Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS PENGARUH KOMPONEN AKREDITASI TERHADAP PRESTASI KERJA LEMBAGA PAUD DI KOTA PALEMBANG Heny Damaiyanti; Yulius Mases
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG 2019: SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN 03 MEI 2019
Publisher : PROSIDING SEMINAR NASIONAL PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.594 KB)

Abstract

Based on RI Minister of Education Regulation No. 30 of 2005, Article 1 paragraph 1.: Non-Formal Education National Accreditation Agency, hereinafter referred to as BAN-PAUD, is an independent evaluation body that establishes the feasibility of programs and / or educational units in non-formal education pathways with reference to national education standards. Whereas in paragraph 2 contains: Accreditation of non-formal education is an activity of assessing the feasibility of a non-formal education unit based on criteria that have been established and carried out by BAN-PNF which results are realized in the form of recognition of program or unit eligibility ratings.Accreditation standards are in accordance with Government Regulation No. 19 of 2005, Article 2 paragraph 1, that: Standard Non-formal Education is a pathway to education outside formal education which can be carried out in a structured and tiered manner, in which the quality of education is guaranteed and controlled accordingly with the National Education Standards, for this reason, it is necessary to do an evaluation, accreditation and certification. The purpose of the study was to determine the effect of BAN - PAUD Accreditation on the work performance of PAUD institutions in Palembang City. How much influence 8 (eight) National Education Standards have been set by BAN-PAUD on PAUD Work Achievement in Palembang city, both individually and collectively.The research method uses quantitative analysis with validity test, reliability test, F test and t test. The results of the study show that the BAN-PAUD accreditation component is good on its own- alone and together show a significant influence on improving the work performance of the Early Childhood Education Institution (PAUD).
Kajian Deontologis dan Regulasi: Memformulasikan Kode Etik Insinyur Tambang Berbasis Prinsip Lingkungan dan Keberlanjutan Energi Terbarukan Yulius Mases; Sarmidi Sarmidi; Putra Putra
Jurnal Ilmiah Teknik dan Sains Vol. 3 No. 2 (2025): Desember: Jurnal Ilmiah Teknik dan Sains (JITS)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat AKIPBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62278/jits.v3i2.89

Abstract

Industri pertambangan berada di persimpangan kritis antara tuntutan produksi sumber daya mineral dan imperatif global menuju keberlanjutan lingkungan dan transisi energi. Profesi insinyur tambang, sebagai pengambil keputusan teknis, memegang peran sentral dalam menavigasi dilema ini. Penelitian konseptual ini bertujuan untuk menganalisis secara kritis kerangka Kode Etik Insinyur yang berlaku dan memformulasikan prinsip-prinsip etika tambahan yang mengintegrasikan secara eksplisit prinsip lingkungan (stewardship) dan efisiensi energi terbarukan. Melalui pendekatan deontologis dan teleologis, ditemukan bahwa kode etik saat ini cenderung menafsirkan tanggung jawab lingkungan sebagai kepatuhan regulasi (standar minimal). Kami merekomendasikan Prinsip Stewardship Energi dan Kewajiban Integrasi KET sebagai komponen wajib dalam etika profesi, mendorong insinyur untuk menjadi pelopor keberlanjutan dan aktif mengurangi jejak karbon melalui optimalisasi operasional alat berat dan pemanfaatan sumber daya energi bersih
Evaluasi Kinerja Operasional Wheel Loader: Korelasi Produktivitas dan Manajemen Risiko Keselamatan di Pabrik Briket Tanjung Enim Siti Nurjanah; Sarmidi Sarmidi; Yulius Mases; Nurbaiti Nurbaiti; Purwanti, Ni Wayan Desi Purwantini
Jurnal Ilmiah Teknik dan Sains Vol. 3 No. 3 (2026): April : Jurnal Ilmiah Teknik dan Sains (JITS)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat AKIPBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62278/jits.v3i3.115

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif pengaruh operasional wheel loader terhadap produktivitas kerja dan penerapan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Pabrik Briket PT Bukit Asam, Tanjung Enim. Wheel loader memegang peranan krusial dalam mendukung kelancaran produksi, terutama dalam pemindahan material batubara. Efektivitas penggunaannya berkorelasi langsung dengan efisiensi kerja, jumlah ritase, dan volume material yang ditangani per satuan waktu. Selain itu, operasional wheel loader memiliki potensi risiko kecelakaan kerja yang signifikan jika prosedur keselamatan tidak diterapkan dengan baik. Metode penelitian yang digunakan meliputi observasi lapangan, wawancara mendalam dengan operator dan pengawas, studi dokumentasi, serta tinjauan pustaka. Data yang dikumpulkan mencakup jam kerja, efisiensi ritase, kapasitas bucket, volume material yang diangkut, serta praktik K3 yang dijalankan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa operasional wheel loader secara signifikan memengaruhi kelancaran proses produksi. Peningkatan produktivitas teramati seiring dengan efektivitas operator dan kondisi teknis alat yang prima. Penerapan K3, termasuk penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) yang lengkap, kepatuhan terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP), serta pelaksanaan Pemeriksaan dan Perawatan Harian (P2H), terbukti mendukung kelancaran operasional dan meminimalkan risiko kecelakaan. Kesimpulannya, terdapat korelasi positif antara optimalisasi operasional wheel loader dan penerapan K3 terhadap peningkatan produktivitas kerja di pabrik briket.