Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PENINGKATAN KAPASITAS PENYUSUNAN KEBIJAKAN AKUNTANSI BERBASIS SAK EP PADA BUMD Solikhah, Badingatus; Dwianika, Agustine; Sarwono, Edi
Jurnal Abdimas Sangkabira Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Abdimas Sangkabira, Desember 2025
Publisher : Program Studi Diploma III Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdimassangkabira.v6i1.2405

Abstract

Penerapan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Privat (SAK EP) secara efektif mulai 1 Januari 2025 menjadi tantangan bagi entitas non-publik seperti Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendampingi PT Taman Satwa Semarang dalam proses transisi menuju penerapan SAK EP, melalui pendekatan sosialisasi, pelatihan teknis, dan pendampingan penyusunan kebijakan akuntansi. Materi meliputi struktur 35 bab SAK EP, fokus pada pelaporan keuangan, pengakuan dan pengukuran aset serta liabilitas, perlakuan atas aset biologis, serta penyederhanaan akuntansi sewa dan imbalan kerja. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan literasi akuntansi tim internal, terbentuknya kebijakan akuntansi yang berbasis SAK EP, serta tumbuhnya kesadaran manajerial akan pentingnya pelaporan yang transparan dan sesuai standar. Kegiatan ini mendorong kesadaran manajemen akan pentingnya kepatuhan standar dan memperkuat kesiapan tim dalam menghadapi audit eksternal.
Alat Penyempot Pestisida Tenaga Surya Sarwono, Edi
Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro Vol. 16 No. 1 (2022)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Alat penyemprot estisida yang banyak digunakan oleh petani masih menggunakan tangan atau pun mesin berbahan bakar fosil, sehingga masih tergolong cara tradisional dan tidak efektif. Beberapa kelemahan dari cara tradisional tersebut diantaranya kurang praktis, bahan bakar fosil yang akan habis dan dampak terhadap lingkungan. Energi surya yang berasal dari matahari dapat menjadi solusi permasalahan tersebut. Panel surya yang merupakan alat yang digunakan untuk mengkonversi sinar matahari menjadi energi listrik. Dengan memanfaatkan tenaga surya sebagai sumber energi sprayer dan pompa sehingga dapat menggantikan tangan yang menekan tuas dan mengisi ulang secara manual. Selain itu dengan lebih memilih tenaga surya dibandingkan mesin bahan bakar fosil dapat mengurangi penggunaan bahan bakar fosil dan lebih memanfatkan energi terbarukan yang tidak akan habis serta ramah lingkungan. Pada penelitian ini panel surya dipasang di atas kepala untuk memaksimalkan penangkapan cahaya matahari dan juga melindungi kepala dari panas sinar matahari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa energi baterai yang dibutuhkan untuk penyemprotan memiliki selisih persentase baterai dari volume cairan 10 liter ke 6 liter adalah 4 persen dan dari volume cairan 6 liter ke 2 liter adalah 6 persen.
Analisis Persepsi Mahasiswa terhadap Kegunaan Laboratorium Virtual 3D sebagai Media Pembelajaran Pra-Praktikum Menggunakan Kuesioner USE Edi Sarwono; Yohanes Primadiyono; Agus Suryanto
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 3 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i3.110408

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi mahasiswa terhadap kegunaan Laboratorium Virtual 3D sebagai media pembelajaran pra-praktikum dengan menggunakan Kuesioner USE (Usefulness, Satisfaction, Ease of Use, Ease of Learning). Latar belakang penelitian ini berangkat dari kebutuhan pendidikan tinggi akan media pembelajaran inovatif yang dapat menjembatani keterbatasan laboratorium fisik yang kerap dihadapkan pada masalah keterbatasan fasilitas, biaya tinggi, dan risiko keselamatan. Laboratorium virtual 3D memberikan pengalaman pembelajaran yang imersif dan interaktif sehingga mahasiswa dapat melakukan eksplorasi eksperimen secara mandiri dan berulang tanpa risiko fisik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan hanya menggunakan desain post-test. Subjek penelitian adalah 50 mahasiswa Teknik Elektro yang mengikuti kegiatan pembelajaran menggunakan 3D Virtual Lab. Instrumen penelitian berupa kuesioner USE yang mengukur empat dimensi utama, yaitu usefulness, ease of use, ease of learning, dan satisfaction. Analisis data dilakukan menggunakan one-sample t-test untuk mengetahui signifikansi persepsi mahasiswa terhadap masing-masing dimensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat dimensi tersebut memiliki nilai rata-rata signifikan di atas nilai tengah skala Likert (p < 0,001). Hal ini menandakan bahwa mahasiswa menilai Laboratorium Virtual 3D bermanfaat, mudah digunakan, mudah dipelajari, dan memberikan kepuasan tinggi. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan media pembelajaran digital yang berorientasi pada pengalaman pengguna serta menjadi dasar dalam penerapan laboratorium virtual di bidang teknik.
Integrasi SDGs dalam Media Pembelajaran Kejuruan Berbasis Internet of Things di SMKN 1 Semarang: Pengabdian Agus Suryanto; Muhammad Harlanu; Edi Sarwono; Ari Rahadini; Delta Setiyarini; Dhea Puspitasari; Dalilo Yogi Essy Pratama; Muhamad Firdaus
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7780

Abstract

Peran strategis pendidikan vokasi diperlukan dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta memiliki kesadaran terhadap keberlanjutan global. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengintegrasikan Sustainable Development Goals (SDGs) ke dalam media pembelajaran kejuruan melalui pengembangan simulasi Sistem Otomasi Gedung Hijau berbasis Internet of Things (IoT) di SMK Negeri 1 Semarang. Metode pelaksanaan menggabungkan Participatory Action Learning System dan Project Based Learning, meliputi analisis kebutuhan, perancangan dan pengembangan prototipe IoT berbasis ESP32, pelatihan guru dan siswa, serta implementasi pembelajaran di kelas. Kegiatan menghasilkan prototipe smart home yang dilengkapi sensor DHT11, kunci pintu otomatis berbasis motor servo, tujuh titik pencahayaan otomatis, dan dashboard monitoring berbasis Blynk. Guru dan siswa berpartisipasi aktif dalam merancang dashboard blynk, sehingga media ini dapat dioperasikan secara mandiri setelah pendampingan singkat. Kegiatan ini secara eksplisit mengaitkan praktik pembelajaran dengan SDG 4, SDG 7, SDG 11, dan SDG 13, sehingga memperkuat pemahaman aplikatif siswa terhadap teknologi hijau dan efisiensi energi. Model ini bersifat replikatif dan open-source, sehingga mendukung keberlanjutan pendidikan vokasi tanpa bergantung pada peralatan mahal.