Zipora Sembiring
Depatement of Chemistry, Faculty of Mathematics and Natural Science, University of Lampung, Jl. Soemantri Brojonegoro No.1 Gedung Meneng Bandar Lampung 35145

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Synthesis and Characterization of Fe(II) Complex Compounds with Schiff Base Ligands of 4-Dimethylamino Benzaldehyde and Aniline as Dye Sensitized in Dye Sensitized Solar Cell (DSSC) Sembiring, Zipora; Ambarwati, Yuli; Aditya, Novi
Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 8, No. 01 April (2023) Analit: Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aec.v8i1.2023.p

Abstract

Sintesis dan karakterisasi kompleks Fe(II) dengan ligan basa Schiff 4-dimetilamino benzaldehida dan anilin telah dilakukan dengan perbandingan konsentrasi 1:1. Kristal dasar Schiff yang dihasilkan berwarna jingga dengan rendemen 78%. Sintesis senyawa kompleks Fe(II) menghasilkan kristal kuning dengan rendemen 86%. Analisis menggunakan spektrofotometer UV-Vis menunjukkan panjang gelombang maksimum pada daerah transisi π* dari gugus azometina dasar Schiff sebesar 355 hingga 565 nm setelah pengkompleksan. Analisis DTA TGA menunjukkan tiga kali kehilangan berat, kehilangan massa pertama terjadi pada suhu 200-276,7oC sebesar 10,09%, kehilangan massa kedua terjadi pada suhu 276,7-379oC sebesar 85%, dan kehilangan massa terjadi pada suhu 389,4 – 600,4oC sebesar 15% yang kehilangan satu molekul Fe2O3 yang merupakan residu sebesar 17,29% , hasil pengujian DSSC diperoleh arus kuat dan tegangan memiliki efisiensi tertinggi sebesar 2,086%. Kata kunci : Sintesis, karakterisasi, kompleks Fe(II), azometin, kristal
PENGARUH LIGAN PADA SINTESIS SENYAWA KOMPLEKS CO(II) DENGAN LIGAN BASA SCHIFF N,N-DIMETIL-4- (FENILIMINOMETIL)ANILIN DAN 1,10-FENANTROLIN Sembiring, Zipora; Bahri, Syaiful; Rinawati, Rinawati; Ramadhania, Adita Sukma; Fiarizky, Aura Dhayang
Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 6, No. 02 October (2021) Analit : Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aec.v6i2.2021.p180-188

Abstract

Telah dilakukan sintesis senyawa kompleks Co(II) dengan ligan basa Schiff N,N-Dimetil-4-(feniliminometil)anilin dan ligan 1,10-Fenantrolin. Sintesis senyawa kompleks dilakukan dengan reaksi kondensasi refluks pada suhu 78 °C menggunaan pelarut etanol, menghasilkan kristal berwarna coklat muda dengan rendemen sebesar 68% untuk kompleks Co(II) basa Schiff dan berwarna oranye dengan rendemen sebesar 72,60% untuk kompleks Co(II) Fenantrolin. Kristal yang diproleh kemudian dikarakterisasi menggunakan spektrofotometer UV-Vis, FTIR, dan TG-DTA. Berdasarkan hasil karakterisasi menunjukkan terbentuknya kompleks Co(II) basa Schiff dan kompleks Co(II) Fenantrolin. Kemudian untuk melihat pengaruh ligan pada pembentukan senyawa kompleks dilakukan karakterisasi menggunakan MSB dan dihasilkan momen magnet efektif (µeff) senyawa kompleks Co(II) basa Schiff sebesar 3,87 BM yang bersifat paramagnetik, sedangkan pada kompleks Co(II) Fenantrolin memiliki momen magnet efektif (µeff) sebesar 4,72 BM yang bersifat paramagnetik serta membentuk agen khelat. Hasil karakterisasi menggunakan MSB menunjukkan kompleks Co(II) Fenantrolin memiliki kestabilan yang lebih baik dibandingan dengan ligan basa Schiff N,N-Dimetil-4-(feniliminometil)anilin.http://dx.doi.org/10.23960/aec.v6.i2.2021.p180-188
SENYAWA KOMPLEKS Fe(II)-BASA SCHIFF: SINTESIS, KARAKTERISASI SPEKTROSKOPI DAN STUDI TERMAL Sembiring, Zipora; Kiswandono, Agung Abadi
Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 5, No. 02 October (2020) Analit : Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aec.v5i2.2020.p123-134

Abstract

Telah dilakukan sintesis, karakterisasi dan analisis termal senyawa kompleks dari ion Fe(II) dengan ligan basa Schiff DPCO-p-T. Sintesis senyawa kompleks dilakukan dengan menggunakan metode variasi kontnyu dari Job berdasarkan perbandingan mol. Hasil perbandingan mol antara ion Fe(II) dengan ligan basa Schiff diperoleh 1 : 3. Berdasarkan perbandingan mol tersebut, senyawa kompleks [Fe(DPCO-p-T)3]SO4. disintesis dan diperoleh kristal murni berwarna coklat terang, titik leleh: 167-168 ºC dengan rendemen hasil 77,68%. Berdasarkan identifikasi dan karakterisasi struktur, senyawa kompleks [Fe(DPCO-p-T)3]SO4 memiliki gugus-gugus azometin, azo dan metil. Analisis termal dengan DTA-TG menunjukkan perubahan struktur pertama terjadi pada suhu 150-200ºC, reaksi endotermik dengan kehilangan massa sebesar 9,4% yang menandakan lepasnya 1 mol ion SO42- sebagai ion penetral senyawa kompleks. Perubahan kedua terjadi reaksi eksotermik pada suhu 200-275°C kehilangan massa sebesar 83,5% ekivalen dengan kehilangan massa 3 mol ligan yang terkoordinasi pada senyawa kompleks. Perubahan massa berikutnya terjadi pada suhu 300-400ºC menunjukkan kehilangan massa sebesar 6,7% merupakan residu dari senyawa kompleks yaitu metal oksida. Nilai entropi aktivasi ditemukan dalam bentuk negatif menunjukkan bahwa proses dekomposisi dengan laju reaksi lebih rendah dari yang normal dan kompleks teraktifkan memiliki sifat yang lebih menentukan dari pada reaktan hal ini disebabkan karena chemisorptions dari hasil dekomposisi.http://dx.doi.org/10.23960/aec.v5.i2.2020.p123-134 
Ekstraksi Titanium Dioksida (TiO2) dari Pasir Besi Pantai Tembakak Pesisir Barat sebagai Nanopartikel dengan Metode Hidrometalurgi Lisa Rahmawati; Sudibyo; Pratama, Dian Septiani; Sembiring, Zipora; Suharso, Suharso; Anggraeni, Tika; Sarwan, Sarwan
Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 9, No. 01 April (2024) Analit : Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/analit.v9i01.165

Abstract

The iron sand sample came from Tembakak Beach, Pesisir Barat Regency, was prepared and then analyzed using XRF, obtained an Fe content of 58.294%; Si 18.525%; Ti 8.775%; Al 6.785%; Ca 3.885%; K 1.624%, as well as minor elements with a content below 0.5%. Titanium dioxide (TiO2) can be obtained from ilmenite (FeTiO3), by hydrometallurgical extraction methods. The extraction results were analyzed using XRF, obtained TiO2 at varying concentrations of HCl 7 Μ of 15.033%, HCl 9 Μ of 16.367%, and HCl 12 Μ of 17.421%. XRD characterization of TiO2 extraction results with variations in HCl concentration of 12 Μ shows that TiO2 has a rutile crystal phase with a tetragonal crystal structure, and has a particle size of 33.92 nm so that the TiO2 particles obtained are nanoparticles that play an important role in technological and industrial development.