Wahyudin Wahyudin
Program Studi Sosial Ekonomi Perikanan, Fakultas Ilmu Kelautan Dan Perikanan, Universitas Maritim Raja Ali Haji, Tanjungpinang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

SOSIALISASI PEMULIHAN EKOSISTEM TERUMBU KARANG DI PERAIRAN DESA PENGUDANG KABUPATEN BINTAN Dedy Kurniawan; Aditya Hikmat Nugraha; Wahyudin Wahyudin; Jumsurizal Jumsurizal; Try Febrianto; Susiana Susiana; T. Ersti Yulikasari
Jurnal Pemberdayaan Maritim Vol 4 No 1 (2021): Journal of Maritime Empowerment
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Penjaminan Mutu, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jme.v4i1.3905

Abstract

Kegiatan pemulihan ekosistem terumbu karang di Kabupaten Bintan merupakan kegiatan pemulihan ekosistem terumbu karang berbasis masyarakat yang dilakukan dalam upaya perlindungan ekosistem terumbu karang, serta pemulihan kerusakan lingkungan pesisir dan laut melalui pemulihan kerusakan ekosistem terumbu karang berbasis masyarakat di Perairan Desa Pengudang, Kabupaten Bintan. Kegiatan sosialisasi pemulihan ekosistem terumbu karang di Perairan Desa Pengudang, Kabupaten Bintan melibatkan masyarakat Desa Pengudang, Pokdarwis Pengudang Bintan Mangrove, Yayasan Ecology, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Prov. Kepulauan Riau, Dinas Lingkungan Hidup Bintan, Dinas Kelautan dan Perikanan Prov. Kepulauan Riau dan Dinas Perikanan Kabupaten Bintan.
SOSIALISASI PEMULIHAN EKOSISTEM TERUMBU KARANG DI PERAIRAN DESA PENGUDANG KABUPATEN BINTAN Dedy Kurniawan; Aditya Hikmat Nugraha; Wahyudin Wahyudin; Jumsurizal Jumsurizal; Try Febrianto; Susiana Susiana; T. Ersti Yulikasari
Jurnal Pemberdayaan Maritim Vol 4 No 1 (2021): Journal of Maritime Empowerment
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Penjaminan Mutu, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jme.v4i1.3905

Abstract

Kegiatan pemulihan ekosistem terumbu karang di Kabupaten Bintan merupakan kegiatan pemulihan ekosistem terumbu karang berbasis masyarakat yang dilakukan dalam upaya perlindungan ekosistem terumbu karang, serta pemulihan kerusakan lingkungan pesisir dan laut melalui pemulihan kerusakan ekosistem terumbu karang berbasis masyarakat di Perairan Desa Pengudang, Kabupaten Bintan. Kegiatan sosialisasi pemulihan ekosistem terumbu karang di Perairan Desa Pengudang, Kabupaten Bintan melibatkan masyarakat Desa Pengudang, Pokdarwis Pengudang Bintan Mangrove, Yayasan Ecology, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Prov. Kepulauan Riau, Dinas Lingkungan Hidup Bintan, Dinas Kelautan dan Perikanan Prov. Kepulauan Riau dan Dinas Perikanan Kabupaten Bintan.
Economic Valuation of Mangrove Ecosystem in Rempang Island, Batam City, Kepulauan Riau Province Ladies Nikita Alamanda; Khodijah Ismail; Wahyudin Wahyudin; Ani Suryanti; Sayyidah Nur Habibah
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol. 29 No. 2 (2024): June
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jpk.29.2.266-274

Abstract

This study aimed to determine and analyze the economic value of the mangrove ecosystem in Rempang Island, Batam City, Kepulauan Riau Province. The survey method used a quantitative approach to analyze the economic valuation with the calculation of Total Economic Value (TEV), which consists of the calculation of use value: direct use value, indirect use value, option value, and non-use value: existence value and bequest value. There were 44 respondents determined by the Slovin method. The results showed that the total economic valuation of mangrove ecosystems on Rempang Island with an area of 2,813.18 ha which is IDR 75,082,590,695/ year, consisting of a total use value which is IDR 74,739,030,695/year and total non-use value which is IDR 343,560,000/year. The use value is obtained from direct use value which is IDR 2,059,200,000/year from fish, shrimp, and crab utilization activities, indirect use value which is IDR 72,004,878,483/year from breakwaters and abrasion, preventing seawater intrusion, nursery ground, feeding ground, spawning ground, and an optional value which is IDR 674,952,212/year from the value of biodiversity. Then, the total non-use value is obtained from the willingness to pay IDR 137,640,000/year and bequest value IDR 205,920,000/year. These findings indicate that the current ecological condition of the Rempang Island mangrove ecosystem has provided excellent economic value, so efforts are needed to maintain this condition with sustainable management