg/L. Dan perbandingan BOD dan COD yang mendekati 0,2 dihasilkan oleh Model Filter 3, yaitu ijuk, kapur, dan arang aktif yaitu 0,201.
EVALUASI PELAYANAN DAN FASILITAS TERMINAL TIPE C DI PURWOREJO Mustika Handayani; Sudarno Sudarno; Muhammad Amin
Reviews in Civil Engineering Vol 4, No 1 (2020): Reviews in Civil Engineering
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1118.027 KB) | DOI: 10.31002/rice.v4i1.2239

Abstract

Keputusan pemerintah Kabupaten Purworejo dalam tanggap darurat kedua yaitu penetapan lokasi pasar darurat bagi pedagang Pasar Baledono pasca kebakaran diputuskan terdapat 6 lokasi relokasi sementara salah satunya yaitu di Terminal Angkudes Kongsi sejumlah 310 unit kios darurat yang membuat kondisi Terminal Kongsi semakin memprihatinkan dan kurang terawat. Dengan demikian tujuan dilakukannya penelitian ini adalah mengevaluasi pelayanan dan fasilitas Terminal Kongsi di Kabupaten Purworejo.Evaluasi fasilitas dilakukan dengan mengetahui kesesuaian fasilitas Terminal Kongsi Purworejo dengan standar terminal bus tipe C berdasarkan PM. Perhubungan No 132 Tahun 2015 dan menyebarkan kuisioner yang kemudian dianalisis menggunakan metode Customer Satisfication Index (CSI), sedangkan untuk mengevaluasi faktor internal dan eksternal terminal kongsi menggunakan metode Internal Factor Evaluation (IFE) Matriks dan External Factor Evaluation (EFE) Matriks.Berdasarkan Peraturan Menteri No. 132 Tahun 2015 terdapat fasilitas umum dan penunjang di Terminal Kongsi yang belum tersedia yaitu bangunan kantor terminal, ruang pengobatan, ruang informasi dan pengaduan, telepon umum, tempat penitipan barang, dan taman. Serta terdapat fasilitas yang tidak layak yaitu tempat tunggu penumpang dan/atau pengantar, kamar kecil/toilet, dan kios/kantin. Berdasarkan analisis menggunakan metode CSI, hasil persepsi pelayanan dan fasilitas terminal masuk dalam skala penilaian “kurang baik” dengan persentase sebesar 49,98% untuk pengemudi dan 50,91% untuk pengguna. Berdasarkan analisis menggunakan metode IFE dan EFE Matriks, mendapatkan skor masing-masing sebesar 2,15 dan 2,56. Hasil IE Matrik berada pada kuadran V, diperoleh strategi yang sesuai yaitu strategi jaga dan pertahankan melalui strategi penetrasi pasar dan pengembangan fasilitas dan pelayanan Terminal Kongsi. Hasil ini menunjukkan bahwa Terminal Kongsi kurang berfungsi secara optimal
PENGGUNAAN PASIR LAHAR DINGIN DI KALI PUTIH SEBAGAI AGREGAT HALUS BETON Fatkhurrohim Fatkhurrohim; Ahmad Mashadi; Muhammad Amin; Dwi Sat Agus Yuwana
Reviews in Civil Engineering Vol 2, No 2 (2018): Reviews in Civil Engineering
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/rice.v2i2.878

Abstract

ABSTRACTAfter the eruption of Mount Merapi, which occurred on October 26th 2010 produced an abundance of cold lava sand. The researcher attempted to conduct test of cold lava sand as fine aggregate concrete. This study aims to compare the compressive strength of concrete by using a cold lava sand taken from the Kali Putih, Salam, Magelang and sand are not affected by cold lava taken from Kali Blondo located in the Blondo, Magelang. The method of this study include: testing of materials, manufacturing of test specimens and test concrete performance after 7, 14, 21 days and 28 days. From the test result of concrete compressive strength we can know strength combaine ineach mixtureby weight volume ratio 1pc: 2 ps; 3kr with 0,6 water cement ratio. Based on the results of testing the quality of the sand material taken from the Kali Putih, Salam, Magelang to the mud content, unit weight, specific gravity, water absorption,and sieve analysis PUBI 1982 qualifies mixed concrete.The result of comparative testing of the quality of the sand material taken from kali blondo to sieve analysis are not eligible PUBI 1982. The results showed that the compressive strength of concrete on average, the highest shown in the concrete that uses cod lava sand derived from the down stream of Kali Putih, the average compressive strength of 279,51 kg/cm2, with the weight of the specimen by an average of 11, 5 kg.
Studi Kualitas Dan Kuantitas Mata Air Untuk Memenuhi Kebutuhan Air Bersih Penduduk Kecamatan Kaliangkrik 2021-2040 ARI RAHMAWATI; Muhammad Amin; Dwi Sat Agus Yuwana
Reviews in Civil Engineering Vol 5, No 2 (2021): Reviews In Civil Engineering
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/rice.v5i2.4758

Abstract

Pelayanan air bersih bagi masyarakat Kecamatan Kaliangkrik sebagian besar memanfaatkan sumber mata air yang tersedia. Metode penelitian yang dilakukan ialah mengukur kuantitas dan kualitas 6 titik sumber mata air di 6 Desa Kecamatan Kaliangkrik. Pengukuran kecepatan aliran dengan menggunakan alat current meter dan luas penampang basah saluran sumber mata air. Uji kualitas air sumber mata air berdasarkan Permenkes Nomor 32 tahun 2017. Hasil penelitian menunjukkan debit 6 titik sumber mata air dengan total debit 151 liter/detik. Kebutuhan air bersih pada jam puncak Kecamatan Kaliangkrik tahun 2040 sebesar 183 liter/detik. Kelayakan sumber mata air Kecamatan Kaliangkrik dari segi kuantitas belum dapat melayani kebutuhan air bersih Kecamatan Kalingkrik. Kualitas air sumber mata air Siglawah memenenuhi syarat sebagai bahan baku air bersih sedangkan sumber mata air Sembiran tidak memenuhi syarat pada parameter biologi karena mengandung bakteri E-Coli tinja dan Coliform. Kata kunci : sumber mata air, kuantitas air, kualitas air, kebutuhan air bersih