Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisa Pengaruh Putaran Mata Pisau Pencacah terhadap Hasil Cacahan Pada Mesin Pencacah Kapasitas 500 Kg/Jam Pebriawan, Aryadi; Rahman, Jhoni; Saragih, Sehat Abdi; Lazrisyah, Sutan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelepah Sawit merupakan salah satu alternative pakan ternak sapi. Pada penelitian ini, kita akan melakukan analisa mesin pencacah yang dirancang untuk mengolah pelepah kelapa sawit, dengan kapasitas 500 kg/jam. Langkah- langkah merancang alat, menyiapkan alat dan bahan,menentukan putaran mesin, meletakkan bak penampung pada corong keluar, kemudian memasukkan pelepah sawit ke corong masuk, pelepah sawit tersebut akan keluar melalui corong keluar, hidupkan stopwatch pada saat pelepah sawit mulai tercacah, kemudian cacahan akan tertampung pada bak penampung setelah itu lakukan proses penimbangan. Sehingga dapat diketahui kapasitas mesin tersebut. Hasil dari perhitungan utama menunjukkan kinerja mesin pada berbagai kecepatan operasi, khususnya 1500 rpm dan 3000 rpm, yang memberikan wawasan tentang kapasitas dan efektivitas mesin ini dilengkapi dengan kapasitas maksimum 500 kg/jam, terhitung dari berat awal pelepah. Mesin yang digunakan adalah mesin bensin dengan daya 8 hp dan alat ini memiliki empat pisau yang mampu menghasilkan potongan berukuran sekitar 1-2 cm.
Pengaruh penambahan solar tracking system single axis dengan kombinasi reflektor dan fresnel lens concentrator terhadap daya keluaran yang dihasilkan solar cell Kurniadi, Shandy; Saragih, Sehat Abdi
Sultra Journal of Mechanical Engineering Vol. 4 No. 2 (2025): Sultra Journal of Mechanical Engineering
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Energi surya di Indonesia memiliki potensi besar, tetapi sel surya konvensional memiliki daya keluaran dan kinerja yang rendah karena posisi pemasangan yang tetap, yang mengurangi cahaya insiden (kerugian kosinus). Penggunaan reflektor masih rentan terhadap bayangan parsial. Studi ini bertujuan untuk menguji pengaruh penambahan sistem pelacak surya sumbu tunggal dengan reflektor dan konsentrator lensa Fresnel pada daya keluaran sel surya. Metode yang digunakan adalah pendekatan eksperimental yang membandingkan sel surya statis (90°) dengan sistem yang dimodifikasi menggunakan sel surya polikristalin 10 WP, reflektor cermin, dan mikrokontroler Arduino Nano dengan LDR (Solar Tracker Single Axis). Hasil menunjukkan bahwa sistem yang dimodifikasi secara konsisten menghasilkan daya keluaran yang lebih tinggi. Solar Tracker Single Axis dengan reflektor dan konsentrator lensa Fresnel terbukti efektif dalam meminimalkan kerugian kosinus di pagi hari, menghasilkan daya hingga 5 kali lebih besar daripada sistem statis pada tanggal 22 Mei 2025 (7,83 Watt dibandingkan dengan 1,56 Watt). Sistem yang dimodifikasi ini juga menunjukkan ketahanan yang lebih unggul terhadap anomali termal di bawah radiasi ekstrem (>1000 W/m²), menghasilkan daya 8,8 kali lebih besar (4,51 W) daripada sistem statis (0,51 W), dan memperpanjang durasi produksi energi efektif hingga pukul 09.00–15.00 WIB.