Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development

Analisis Cyberbullying pada Masa Pilpres 2024 Berdasarkan Social Bonds Theory Nadila Salsabila; Untung Sumarwan
Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development Vol. 6 No. 4 (2024): Ranah Research : Journal Of Multidisciplinary Research and Development (Mei 202
Publisher : Dinasti Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/rrj.v6i4.883

Abstract

Cyberbullying merupakan masalah yang sangat mengkhawatirkan, terutama selama masa Pemilihan Presiden 2024 di mana era digital mengalami perkembangan pesat. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki faktor-faktor yang mendorong terjadinya cyberbullying selama periode kampanye Pemilihan Presiden 2024 di Indonesia. Dengan menggunakan analisis berdasarkan Social Bonds Theory, penelitian ini berusaha mengidentifikasi berbagai faktor pendorong di balik perilaku cyberbullying serta tindakan atau strategi yang dapat digunakan untuk mengatasinya. Social Bonds Theory memberikan kerangka kerja yang membantu memahami bagaimana keterikatan sosial, keterlibatan dalam kegiatan positif, dan pengaruh kelompok pertemanan dapat memengaruhi kecenderungan individu untuk terlibat dalam perilaku menyimpang seperti cyberbullying. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang mendalam tentang dinamika sosial yang berperan dalam cyberbullying selama masa kampanye politik yang intens, serta menawarkan solusi untuk mengurangi insiden tersebut di masa depan.
Penyalahgunaan Narkoba Sebagai Doping pada Atlet Olahraga dalam Perspektif Teknik Netralisasi Bagaskhara Bagaskhara; Untung Sumarwan
Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development Vol. 6 No. 4 (2024): Ranah Research : Journal Of Multidisciplinary Research and Development (Mei 202
Publisher : Dinasti Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/rrj.v6i4.889

Abstract

Olahraga kini menjadi tren yang sangat diminati oleh remaja di Indonesia. Di sisi lain, mereka dihadapkan pada tantangan yang semakin kompleks. Menggunakan obat-obatan dengan tujuan meningkatkan prestasi atlet merupakan tindakan yang melanggar hukum. Namun dalam realitasnya, beberapa atlet untuk merasionalkan perilaku menyimpang dan menghindari sanksi moral. Studi ini menganalisis pandangan dan alasan-atlet-atlet yang menggunakan doping dalam olahraga berdasarkan teknik Netralisasi oleh Sykez & Matza. Metode penelitian yang diterapkan adalah metode deskriptif kualitatif Teknik pengumpulan data yang digunakan termasuk wawancara dan observasi untuk memperoleh pemahaman mendalam tentang permasalahan. Data sekunder juga digunakan, yang meliputi bukti, catatan, atau laporan historis yang terdapat dalam arsip dokumen. Penelitian ini menemukan bahwa penggunaan doping sering kali dipandang sebagai cara untuk meningkatkan performa dan hasil olahraga. Atlet menggunakan berbagai teknik netralisasi untuk mengurangi rasa bersalah dan membenarkan keputusan mereka, sering kali dengan merujuk pada kebutuhan individu atau tim. Ada pembenaran bahwa penggunaan doping tidak secara langsung merugikan orang lain, dan bahkan dianggap sebagai kontribusi penting bagi tim. Faktor eksternal seperti manajer atau tim medis juga mempengaruhi keputusan atlet terkait doping. Penolakan terhadap doping tidak dipandang sebagai sikap munafik, tetapi sebagai pilihan yang tergantung pada konteks dan kebutuhan individu.