Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

RAGAM BAHASA LISAN PARA PEDAGANG BUAH PASAR LANGENSARI KOTA BANJAR Siti Aisah; Andri Noviadi
Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya Vol 2, No 1 (2018): JURNAL LITERASI APRIL 2018
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.453 KB) | DOI: 10.25157/literasi.v2i1.1230

Abstract

Munculnya minat penulis melaksanakan penelitian ragam bahasa lisan para pedagang buah pasar Langensari kota Banjar, karena terdapat tiga bahasa yang digunakan pada saat proses jual beli buah pasar Lanensari kota Banjar. Variasi bahasa tersebut diduga terjadi karena daerah ini berbatasan antara Jawa Barat dan Jawa Tengah. Berdasarkan hal itu peneliti ingin mengetahui apakah terdapat ragam bahasa lisan para pedagang dan pembeli buah pasar Langensari kota Banjar. Selain itu, peneliti juga ingin mengetahui jenis dialek apa yang digunakan oleh para pedagang dan pembeli buah pasar Langensari kota Banjar, apakah termasuk ke dalam dialek geografis atau dialek sosial dan apakah dapat dijadikan sebagai bahan ajar menginterpretasi teks cerita ulang biografi di SMA. Tujuan penelitian ini yaitu ingin mendeskripsikan ragam bahasa lisan para pedagang buah pasar Langensari kota Banjar, jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dan ingin mendeskripsikan apakah analisis ragam bahasa lisan berupa dialek tuturan para pedagang dan pembeli buah pasar Langensari kota Banjar dapat dijadikan bahan ajar menyunting teks negosiasi di SMA. Sumber data dalam penelitian ini yaitu para pedagang dan pembeli buah asar Langensari kota Banjar. Instrumen penelitian ini berupa alat tulis (note book), alat perekam dan lembar analisis. Hasil analisis yang telah dilaksanakan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat ragam bahasa lisan para pedagang buah pasar Langensari kota Banjar. Bukti bahwa adanya ragam bahasa lisan adalah dengan adanya dialek bahasa jawa dan dialek bahasa sunda yang digunakan oleh para pedagang dan pembeli buah pasar Langensari kota banjar. Dialek bahasa jawa dan bahasa sunda terebut ditemukan dialek geografi dan dialek sosial. Jumlah dialek geografi dalam penelitian ini sebanyak 11 kosakata, sedangkan jumlah dialek sosial dalam penelitian ini sebanyak 36 kosakata. Analisis ragam bahasa lisan para pedagang buah pasar Langensari kota Banjar ini dapat dijadikan bahan ajar menginterpretasi makna teks cerita ulang biografi.
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERBICARA SISWA DI DEPAN KELAS DENGAN MENGGUNAKAN MODEL BEHAVIORAL SYSTEM FAMILY Nia Rohayati; Andri Noviadi
Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya Vol 4, No 2 (2020): JURNAL LITERASI OKTOBER 2020
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (683.466 KB) | DOI: 10.25157/literasi.v4i2.4342

Abstract

Tujuan penelitian ini mendeskripsikan langkah-langkah penggunaan Model  Behavioral   System  Family dalam meningkatkan ketrampilan  berbicara  di depan  kelas. Penelitian ini digunakan penelitian tindakan kelas. Peningkatan kemampuan siswa dalam berbicara di depan kelas  berdasarkan  model  belajar Model  Behavioral   System  Family dengan   menempuh tahapan sebagai  berikut: (1 ) menyusun perencanaan pembelajaran  berbicara di depan kelas berdasarkan langkah - latigkah Model  Behavioral   System  Family (2) melaksanakan pembelajaran berbicara di depan kelas  sesuai dengan tahapan ; (3) mengobservasi dan mengevaluasi aktivitas  hasil belajar- siswa,  (4 ) menindaklanjuti hasil refieksi terhadap aktivitas dan hasil belajar siswa yang terevaluasi proses yang ditempuh dalam setiap tahapan ini, yang dilakukan guru ketentuan tercapainya tujuan yang diharapkan. Aktivitas belajar siswa bukan saja secara bertahap sesuai rambu- rambu, dan memahami  perannya  sebagai apa dalam anggota kelompoknya. Antara siswa tampak senang dan antusias berbagi ide dan bertanya jawab, tetapi juga santun dalam melakukan hal itu. Itu sebabnya Model  Behavioral   System  Family dapat meningkatkan dalam berbicara siswa. Hal ini dapat ditunjukkan dengan rata-rata hasil ulnngan harian, yakni siklus I inencapai 6,0 pada siklus II Jadi 7,8
NILAI MORAL DALAM NOVEL SUJUD NISA DI KAKI TAHAJJUD-SUBUH KARYA KARTINI NAINGGOLAN Milda Milda Milda; Andri Noviadi
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6, No 2 (2022): JURNAL DIKSATRASIA JULI 2022
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v6i2.7800

Abstract

Penelitian ini berjudul “Nilai Moral dalam Novel Sujud Nisa di Kaki Tahajjud-Subuh Karya Kartini Nainggolan”. Adapun yang menjadi latar belakang dalam penelitian ini yaitu bahan ajar mengenai novel yang terdapat di dalam buku paket kurang bervariatif. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana nilai moral dalam novel Sujud Nisa di Kaki Tahajjud-Subuh karya Kartini Nainggolan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai moral dalam novel yang berjudul Sujud Nisa di Kaki Tahajjud-Subuh karya Kartini Ninggolan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik studi pustaka, teknik analisis, dan teknik dokumentasi. Hasil penelitian terhadap nilai moral dalam novel Sujud Nisa di Kaki Tahajjud-Subuh karya Kartini Nainggolan dapat disimpulkan sebagai berikut. (1) Hubungan manusia dengan diri sendiri meliputi a) jujur, b) sabar, c) tanggung jawab. (2) Hubungan manusia dengan manusia lain dalam lingkup sosial termasuk hubungannya dengan lingkungan alam meliputi a) tolong menolong, b) menghormati orang tua, c) saling menghargai, d) saling mendukung. (3) Hubungan manusia dengan Tuhannya meliputi a) keimanan dan ketaqwaan, b) tawakal, c) bersyukur, d) bertasbih, e) beristigfar, f) berdo’a. Keberadaan nilai moral tersebut dapat dijadikan dasar dan acuan bagi guru dalam rangka pemilihan bahan ajar bermuatan nilai moral. Kata Kunci: Novel, Nilai Moral.
NILAI MORAL DALAM ANIME FILM NARUTO THE MOVIE ROAD TO NINJA KARYA MASHASI KISHIMOTO Dede M Halim Firmansyah; Andri Noviadi
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6, No 2 (2022): JURNAL DIKSATRASIA JULI 2022
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v6i2.7803

Abstract

Penulis tertarik meneliti film Naruto The Movie Road To Ninja Karya Mashasi Kishimoto karena nilai kehidupan dalam film ini difokuskan pada pembahasan nilai moral. Selanjutnya, pembentukan nilai moral para tokoh tersebut dikaitkan dengan latar belakang asal tempat yang terdapat dalam film dan kehidupan masyarakat. Film ini juga mengajak penontonnya untuk bisa saling membantu satu sama lain, menumbuhkan rasa kasih sayang, dan perjuangan membela yang benar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai moral dalam film Naruto The Movie Road To Ninja Karya Mashasi Kishimoto, digunakan dalam pembelajaran apresiasi sastra di sekolah. Adapun hasil penelitian ini penulis tuangkan ke dalam bentuk skripsi dengan "Nilai Moral Dalam Anime Film Naruto The Movie Road To Ninja Karya Mashasi Kishimoto".Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah "Bagaimana Nilai Moral yang terdapat dalam film Naruto The Movie Road To Ninja Karya Mashasi Kishimoto?" Masalah dalam penelitian ini dibatasi dengan nilai moral yang berkaitan dengan hubungan manusia dengan dirinya sendiri, hubungan manusia dengan manusia lain dan lingkungannya, dan hubungan manusia dengan Tuhannya.Penelitian ini bertujuan untuk "Mendeskripsikan nilai-nilai moral yang terdapat dalam film Naruto the Movie Road to Ninja Karya Mashasi Kishimoto." Metode yang digunakan adalah metode deskriptif analisis yaitu metode yang menggambarkan hasil penelitian.Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bawha film Naruto the Movie Road to Ninja Karya Mashasi Kishimoto mengandung nilai-nilai moral yaitu: (1) Hubungan manusia dengan dirinya sendiri (percaya diri, berani dalam mengambil keputusan, kerja keras, pendirian yang kuat, emosi kebahagiaan). (2) Hubungan manusia dengan manusia lainnya dan lingkungannya (tolong menolong dan kesetiakawanan, cinta kasih kedua orang tua, tanggung jawab). (3) Hubungan manusia dengan Tuhannya (percaya adanya Tuhan)Kata Kunci : Nilai Moral, Film
Nilai religius novel "Midah Simanis Bergigi Emas" karya Pramoedya Ananta Toer Linda Damayanti; Andri Noviadi
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6, No 2 (2022): JURNAL DIKSATRASIA JULI 2022
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v6i2.7834

Abstract

Penelitian ini berjudul “Nilai Religius dalam novel Midah Simanis Bergigi Emas karya Pramoedya Ananta Toer” Penelitian ini dilatar belakangi dengan kurangnya simpati pembaca novel terhadap nilai-nilai religius yang ada pada novel yang sebenarnya patut ditelaah untuk diterapkan dalam kehidupan nyata. Berdasarkan hal tersebut, peneliti akan menelaah nilai religius pada novel “Midah Simanis Bergigi Emas”. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif. Dalam penelitian nilai religius ini didasari dengan tiga aspek yaitu 1.) Keimanan (tauhid) yang terdiri dari tiga indikator yaitu Iman kepada Allah, Takwa kepada-Nya (perasaan takut), Tobat (perasaan berdosa). 2.) Norma kehidupan (fiqih) yang terdiri dari lima indikator yaitu Halal (dibolehkan), Haram (dilarang), Makruh (dibenci), Mubah (dikerjakan tidak berpahala, ditinggalkan tidak berdosa), Sunat (dilaksanakan mendapat pahala, ditinggalkan tidak mendapat dosa). 3.) Sikap perilaku (akhlak) yang terdiri dari enam indikator yaitu Sabar (kehidupan yang penuh kemuliaan), Rendah hati, Tawakal (penyerahan diri tunduk dan taat kepada Yang Maha Pencipta), Jujur, Ikhlas, Disiplin. Simpulannya nilai religius merupakan nilai yang sangat penting bagi kita sebagai umat muslim karena nilai religius dapat dijadikan cermin oleh kita untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kata kunci: nilai religius, aspek nilai religius 
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS VIRTUAL CLASS BERBANTUAN GOOGLE DRIVE Andri Noviadi; Juju Juandi; Hendi Mulyadi; Karizal Tri Sabana
Abdimas Galuh Vol 4, No 2 (2022): September 2022
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v4i2.7714

Abstract

Teknologi yang berkembang pesat dari waktu ke waktu sebagai menuntut seorang guru memiliki kompetensi dan kreatifitas yang tinggi dalam membuat media pembelajaran. Berbagai survey yang dilakukan menunjukan bahwa mayoritas guru-guru di SMPN 5 Ciamis yang melaksanakan sistem belajar online menyatakan belum pernah menggunakan google class berbasis google drive dalam proses pembelajaran. Guru dalam hal ini sebagai sebuah ujung tombak dalam pendidikan dituntut untuk lebih kreatif dan inovatif dalam pembelajaran khususnya dalam hal ini pembelajaran yang menggunakan internet sebagai sarananya. Banyak media online yang dapat digunakan guru untuk menjadikan pembelajaran lebih interaktif. Salah satu caranyanya guru dapat menyisipkan bahan pembelajaran dengan virtual class berbasis google drive dengan virtual class diharapkan dapat menciptakan pembelajaran yang menarik dan lebih interaktif. Kurangnya pemahaman dan keterampilan tentang pembelajaran menggunakan media online menjadikan guru masih kesulitan dalam melaksanakan pembelajaran online secara maksimal. Begitu juga dengan para guru yang ada di SMPN 5 Ciamis dari berbagai rumpun mata pelajaran yang ada sebagai mitra dalam kegiatan pengabdian ini. Untuk memfasilitasi permasalahan tersebut, pelatihan dan pendampingan terhadap guru-guru sangat diperlukan, terutama pelatihan dan pendampingan pembuatan media pembelajaran virtual class berbasis google drive. Tim pengabdi melaksanakan pelatihan dan pendampingan berbasis google drive. Pelatihan dilaksanakan secara tatap muka dan tatap maya dengan jumlah peserta 20 orang. Materi pelatihan meliputi: 1) Ruang Lingkup Media Pembelajaran berbasis IT, 2) Jenis-jenis media pembelajaran berbasis IT, 3)Teknik membuat media pembelajaran dengan menggunakan google drive, dan 4) Mengenal fitur-fitur yang ada di dalam google drive.
LITERARY ECOCRITICISM IN THE ORAL TRADITIONS OF CIAMIS REGENCY: CULTURAL CONSERVATION AND ENVIRONMENTAL VALUES IN THE KADATUAN GALUH PAKUAN COMMUNITY: CULTURAL CONSERVATION AND ENVIRONMENTAL VALUES IN THE KADATUAN GALUH PAKUAN COMMUNITY Sri Mulyani; Andri Noviadi; Hendaryan; Heryanto Gunawan; Tegar Rizki Barkah; Novita Aprilia; Algysna Komara
Deiksis : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 13 No 1 (2026): Deiksis
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/dj.v13i1.11599

Abstract

This study aims to explore and analyze environmental (ecological)values in the oral traditions of the Ciamis community using a literaryecocriticism approach. The research focuses on how folklore, songs(tembang), mantras, and proverbs (petatah-petitih) are inherited tomaintain the balance between humans and nature. Ciamis Regencypossesses a rich variety of oral traditions, which function not only asentertainment but also contain ecological messages reflecting thecommunity's worldview. However, modern lifestyle shifts havecaused these values to be neglected. Employing a qualitativedescriptive method, data were collected from key cultural sitesincluding Kampung Kuta, Panjalu, Rancah, and Karangkamulyan.The results indicate that Ciamis oral traditions are laden withecological messages, categorized into four themes: (1) Forestconservation through the "Leuweung Larangan" myth; (2) Waterglorification through the "Nyangku" ceremony; (3) Agricultural ethicsin "Nyi Sri Pohaci" praises; and (4) Human-animal relationships in the"Ciung Wanara" legend. These traditions serve as vital resources forbuilding environmental awareness and strengthening communitycharacter.
REVITALIZATION OF KAWALI FOLKLORE IN THE FORM OF 2D ANIMATED DIGITAL STORYTELLING AS A MEDIUM FOR ORAL LITERATURE LEARNING AT THE COMMUNITY READING PARK OF CIAMIS REGENCY Andri Noviadi; Sri Mulyani; H.R. Herdiana; Meisa Syaidah Hufa; Chindi Febrianti
Deiksis : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 13 No 1 (2026): Deiksis
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/dj.v13i1.11602

Abstract

This research addresses the erosion of Kawali folklore by transforming it into 2D animated digital storytelling, aiming to preserve local culture and provide engaging oral literature learning media, particularly for Community Reading Gardens (TBM) in Ciamis Regency. The research adopted the Research and Development (R&D) method, encompassing phases from data collection and script adaptation to 2D animation production using Toon Boom Harmony and Adobe After Effects. The primary finding was the documentation and selection of "The Legend of the Origin of Kawali" (Legenda Asal-Usul Kawali) due to its significant values regarding sacrifice and toponymy. The output is a narrative audiovisual script and an animated short film currently 80% complete, featuring simplified plots and culturally authentic character designs (Ki Bondan and Ajar Sukaresi). The study concludes that 2D animated digital storytelling is a highly effective, innovative, and relevant solution for integrating local wisdom into literacy programs, fostering cultural preservation, and enhancing reading interest among the digital generation at TBM Gada Membaca Kawali.