Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penerapan Teknologi Produksi Bersih (Cleaner Production) Untuk Peningkatan Produktivitas Dan Kualitas Kacang Oven Pada Agroindustri “UD. Rajawali” Kabupaten Jember FNU Sumadi; Didiek Hermanuadi
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2017): Juni
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-dinamika.v2i1.454

Abstract

Dewasa ini perkembangan Agroindustri kacang oven semakin meningkat, selaras dengan kebutuhan konsumsi kacang di masyarakat yang juga mengalami peningkatan. Agroindustri kacang oven merupakan suatu sub sistem agribisnis yang terkait dengan sub sistem yang lain. Mulai dari sub sistem on farm production, pedangan pengumpul (juragan kacang tanah), sub sistem pemasaran (salesman), dan industry pengemasan dan transportasi. Sub sistem tersebut terintegrasi dalam sustu sistem usaha UD”RAJAWALI” Desa Panti, Kecamatan Panti Kabupaten Jember. Persoalan di lapangan menunjukkan bahwa UKM Mitra mengalami hambatan dalam penyediaan bahan bakar arang kayu yang semakin mahal dan langka sehingga mengganggu kelancaran usaha dan menambah beban biaya produksi. Disamping itu, seiring dengan tuntuntan produksi bersih (cleaner production) maka tuntutan mengkonversi arang kayu ke gas LPG sudah menjadi kebutuhan yang sangat mendesak agar dihasilkan produk yang lebih berkualitas dan aman dikonsumsi serta berdampak negatif terhadap lingkungan. Melihat prospektif agroindustri kacang oven tersebut di atas, merupakan tantangan tersendiri bagi Politeknik Negeri Jember sebagai institusi pendidikan tinggi untuk ikut serta mengembangkan teknologi prosesing pengolahan serta mempercepat proses diseminasi inovasi teknologi dan perbaikan manajemen usaha guna meningkatkan daya saing dan market share. UD “RAJAWALI “ Desa Panti, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember.
PENTINGNYA PENERAPAN GOOD MANUFACTURING PRACTICE (GMP) DALAM PRODUKSI JUS SARI MENGKUDU UNTUK MENINGKATKAN KEAMANAN PANGAN R. Abdoel Djamali; Iswahyono, Iswahyono; Siti Djamila; Didiek Hermanuadi; Amal Bahariawan
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2: Juli 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan Good Manufacturing Practice (GMP) dalam proses produksi minuman herbal seperti jus sari mengkudu merupakan prasyarat penting dalam menjamin mutu, keamanan, dan daya saing produk di pasar. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan pendampingan kepada UD. ZAM dalam produksi jus sari mengkudu agar mampu menerapkan prinsip-prinsip GMP secara konsisten. Metode yang digunakan adalah pelatihan partisipatif, demonstrasi langsung, dan evaluasi kelayakan sarana produksi yang dilaksanakan di UD. ZAM Kabupaten Jember. Hasil kegiatan menunjukkan (a) Tingkat keidaksesuaian penyimpangan diketagorikan bahwa UD. ZAM berada pada Tingkat Level II. Artinya tingkat penerapan CPPB-IRT (Cara Pengolahan Pangan yang Baik- Industri Rumah Tangga) yang cukup baik, (b) peningkatan pemahaman dan praktik sanitasi, kebersihan personal, serta dokumentasi proses produksi
Uji Mutu Fisikokimia Tepung Daun Marungga Menggunakan Tiga Metode Pengeringan : Physicochemical Quality Testing of Moringa Leaf Flour Using Three Drying Methods Iswahyono Iswahyono; Yossi Wibisono; Didiek Hermanuadi; Amal Bahariawan
Journal of Food Engineering Vol. 5 No. 2 (2026): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jofe.v5i2.6871

Abstract

Tanaman marungga disebut sebagai tanaman ajaib, bagian daun  dapat dimanfaatkan sebagai suplemen gizi. Upaya untuk meningkatkan nilai dan diversifikasi olahan turunannya, daun marungga diolah menjadi produk kering berupa tepung. Tepung daun marungga diperoleh dengan cara pengeringan. Metode pengeringan yang tepat diperlukan agar tidak mempengaruhi mutu fisik dan kimia. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh tiga metode pengeringan terhadap sifat fisik dan kimia tepung daun marungga. Metode pengeringan yang digunakan yaitu diangin-anginkan, pengeringan sinar matahari dan pengering dehumidifier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengeringan daun marungga terbaik menggunakan pengering dehumidifier dengan densitas (0,35 g/ml), kadar air (6,50 %), aktifitas antioksidan (59,68 %) dan kadar protein (27,83 %). Pengeringaan dengan cara diangin-anginkan memberikan hasil terbaik pada warna yaitu sebesar -14.25 (cenderung hijau).