Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PENYULUHAN PEMANFAATAN KELAPA MENJADI PRODUK KESEHATAN VIRGIN COCONUT OIL DI DESA OUW, KECAMATAN SAPARUA TIMUR, KABUPATEN MALUKU TENGAH Sipahelut, Sophia Grace; Lawalata, Vita Novalin
HIRONO : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2023): 2023 Oktober
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Hein Namotemo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55984/hirono.v3i2.147

Abstract

Virgin coconut oil (VCO) is known and believed to be the healthiest oil in the world because it contains medium chain fatty acids which contribute to health. However, the process of making VCO is not yet familiar to the community, especially in Ouw Village, East Saparua District, Central Maluku Regency. Even though the potential for coconuts in this village is quite abundant. The aim of this service activity is to provide information and knowledge to the people of Ouw Village, East Saarua District, Central Maluku Regency about the technology for processing coconuts into VCO. This community service activity was attended by 45 housewives and young women. Activities are carried out in the form of counseling and evaluation. The outreach activities carried out received a positive response from participants. People are very happy to gain knowledge about the technology for making VCO as a healthy product and are enthusiastic about making it themselves and consuming it by their own families.
POTENSI EKSTRAK KAYU SECANG (Caesalpinia sappan L.) SEBAGAI PEWARNA ALAMI PADA SELAI PALA (Myristica fragrans H.) Irawan, Eka Wahyu; Sipahelut, Sophia Grace; Mailoa, Meitycorfrida
Jurnal Teknologi Hasil Pertanian Vol 15, No 1 (2022): Februari
Publisher : Universitas Sebelas Maret (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.692 KB) | DOI: 10.20961/jthp.v15i1.58031

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh penambahan ekstrak kayu secang sebagai pewarna alami pada pembuatan selai pala.  Penelitian ini didesain menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktor tunggal dengan 5 taraf perlakuan penambahan ekstrak kayu secang yaitu 0, 3, 6, 9, dan 12%. Parameter yang dianalisis meliputi: total fenol, vitamin C, kadar air, kadar abu dan uji kesukaan panelis (warna, aroma, rasa, tekstur, daya oles, overall). Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi penambahan ekstrak kayu secang, total fenol,vitamin C, kadar air dan kadar abu selai pala semakin tinggi masing-masing 10,36 mg asam galat/100 mL, 31,64 mg/100g, 34,79% dan 0,32%.  Sedangkan hasil uji kesukaan panelis menunjukkan bahwa semakin tinggi penambahan ekstrak kayu secang, kesukaan panelis terhadap warna, rasa dan overall selai pala mengalami penurunan, sedangkan terhadap aroma, tekstur dan daya oles selai pala mengalami peningkatan, namun demikian, hasil uji untuk semua parameter organoleptik rata-rata masih berada pada skala hedonik suka.