Dita Nurlita Rakhma
Universitas Hang Tuah

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Antioxidant and UV Protection Activities of Squid (Loligo sp.) Ink Powder Lotions Dyah Rahmasari; Aulia Juwanti; Ima Pratiwi; Novia Zulfa Diana; Raditya Weka Nugraheni; Dita Nurlita Rakhma
Borneo Journal of Pharmacy Vol. 4 No. 1 (2021): Borneo Journal of Pharmacy
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bjop.v4i1.1675

Abstract

Melanin is a pigment contains in human skin which role as a UV-absorbing agent. One of the exogenous melanins can be obtained from squid (Loligo sp.) ink. Squid ink melanin has potent free radical protection activities. This study aimed to determine the physicochemical, stability, antioxidant, and UV protection activities of squid ink powder lotions. Squid ink powders were obtained from the drying process using HCl 0.5M and stored in the climatic chamber. Antioxidant activity was conducted quantitatively using the DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhydrazil) scavenging method. The best result of the DPPH scavenging activity was 29.12±0.023%, shown from formula III. UV protection activity was conducted by observing erythema scores in animal skin, which exposure to UV. This preparation inhibits the effect of UV exposure. Squid ink powder lotions are potential as a sunscreen product.
Formulasi Nanoemulgel Minyak Cendana-Aloe Vera Berbasis Gelling Agent Derivat Selulosa: Studi Karakteristik Dan Stabilitas Dita Nurlita Rakhma; Nanda Aprilia; Yuyun Nailufa; Yuli Ainun Najih
Jurnal Pharmacopoeia Vol 5 No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33088/jp.v5i1.1286

Abstract

Minyak cendana memiliki potensi antiinflamasi untuk penanganan sunburn; namun, sifatnya yang mudah menguap dan kelarutan air yang rendah membatasi efektivitas topikalnya. Aloe vera secara luas telah diketahui memiliki efektivitas sebagai pelembab dan antiinflamasi. Kombinasi kedua bahan tersebut dalam formulasi topikal berbasis nanoemulgel memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Sistem nanoemulgel dapat meningkatkan stabilitas dan penghantaran zat aktif ke kulit, sementara jenis gelling agent berperan penting dalam menentukan karakteristik fisik dan stabilitas sediaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh jenis gelling agent terhadap karakteristik fisik dan stabilitas nanoemulgel minyak cendana. Tiga formula nanoemulgel diformulasikan menggunakan gelling agent derivate selulosa yang berbeda (MC, HPMC, dan HEC). Evaluasi fisik meliputi pengamatan organoleptis, pH, viskositas, daya sebar, daya lekat, ukuran partikel, indeks polidispersitas (PDI), serta uji stabilitas sentrifugasi. Data dianalisis menggunakan uji one-way ANOVA (p<0,05). Seluruh formula menunjukkan nilai pH yang sesuai dan droplet berukuran nano (30–50 nm) dengan PDI <0,35 yang menandakan distribusi homogen. Perbedaan signifikan ditemukan pada viskositas dan ukuran partikel (p<0.05). Formula berbasis HEC menunjukkan viskositas tertinggi dan ukuran partikel terkecil. Peningkatan viskositas berkaitan dengan penurunan mobilitas droplet serta peningkatan stabilitas fisik. Daya sebar berbanding terbalik dengan viskositas, sedangkan daya lekat tidak menunjukkan perbedaan signifikan antar formula. Seluruh formula tetap stabil secara fisik tanpa pemisahan fase setelah uji sentrifugasi. Jenis gelling agent berpengaruh signifikan terhadap karakteristik fisik nanoemulgel, dan formula berbasis HEC menunjukkan performa paling optimal dalam aspek karakteristik dan stabilitas fisik.