Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Design and Construction of a Pineapple Skin Cutting Machine with a Pneumatic Actuator Drive Powered by a Solar Module with a Capacity of 200 WP Arizona, Rafil; Kurniadi, Shandy
Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering) Vol 14, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jtm.v14i1.25515

Abstract

The main objective of this research is to carried out the design of a pineapple cutting machine with a pneumatic actuator powered by a solar module with a capacity of 200 WP. The research methods used are literature study and experimental laboratory. The laboratory experimental method is very suitable to be applied to post-harvest agricultural machines with a small capacity where the research is only focused on the success of the actuator system in carrying out pineapple cutting movements automatically by utilizing pressurized air coming from the compressor. The variation in air pressure for the pneumatic actuator is set at the air pressure, namely 3, 4, and 5 Bar. The actual peeling capacity using air pressure of 3 Bar resulted in 160 pineapple cutting/per hour, 170 fruit/per hour for 4 Bar, 173 bar for 5 bar, and 173 fruit/per hour manually.
Pengaruh penambahan solar tracking system single axis dengan kombinasi reflektor dan fresnel lens concentrator terhadap daya keluaran yang dihasilkan solar cell Kurniadi, Shandy; Saragih, Sehat Abdi
Sultra Journal of Mechanical Engineering Vol. 4 No. 2 (2025): Sultra Journal of Mechanical Engineering
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Energi surya di Indonesia memiliki potensi besar, tetapi sel surya konvensional memiliki daya keluaran dan kinerja yang rendah karena posisi pemasangan yang tetap, yang mengurangi cahaya insiden (kerugian kosinus). Penggunaan reflektor masih rentan terhadap bayangan parsial. Studi ini bertujuan untuk menguji pengaruh penambahan sistem pelacak surya sumbu tunggal dengan reflektor dan konsentrator lensa Fresnel pada daya keluaran sel surya. Metode yang digunakan adalah pendekatan eksperimental yang membandingkan sel surya statis (90°) dengan sistem yang dimodifikasi menggunakan sel surya polikristalin 10 WP, reflektor cermin, dan mikrokontroler Arduino Nano dengan LDR (Solar Tracker Single Axis). Hasil menunjukkan bahwa sistem yang dimodifikasi secara konsisten menghasilkan daya keluaran yang lebih tinggi. Solar Tracker Single Axis dengan reflektor dan konsentrator lensa Fresnel terbukti efektif dalam meminimalkan kerugian kosinus di pagi hari, menghasilkan daya hingga 5 kali lebih besar daripada sistem statis pada tanggal 22 Mei 2025 (7,83 Watt dibandingkan dengan 1,56 Watt). Sistem yang dimodifikasi ini juga menunjukkan ketahanan yang lebih unggul terhadap anomali termal di bawah radiasi ekstrem (>1000 W/m²), menghasilkan daya 8,8 kali lebih besar (4,51 W) daripada sistem statis (0,51 W), dan memperpanjang durasi produksi energi efektif hingga pukul 09.00–15.00 WIB.