Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Influence of Protective and Risk Factors on Resilience among Family Caregivers of Schizophrenia Patients Faizatur Rohmi; Dita Kurnia Sari; Arik Agung Setiawan
Journal Of Nursing Practice Vol. 8 No. 4 (2025): July
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jnp.v8i4.862

Abstract

Background: Developing resilience among family caregivers of schizophrenia patients is challenging. Families must be able to identify risk factors and manage them to achieve a dynamic family situation and have the ability to survive while caring for schizophrenia patients. Protective factors interact with risk factors and create strength for families to be resilient in caring for people with schizophrenia. Results: T-statistics showed that there was an influence of family protective (p = 0.016) and family risk factors (p=0.003) on family caregivers’ resilience. Conclusions: Protective and risk factors of families with schizophrenia are the main resources in developing family caregivers’ resilience. To promote family health and effective adaptation to the schizophrenia long-term care, it is critical to improve family protective factors such as family functioning and social support and minimize family risk factors such as social stigma in schizophrenic families.
Interpreting The Qur’an: Towards A Contemporary Approach Dita Kurnia Sari
Journal Review of Islamic and Social Studies Vol. 1 No. 1 (2025): Journal Review of Islamic and Social Studies
Publisher : Atha Publishing Globalindo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64845/riss.v1i1.34

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai teks-teks ethico-legal dan hirarki nilai Abdullah Saeed dalam menafsirkan teks ethico legal. Makalah ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan literatur buku Interpreting The Qur’an: Towards a Contemporary Approach karya Abdullah Saeed. Teks ethico-legal meliputi teks perintah hukum, hukuman terhadap kejahatan, sistem keyakinan, praktik ibadah, dan nilai-nilai universal (kulliyat al khams) seperti pemeliharaan agama, akal, jiwa, keturunan dan harta. Menginterpretasikan teks ethico-legal menurut Abdullah Saeed adalah hal sulit karena membutuhkan konsiderasi tidak hanya aspek linguistik teks tetapi juga dimensi sosio-historis. Dimana interpretasi sosio-historis sekaligus bisa menyingkap dimensi etis teks. Muatan etis seringkali diabaikan oleh mufasir dan orientasi hukum lebih mendominasi penafsiran mereka. Teks atau ayat dipahami secara harfiah terlepas dari pesan normatif-etis ayat. Teks hukum dalam Al-Qur’an disampaikan secara tidak terperinci, kecuali yang berkaitan dengan ayat-ayat ibadah. Untuk membantu menginterpretasikan teks ethico-legal, Saeed merumuskan apa yang dinamakan dengan hirarki nilai yang meliputi nilai-nilai fundamental (obligatory values), nilai-nilai fundamental (fundamental values), nilai-nilai perlindungan (protectional values), nilai-nilai implementasi (implementation values) dan nilai-nilai instruksional (instructional values).
Penerapan Wudhu Sebagai Hydro Therapy Terhadap Tingkat Stres Pada Lansia UPT PSLU Blitar Di Tulungagung Sari, Dita Kurnia; Mahardyka, Muhamad Wahyu
Journal Of Nursing Practice Vol. 1 No. 1 (2017): October
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jnp.v1i1.19

Abstract

Menua adalah proses menghilangnya secara perlahan kemampuan jaringan untuk memperbaiki diri. Salah satu masalah kesehatan yang dialami lansia adalah stres. hydro therapy yang dapat dilakukan untuk menurunkan tingkat stres pada lansia adalah dengan wudhu. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penerapan wudhu sebagai hydrotherapy terhadap tingkat stres pada lansia UPT PSLU Blitar di Tulungagung.Penelitian ini menggunakan desain penelitian Pre Exsperimental Design dengan metode rancangan penelitian One Group Pretest-Posttest design. Populasinya adalah lansia yang beragama islam di UPT PSLU Blitar di Tulungagung dengan sampel sebanyak 44 responden di ambil dengan tehnik purposive sampling. Variabel independen dalam penelitian ini adalah pemberian terapi wudhu sedangkan variabel dependennya adalah tingkat stres. Sedangkan untuk mengetahui hubungan antar variabel di gunakan uji wilcoxon.Hasil penelitian menunjukkan, sebelum diberikan perlakuan wudhu hampir setengah dari seluruh responden mengalami stres berat yakni sebesar 15 responden (34%). Setelah diberikan perlakuan wudhu hampir setengah dari seluruh responden dalam stres normal yaitu sebesar 17 responden (39%). Uji wilcoxon dengan p value 0,05 = 0,000 < 0,05 maka H0 ditolak yang berarti ada pengaruh antara penerapan wudhu sebagai hydro therapy terhadap tingkat stres pada lansia UPT PSLU Blitar di Tulungagung. Wudhu yang diberikan secara benar dan teratur dapat menurunkan tingkat stres pada lansia. hydro therapy dengan berwudhu di awali dengan kata-kata positif niat dan doa dimana hal tersebut dapat menstimulus otak menjadi lebih rileks sehingga dapat menurunkan stres pada lansia