Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Jurnal Redoks

ANALISA BILANGAN PEROKSIDA terhadap KUALITAS MINYAK GORENG SEBELUM DAN SESUDAH DIPAKAI BERULANG husnah Alkaff; Nurlela Nurlela
Jurnal Redoks Vol 5, No 1 (2020): REDOKS JANUARI - JUNI
Publisher : Universitass PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (559.317 KB) | DOI: 10.31851/redoks.v5i1.4129

Abstract

ABSTRAKMinyak goreng merupakan salah satu produk pangan yang banyak dibutuhkan baik dalam rumah tangga maupun komersial karena termasuk salah satu kebutuhan pokok bagi manusia, terutama untuk proses penggorengan. Pada proses pemakaiannya minyak goreng umumnya dipakai berulang kali demi alasan ekonomi, walaupun hal tersebut pada batasan pengulangan tertentu memiliki efek terhadap kesehatan.Struktur fisik dan kimia minyak goreng dapat berubah komposisinya akibat  penggunaan minyak goreng yang berulang- ulang. Beberapa perubahan yang terjadi pada minyak setelah penggorengan yaitu perubahan warna dan terurainya komponen penyusun minyak menjadi senyawa lain yaitu Free Fatty Acid.Pemakaian berulang dapat memicu terjadinya reaksi oksidasi, karena itu  salah satu indikator untuk melihat penurunan mutu minyak goreng adalah bilangan peroksida. Angka peroksida atau bilangan peroksida merupakan suatu metode yang biasa digunakan untuk menentukan degradasi minyak atau untuk menentukan derajat kerusakan minyak.  Kata kunci : Minyak goreng,  reaksi Oksidasi, bilangan Peroksida.
KUALITAS MINYAK GORENG SEBELUM DAN SESUDAH DIPAKAI DITINJAU DARI KANDUNGAN ASAM LEMAK BEBAS DAN PERUBAHAN WARNA Husnah ,; Nurlela ,; Agus Wahyudi
Jurnal Redoks Vol 5, No 2 (2020): REDOKS JULI-DESEMBER
Publisher : Universitass PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/redoks.v5i2.5036

Abstract

Kelapa sawit merupakan komoditi yang dapat menghasilkan devisa bagi negara karena kelapa sawit adalah salah satu sumber nabati yang penting disamping kacang-kacangan, jagung dan sebagainya. Minyak kelapa sawit yang digunakan untuk pembuatan minyak goreng berasal dari daging buah dan inti sawit.Sampai saat ini pabrik minyak kelapa sawit cukup berkembang dan menghasilkan produk yang sangat baik untuk konsumen karena minyak yang dihasilkan terlebih dahulu dianalisa di laboratorium khusus, sehingga minyak yang akan dipasarkan sesuai dengan standar dan pengawasan mutu minyak kelapa sawit.Untuk mengetahui kualitas minyak kelapa sawit setelah pemakaian berulang tersebut antara lain dengan melakukan analisa perbandingan Asam Lemak Bebas (FFA) dan warna terhadap kualitas minyak sebelum dan sesudah dipakai.
PENGARUH PENAMBAHAN ZEOLIT TERHADAP PENURUNAN AMONIAK DALAM LIMBAH CAIR INDUSTRI KARET Nurlela Nurlela; Husnah Husnah
Jurnal Redoks Vol 4, No 2 (2019): REDOKS JULI - DESEMBER
Publisher : Universitass PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (474.961 KB) | DOI: 10.31851/redoks.v4i2.3555

Abstract

AbstrakPengolahan industri karet banyak sekali menyisahkan limbah yang sangat mengganggu manusia danlingkungan sekitar. Apabila limbah tersebut langsung dibuanga ke lingkungan sekitar, maka sangatberbahaya bagi manusia dan ekosistem. Limbah industri karet terutama crum raber mempunyaikarakteristik yang cukup spesifik dan paling dominann yaitu kandungan amoniak terikat. Dimanadalam proses penetralisasinya sulit dilakukan dengan proses chemical. Salah satu proses yang dapatdigunakan adalah proses penyerapan dengan menggunakan adsorban, Untuk itulah perlu dilakukanupaya penggunaan bahan penyerap yang ekonomis dan efektif seperti penggunaan zeolit. Adapuntujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penambahan zeolite terhadap penurunan kadarAmoniak dalam limbah cair industri karet.Kata kunci : limbah karet, adsorpsi, zeolit
PEMBUATAN MINYAK ATSIRI KEMANGI (OCIMUM BASILICUM L.) DENGAN MENGGUNAKAN METODE DISTILASI UAP LANGSUNG Imas Ayu Putri; Muhrinsyah Fatimura; Husnah Husnah; Muhammad Bakrie
Jurnal Redoks Vol 6, No 2 (2021): REDOKS JULI - DESEMBER
Publisher : Universitass PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/redoks.v6i2.5202

Abstract

Abstrak Daun Kemangi selain memiliki cita rasa yang khas saat dikonsumsi, daun kemangi juga mempunyai khasiat kesehatan bagi tubuh. Pada daun kemangi terdapat kandungan  minyak atsiri atau minyak basil atau disebut minyak esensial.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kondisi bahan kemangi terhadap % rendemen dan karakteristik dari minyak kemangi yang dihasilkan. Penelitian daun kemangi menghasilkan minyak atsiri dengan variasi perlakuan yang berbeda pada bahan baku yaitu daun kemangi segar utuh, segar cacah, layu utuh, layu cacah, kering utuh sampai dengan perlakuan kering cacah. Didapatkan volume minyak yaitu 0,1 ml, 0,2 ml, 0,35 ml, 0,50 ml, 0,80 ml, 1,35 ml, dan massa minyak yang dihasilkan 0,15 gr, 0,28 gr, 0,33 gr, 0,41 gr, 0,77 gr, 1,25 gr.            % rendemen yang paling optimal yaitu 0,0833 dengan waktu proses penyulingan distilasi uap langsung selama 120 menit, massa daun kemangi 1500 gr serta densitas yang diperoleh dari minyak atsiri paling besar 0,925 gr/ml. KataKunci: kemangi, minyak atsiri,distilasi, rendemen
Perbandingan Pengolahan Air Limbah Karet Antara Dua Membran Keramik Tegar Arazaq; Aan Safentry; Husnah Husnah
Jurnal Redoks Vol 6, No 1 (2021): REDOKS JANUARI - JUNI
Publisher : Universitass PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/redoks.v6i1.5201

Abstract

 Telah dilakukan penelitian pengolahan air limbah karet menggunkan  membran keramik dengan menggunkan komposisi serbuk besi,pasir kuarsa, dan sekam padi.  Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui Perbandingan antara membran satu dengan komposisi  sebuk besi 5% dan sekam sadi 5% dengan membran kedua menggunakan komposisi pasir kuarsa 5% dan sakam padi 5 %. Dari hasil penelitian didapatkan untuk membran pertama menurunkan kadar TDS,TSS,COD,BOD dengan nilai TDS 456,6 TSS 17 COD 98,88 BOD 37,55 Dan Membran kedua dengan hasil TDS 361,2 TSS 14,6 COD 81,50 BOD 13,72 dari kedua membran tersebut didapatkan mambran kedua lebih unggul dalam menurunkan kadar TDS dengan nilai 361,2       
PENGARUH WAKTU PENGADUKAN PELAN PADA KOAGULASI AIR RAWA Husnah Husnah
Jurnal Redoks Vol 1, No 1 (2016): Redoks Januari - Juni
Publisher : Universitass PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (620.16 KB) | DOI: 10.31851/redoks.v1i1.2020

Abstract

ABSTRAKDalam pengolahan air bersih, perlu di lakukan pralakuan koagulasi-flokulasi. Salah satu faktor yang mempengaruhi keberhasilan proses koagulasi-flokulasi yaitu waktu pengadukan pelan koagulan. Pada penelitian ini di variasikan waktu pengadukan pelan 10,15,dan 20 menit. Koagulan yang di gunakan adalah Poli Alumunium chlorida dengan dosis 40 ppm  dan kecepatan pengadukan pelan 45 rpm. Pengamatan dilakukan terhadap nilai TDS dan EC dari air rawa. Kata Kunci :  koagulasi, flokulasi, air rawa, pengadukan pelan