Hasmila Sari
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

HUBUNGAN KONSEP DIRI DENGAN INDEKS PRESTASI AKADEMIK MAHASISWA KURIKULUM BERBASIS KOMPETENSI PSIK FK UNSYIAH BANDA ACEH Hasmila Sari; Rita Amelia
Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Ilmu Keperawatan (JIK) Volume I No.1 Mei-Agustus
Publisher : Jurnal Ilmu Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (538.301 KB)

Abstract

ABSTRAKPenerapan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) berpengaruh besar terhadap perubahan sistem belajar mengajar, yang dulunya berpusat pada dosen menjadi berpusat pada mahasiswa. Dengan begitu, pencapaian prestasi belajar pun akan berpengaruh pada konsep diri mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konsep diri dengan prestasi akademik mahasiswa KBK PSIK FK Unsyiah Banda Aceh dengan desain penelitian deskriptif korelatif dengan desain cross sectional study. Populasi dalam penelitian adalah 113 responden dengan teknik pengambilan sampel secara random sampling dengan besar sampel 58 responden. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket dengan menggunakan instrumen kuesioner dalam bentuk dichotomous choice yang terdiri dari 23 item pernyataan. Analisa data dilakukan dengan analisa chi-square. Pengujian hipotesa jika p-value ≤ 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Pengumpulan data penelitian dilakukan pada tanggal 18-19 September 2012 di PSIK FK Unsyiah. Hasil penelitian didapatkan ada hubungan antara gambaran diri (p-value: 0,010), ideal diri (p-value: 0,020), harga diri (p-value: 0,012), peran diri (p-value: 0,007), dan identitas diri (p-value: 0,020) dengan indeks prestasi akademik mahasiswa KBK PSIK FK Unsyiah. Kesimpulannya didapatkan hubungan antara konsep diri dengan indeks prestasi akademik mahasiswa KBK PSIK FK Unsyiah (p-value: 0,001) dengan nilai contingency coefficient pada kategori sedang (0,423). Berdasarkan hasil penelitian diharapkan institusi Pendidikan Keperawatan khususnya PSIK FK Unsyiah agar dapat menjadi masukan serta bahan pertimbangan untuk memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk dapat terus menumbuhkan sikap positif mereka.Kata kunci: Konsep Diri, Indeks Prestasi Akademik, Mahasiswa, Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK)ABSTRACTCompetency Based Curriculum implementation, which was teacher-centered to become student-centered, influences to teaching-learning system. In this way, academic achievement will be influenced also by student’s self-concept. The aim of this research is to know the relationship between self-concept and Competency Based Curriculum student’s academic achievement index in PSIK FK Unsyiah. Type of this research is correlative descriptive with cross sectional study design. The population is 113 respondents through random sampling taking technique in 58 respondents. Data collection technique used in this research is questionairre sheet in dichotomous choice which has 23 item of statements. Data analysis is chi-square analysis. To test the hypothesis, if p-value ≤ 0,05, the null hypothesis is not accepted and alternative hypothesis is accepted. The data collection was started on September, 18-19th 2012 in PSIK FK Unsyiah. The result is that there were a relationship between self-image (p-value: 0,010), self-ideal (p-value:0,020), self-esteem (p-value: 0,012), self-role (p-value: 0,007), and self-identity (p-value: 0,020). The conclusion, there was a relationship between self-concept and KBK’s student’s academic achievement index in PSIK FK Unsyiah (p-value: 0,001) with contingency coefficient in middle category (0,423). In accordance with this result, we hope that Nursing Educational Institutes, especially in PSIK FK Unsyiah, can be also good input to give oportunity for students to develop their own positive attitude.Keywords: Self-Concept, Academic Achievement Index, Student, Competency Based Curriculum.
GAMBARAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERSEPSI CITRA TUBUH PADA REMAJA PUTRI DI SMAN 4 LAMPINEUNG BANDA ACEH Hasmila Sari; Farah Dineva R
Idea Nursing Journal Vol 4, No 1 (2013): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.795 KB) | DOI: 10.52199/inj.v4i1.1603

Abstract

Citra tubuh adalah suatu penggabungan dari persepsi, pikiran, dan perasaan seseorang tentang tubuh. Iklan,majalah, dan film yang menghadirkan model langsing menguatkan keyakinan budaya bahwa langsing adalahmenarik. Sebagian besar remaja putri memiliki persepsi citra tubuh negatif yang diakibatkan olehketidakpuasan remaja terhadap tubuhnya yang sedang mengalami pubertas. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui gambaran faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi citra tubuh pada remaja di SMAN 4Lampineung Banda Aceh ditinjau dari faktor pertumbuhan kognitif, faktor perkembangan fisik dan faktornilai kultural sosial. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif eksploratif, metode pengambilansampel adalah probability sampling berdasarkan teknik stratified random sampling, alat pengumpulan datadengan menggunakan kuesioner berbentuk skala likert yang dibagikan pada 90 orang siswi di SMAN 4Lampineung Banda Aceh. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif melalui analisa univariat. Hasilpenelitian diketahui faktor pertumbuhan kognitif berada pada kategori baik sebesar 96,7%, faktorperkembangan fisik berada pada kategori baik sebesar 96,7%, dan faktor nilai kultural sosial berada padakategori baik sebesar 95,6%. Secara umum diketahui bahwa persepsi citra tubuh remaja putri di SMAN 4Lampineung berada pada kategori baik sebesar 97,8%. Diharapkan hendaknya sekolah mempertahankandukungan dan bimbingan terhadap para siswi melalui berbagai kegiatan ekstrakurikuler yang positif untukmembentuk pribadi siswi yang percaya diri dan berprestasi.Kata Kunci: Persepsi, Citra Tubuh, Remaja 
HUBUNGAN MANAJEMEN STRES DENGAN KUALITAS HIDUP LANSIA DI GAMPONG PEUNITI BANDA ACEH Hasmila Sari
Idea Nursing Journal Vol 4, No 2 (2013): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52199/inj.v4i2.1565

Abstract

Meningkatnya jumlah lansia menimbulkan masalah terutama dari segi kesehatan dan kesejahteraan lansia.Manajemen stres adalah serangkaian strategi yang dapat membantu seseorang memodifikasi berbagaiperilaku yang beresiko terhadap kesehatan sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup. Tujuan penelitian iniuntuk mengetahui hubungan manajemen stres dengan kualitas hidup lansia di Gampong Peuniti KecamatanBaiturrahman Banda Aceh. Desain penelitian ini adalah deskriptif korelatif dengan pendekatan crosssectional. Teknik pengumpulan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling pada 54 responden dari120 populasi. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 7 sampai 10 Juli 2012. Alat pengumpulan databerupa kuesioner dalam bentuk skala likert yang terdiri dari 35 item pernyataan. Data dianalisis denganmenggunakan uji chi-square dengan confidence interval 95% dan α=0.05. Hasil penelitian ini menunjukkangambaran manajemen stres lansia di Gampong Peuniti secara umum berada pada kategori kurang denganfrekuensi 30 responden (55,6%) dan gambaran kualitas hidup lansia di Gampong Peuniti juga berada padakategori kurang dengan frekuensi 29 responden (53,7%) sehingga berdasarkan hasil uji statistik diketahui adahubungan antara manajemen stres dengan kualitas hidup lansia di Gampong Peuniti KecamatanBaiturrahman Banda Aceh dengan p-value = 0,000. Oleh karena itu, manajemen stres yang efektif sangatdiperlukan lansia dalam meningkatkan kualitas hidupnya, diharapkan keluarga dan pihak terkait sepertiGeuchiek dan Kader Lansia di Gampong Peuniti memberikan dukungan beserta dorongan bagi lansia dalammempertahankan sekaligus meningkatkan kemampuannya dalam mengendalikan stres secara efektif.Kata Kunci : Manajemen stres, Kualitas hidup, Lansia.
Healthcare Professionals Perspectives on Discharge Planning for Patients with Mental Illness Sari, Hasmila; Keliat, Budi Anna; Sahar, Junaiti; Susanti, Herni; Junus, Kasiyah
Psychiatry Nursing Journal (Jurnal Keperawatan Jiwa) Vol. 6 No. 1 (2024): March 2024
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/pnj.v6i1.52878

Abstract

Introduction: Discharge planning is transferring a patient to a different level of care to improve continuity of care by bridging the gap between hospital and community care. This study aimed to explore the perspectives of healthcare professionals involved in discharge planning for patients with mental illness. Method: This research used qualitative methods with a phenomenological approach. Ten participants were selected using a purposive sampling method, with inclusion criteria healthcare professionals involved in the discharge planning process for patients in psychiatric hospitals, had worked in the service for at least 5 years, and provided direct or indirect services to patients. Data were collected through in-depth interviews using interview guides, recording devices, and field notes. Data were analyzed using thematic analysis. Results: The study identified four themes related to discharge planning preparation for patients with mental illness perceptions of roles and experiences in discharge planning, internal and external barriers in discharge planning, internal and external support in discharge planning and expectations for the continuity of discharge planning. Conclusions:  The findings indicate that there are still significant disparities in the way that discharge planning for patients with mental illness is implemented in different mental health service settings. These study findings are intended to serve as a further source of information to develop a discharge planning system that integrates patients with mental illnesses from the hospital into the community.
HUBUNGAN ANTARA KARAKTERISTIK DEMOGRAFI DENGAN FREKUENSI KEKAMBUHAN PASIEN SKIZOFRENIA Sari, Hasmila; R, Farah Dineva; Martina, Martina
Jurnal Online Keperawatan Indonesia Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Online Keperawatan Indonesia
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/keperawatan.v8i2.6413

Abstract

Latar belakang: Kekambuhan merupakan hal yang sering dialami oleh pasien skizofrenia. Kekambuhan ini memiliki dampak terhadap fungsi individu dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Karakteristik demografi dapat menjadi faktor protektif atau faktor risiko terhadap kekambuhan. Karakteristik demografi tersebut merupakan hal yang tidak bisa dimodifikasi sehingga membutuhkan upaya atau dukungan internal dan eksternal pasien. Tujuan: Mengetahui hubungan antara karakteristik demografi dengan frekuensi kekambuhan pada pasien skizofrenia yang dirawat di rumah sakit jiwa. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian korelasi dengan pendekatan cross-sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling terhadap 389 rekam medis dengan kriteria diagnosis skizofrenia sesuai DSM-5, rawat inap setahun terakhir, dan riwayat masuk RS lebih dari satu kali. Alat pengumpul data adalah lembar check-list yang berisikan data karakteristik pasien. Hasil analisis disajikan dalam bentuk univariat dan analisa data dilakukan dengan uji bivariat chi-square. Hasil: Karakteristik yang berhubungan dengan frekuensi kekambuhan pasien skizofrenia dalam 1 tahun terakhir adalah pekerjaan (OR=2,103) dan status perkawinan (OR=1,911). Kesimpulan: Dua karakteristik demografi yang berhubungan dengan frekuensi kekambuhan pada penelitian ini adalah pekerjaan dan status perkawinan. Diharapkan rumah sakit dapat mengoptimalkan kegiatan rehabilitasi untuk meningkatkan keterampilan pasien dalam mengelola living skill, working skill dan learning skill. Status perkawinan adalah karakteristik yang tidak bisa diubah. Meskipun demikian, sumber dukungan tidak hanya berasal dari pasangan, namun juga dapat melibatkan anggota keluarga lainnya.