Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL DENGAN KONSEP DIRI PADA MAHASISWA D3 KEBIDANAN YANG MENGALAMI OBESITAS DI FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS RESPATI YOGYAKARTA David Haryanto; Suharsono; Ririn Wahyu Widayati
Jurnal Kesehatan dan Sains Vol 1 No 2 (2018): JURNAL KESEHATAN DAN SAINS (JKS)
Publisher : LPPM STIKES Griya Husada Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Remaja dalam perkembangannya mengalami perubahan baik segi fisik maupun psikis. Perubahan fisik yang sering terjadi pada remaja yaitu obesitas. Penampilan fisik merupakan hal yang sangat penting karena pada masa ini individu mulai banyak berinteraksi dengan lingkungan sosialnya dan juga lawan jenisnya. Hal ini menyebabkan konsep diri pada remaja putri bisa dilihat kurang atau tidaknya sesuai dengan masalah yang dialaminya. Pada mahasiswa yang memilki konsep diri negatif perlu diberikan dukungan agar konsep diri mahasiswa menjadi positif. Pada studi pendahuluan yang dilakukan rata-rata mahasiswa yang mengalami obesitas mendapat dukungan dengan konsep diri positif.Tujuan dalam penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara dukungan sosial dengan konsep diri mahasiswa D3 kebidanan yang mengalami obesitas di Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Respati Yogyakarta.Penelitian ini merupakan penelitian non-eksperimental dan bersifat kuantitatif. Penelitian ini menggunakan metode penelitian survei analitik, dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling dengan jumlah Respoden 39 mahasiswa. Data diolah dan dianalisis dengan uji statistik yaitu uji alternatif Fisher’s Exact Test.Hasil penelitian menunjukkan Ada hubungan antara dukungan sosial dengan konsep diri mahasiswa D3 kebidanan yang mengalami obesitas di Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Respati Yogyakarta dengan nilai p-value 0,003<0,05. Kemudian keeratan hubungan yang sedang dengan nilai 0,459. Keeratan hubungan dikatakan sedang apabila p-value= 0,400 – 0,599.Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu ada hubungan antara dukungan sosial dengan konsep diri mahasiswa D3 kebidanan yang mengalami obesitas di Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Respati Yogyakarta.
Edukasi Penggunaan Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS) di Desa Labuhan Sumbawa Rusmayadi Rusmayadi; David Haryanto; Evi Gustia Kesuma
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i6.2709

Abstract

The health sector is a key factor supporting health in rural areas, including Sumbawa. Healthcare service are a top priority fot providers because they are a fundamental human right and the goverment is obligated to provide them. The method used is socialization with a personal approach to the community in the Labuhan Sumbawa area. The population of Labuhan Sumbawa is 14,723 people. During community service, education was provided to 56 heads of families at random. The results showed that 19 heads of families were still inactive in using BPJS Kesehatan, citing inability to afford the monthly payments, their BPJS Kesehatan accounts had long been blocked and they had not yet been re-registered. They also refused to use BPJS Kesehatan because they felt it was not yet necessary.ABSTRAKSektor kesehatan merupakan sektor utama yang mendukung kesehatan di daerah pedesaan, termasuk di Sumbawa. Pelayanan kesehatan menjadi prioritas utama penyelenggara karena merupakan salah satu hak mendasar masyarakat serta penyediaannya wajib diselenggarakan oleh pemerintah. Metode yang digunakan yaitu sosialisasi dengan pendekatan secara personal kepada masyarakat di wilayah Labuhan Sumbawa. Jumlah penduduk di labuhan sumbawa 14.723 jiwa. Pada pengabdian masyarakat dilakukan edukasi 56 kepala keluarga secara acak. Hasil didapatkan masih ada 19 kepala keluarga yang tidak aktif menggunakan BPJS kesehatan dengan alasan tidak mampu membayar tiap bulannya, BPJS yang digunakan sudah lama di blokir dan tidak melakukan pengurusan kembali, dan tidak mau menggunakan BPJS kesehatan karena merasa BPJS belum perlu di buat.