Akhmad Sugianto
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PEMAHAMAN PANDUAN OPERASIONAL PENYELENGGARAAN BIMBINGAN DAN KONSELING TINGKAT SMP Ali Rachman; Akhmad Sugianto; Sri Yustina
JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING AR-RAHMAN Vol 6, No 1 (2020): June
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (55.539 KB) | DOI: 10.31602/jbkr.v6i1.2266

Abstract

Undang-undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 37 Tahun 2009 tentang Dosen bahwa Kompetensi Guru dan Dosen terdiri dari kompetensi pedagogik, profesional, sosial dan kepribadian. Berdasarkan hal tersebut guru bimbingan dan konseling harus mampu dalam menyelenggarakan layanan bimnbingan dan konseling. Penyelengaraan bimbingan dan konseling di sekolah sudah berpedemoan kepada panduan operasional penyelengaaran bimbingan dan konseling. Urgensi penelitian adalah untuk mengetahui pemahaman guru bimbingan dan konseling terhadap panduan operasional penyelenggaraan bimbingan dan konseling di tingkat SMP serta untuk mengetahui hasil penerapan panduan operasional penyelenggaraan bimbingan dan konseling di tingkat SMP. Secara metodologis, penelitian ini didasarkan pada penelitian kuantitatif  dengan jenis penelitian survei. Tujuan penelitian yaitu menggambarkan tingkat pemehaman guru bimbingan dan konseling terhadap panduan operasional penyelenggaraan bimbingan dan konseling di tingkat SMP Se-Kabupaten Tabalong. Adapun jumlah responden dalam penelitian ini adalah 37 orang dari 35 sekolah Menegah tingkat Pertama di Kabupaten Tabalong.__________________________________________________________Republic Indonesia Law Number 14 of 2005 concerning Teachers and Lecturers and Republic of Indonesia Government Regulation Number 37 of 2009 concerning Lecturers namely Teacher and Lecturer Competencies consists of several competencies namely Professional, Social, Personality & Pedagogic. Based on this the BK teacher must be able to implement the BK program. The organization of BK has demonstrated to the operational guidelines for conducting guidance and counseling. The urgency of the research is to see how far Bk teachers understand POP BK at the SMP level on aspects of the SMP POPBK concept, basic services, specialization and individual planning, responsive services and system support. Methodologically, this research is based on quantitative research. The purpose of the study is to describe the level of understanding of BK teachers against BK BK at the Junior High School level in Tabalong Regency. The number of samples in this study were 37 people from 35 Menegah First level schools in Tabalong Regency. The technique used in sampling is purposive sampling. Based on the results of research conducted, it was found that the understanding of guidance and counseling teachers on the concept of POP BK SMP 89% in the category of very understanding. Basic services 81% of the categories are very understanding, specialization services and individual planning 91% in the category of very understanding, responsive services 59% are quite understanding and support systems are 79% in the categories of understanding.
Hubungan Kepercayaan Diri Dan Harga Diri Dengan Kerja Keras Dalam Wasaka Pada Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Astri Depika Putri; Akhmad Sugianto; Eklys Cheseda Makaria
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 2 (2024): April 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v8i2.4903

Abstract

Tujuan riset ini ialah guna mengidentifikasi hubungan kepercayaan diri dan harga diri dengan kerja keras dalam wasaka pada siswa di SMP Negeri 27 Banjarmasin. Metode riset menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis riset korelasional. Alat pengumpulan data yang digunakan ialah kuesioner skala kepercayaan diri, harga diri dan kerja keras dalam wasaka. Teknik analisis data menggunakan regresi berganda. Hasil menunjukkan terdapat hubungan antara kepercayaan diri dan harga diri dengan kerja keras dalam wasaka sebesar 0,000 < 0,05 dan nilai Fhitung 138,778 > nilai Ftabel 3,04. Kesimpulan terdapat hubungan yang positif antara kepercayaan diri dan harga diri dengan kerja keras dalam wasaka. Semakin baik dan tinggi kepercayaan diri dan harga diri yang dimiliki oleh murid maka semakin baik dan tinggi pula kerja keras dalam wasaka pada siswa di SMP. Kata kunci: kepercayaan diri, harga diri, kerja keras dalam wasaka
Kontribusi Optimisme Dan Nilai Budaya Gawi Manuntung Terhadap Disiplin Belajar Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Mitha Suci Qomariah; Akhmad Sugianto; Sulistiyana
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 2 (2024): April 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v8i2.4904

Abstract

Pentingnya menanamkan sikap optimisme dan nilai budaya gawi manuntung pada siswa, agar mampu mengikuti pembelajaran dengan disiplin serta suasana yang kondusif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi optimisme dan nilai budaya gawi manuntung terhadap disiplin belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian kontribusi. Alat pengumpulan data menggunakan angket dengan skala likert dengan teknik penarikan sampel jenuh, dengan jumlah sampel penelitian 130 orang siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Kuala Kapuas.Teknik analisis data menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai Fhitung sebesar 9,259 dengan probabilitas 0.000. Karena probabilitas < 0.05 Jadi, dapat disimpulkan adanya kontribusi optimisme dan nilai budaya gawi manuntung terhadap disiplin belajar siswa kelas XI SMA Negeri 1 Kuala Kapuas. Kata kunci: optimisme, gawi manuntung, disiplin belajar