Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Tuberkulosis Paru di Puskesmas Jatiasih Kota Bekasi Dhisa Cantika; Tommy J. F Wowor; Nita Sukamti
Malahayati Nursing Journal Vol 5, No 9 (2023): Volume 5 Nomor 9 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v5i9.9225

Abstract

 ABSTRACT Pulmonary tuberculosis is an infectious disease caused by Mycobacterium tuberculosis. Tuberculosis is one of the causes of death worldwide. Indonesia is recorded as being on the list of 30 countries with the highest burden of tuberculosis and is in the top 3 in the world with the most sufferers after India and China in 2021. Tuberculosis is also still the highest cause of death after HIV/AIDS. This study aims to determine how the factors are related to the incidence of pulmonary tuberculosis at the Jatiasih Health Center, Bekasi City.This research is a quantitative study with a cross-sectional approach. The research was conducted at the Jatiasih Health Center, Bekasi City, from November to December 2022. The population in this study were patients with pulmonary tuberculosis at the Jatiasih Health Center, Bekasi City, with a total of 139 samples taken using the Accidental Sampling technique. The data collection process used medical record measuring instruments, weight scales, microtose, and structured questionnaire. Data were analyzed using the Chi-Square test to determine the relationship between variables. The results of this study showed that there was a significant relationship between nutritional status (p-value = 0.035) and environment (p-value = 0.012) with the incidence of pulmonary tuberculosis, there was no significant relationship between a history of comorbidities (p-value = 0.665) with the incidence pulmonary tuberculosis. Factors that influence the incidence of pulmonary tuberculosis in the Jatiasih Health Center, Bekasi City, are nutritional status and the environment. Keywords: Pulmonary Tuberculosis, History of Comorbidities, Nutritional Status, Environment  ABSTRAK Tuberkulosis paru merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis. Tuberkulosis merupakan salah satu dari penyebab kematian di seluruh dunia. Indonesia tercatat berada pada daftar 30 negara dengan beban tuberkulosis tertinggi dan masuk 3 besar di dunia dengan penderita terbanyak setelah negara India dan China pada tahun 2021. Tuberkulosis juga masih menjadi penyebab kematian tertinggi setelah HIV/AIDS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian tuberkulosis paru di Puskesmas Jatiasih Kota Bekasi. ini merupakan penelitian kuantitaif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan di Puskesmas Jatiasih Kota Bekasi pada bulan November-Desember 2022. Populasi dalam penelitian ini adalah penderita tuberkulosis paru di Puskesmas Jatiasih Kota Bekasi dengan sampel berjumlah 139 sampel yang diambil menggunakan teknik Accidental Sampling. Proses pengambilan data menggunakan alat ukur rekam medik,timbangan berat badan, microtoise, dan kuesioner terstruktur. Data dianalisis menggunakan uji Chi Square untuk mengetahui hubungan antar variabel. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa adanya hubungan yang signifikan antara status gizi (nilai p = 0,035) dan lingkungan (nilai p = 0,012) dengan kejadian tuberkulosis paru, tidak ada hubungan yang signifikan pada riwayat penyakit penyerta (nilai p = 0,665) dengan kejadian tuberkulosis paru. Faktor yang mempengaruhi kejadian tuberkulosis paru di Puskesmas Jatiasih Kota Bekasi adalah status gizi dan lingkungan. Kata Kunci: Tuberkulosis Paru, Riwayat Penyakit Penyerta, Status Gizi, Lingkungan
Analisis Faktor yang Berhubungan Dengan Tingkat Kecemasan Pada Ibu Bersalin Sectio Caesarea Pada Era Pandemi di Rumah Sakit Restu Kasih Jakarta Tahun 2021 Aisyiah Aisyiah; Nita Sukamti; Clara Ega Ayu Rutiani
Journal for Quality in Women's Health Vol. 4 No. 1 (2021): Journal for Quality in Women Health
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jqwh.v4i1.81

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara paritas, pengalaman, pendidikan, dan pengetahuan dengan tingkat kecemasan ibu bersalin sectio caesarea pada era pandemi COVID 19 di Rumah Sakit Restu Kasih Jakarta. Jenis penelitian ini deskriptif dengan metode penelitian cross sectional. Sampel pada penelitian ini berjumlah 69 ibu bersalin sectio caesarea di Rumah Sakit Restu Kasih dengan teknik pengambilan sampel accidental sampling. Instrumen penelitian terdiri dari kuesioner pengetahuan yang telah diuji validitas dan reabilitas dengan nilai koefisien cronbach’s alpha 0,93, dan menggunakan instrumen tingkat kecemasan HARS (Hamilton Anxiety Rating Scale) yang sudah baku. Uji statistik yang digunakan adalah uji Chi Square Test.Analisis bivariat menunjukan adanya hubungan antara paritas (p-value 0,012< 0,05), pengalaman sectio caesarea (p-value 0,012<0,05), pendidikan (p-value 0,037<0,05), dan pengetahuan (p-value 0,025<0,05) dengan tingkat kecemasan pada ibu bersalin. Adanya hubungan antara paritas, pengalaman, pendidikan dan pengetahuan terhadap tingkat kecemasan pada ibu bersalin sectio caesarea pada masa pandemic COVID 19