Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pengaruh Karakteristik Tanah Dasar pada Ruas Jalan Jayapura – Wamena Segmen Mamberamo – Elelim terhadap Nilai CBR dan Swelling Shrinkage Indra Syaputra; Duha Awaluddin Kurniatullah; Bahtiar Bahtiar; Mujiati Mujiati; Bernathius Julison
Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 6 (2026): Jurnal Multidisiplin Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jmi.v5i6.2749

Abstract

Infrastruktur jalan pada ruas Jayapura–Wamena, khususnya segmen Mamberamo–Elelim, memiliki peran strategis dalam mendukung konektivitas wilayah antara Papua dan Papua Pegunungan. Namun, ruas ini sering mengalami kerusakan perkerasan dan tanah dasar akibat kondisi geologi yang kompleks, curah hujan tinggi, serta karakteristik tanah yang bervariasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh karakteristik tanah dasar terhadap nilai California Bearing Ratio (CBR) dan perilaku swelling–shrinkage. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen laboratorium dengan pengambilan sampel tanah asli pada enam lokasi, yaitu STA 26+700, STA 30+600, STA 34+750, STA 39+475, STA 42+900, dan STA 44+800. Pengujian meliputi kadar air, berat jenis, batas Atterberg, batas susut, pemadatan standar Proctor, CBR laboratorium, dan swelling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanah memiliki sifat fisis dan mekanis yang bervariasi, dengan kadar air 10,92%–31,67%, berat jenis 2,58–2,75, dan indeks plastisitas 12,20%–19,57%. Nilai CBR pada kondisi unsoaked selalu lebih tinggi dibandingkan soaked, yang menunjukkan bahwa air menurunkan daya dukung tanah secara signifikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa semakin tinggi plastisitas dan susut tanah, semakin rendah nilai CBR, sehingga diperlukan perbaikan tanah dasar dan pengendalian drainase.
Pengaruh Penambahan Filler Fly Ash PLTU Holtekamp dan Filler Karang Koya terhadap Campuran Aspal Panas Lataston (HRS-WC) Anddy Santoso; Bahtiar; Monita Yessy Beatrick Wambrauw; Duha Awaluddin Kurniatullah; Ira Widyastuti
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 6 (2026): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v5i6.7761

Abstract

Kinerja campuran aspal panas jenis Lataston (Hot Rolled Sheet Wearing Course/HRS-WC) sangat dipengaruhi oleh jenis dan proporsi bahan pengisi (filler) yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan filler Fly Ash PLTU Holtekamp dan filler karang koya terhadap karakteristik Marshall campuran aspal panas HRS-WC, dengan variasi kadar filler sebesar 3%, 3,5%, 4%, 4,5%, dan 5% terhadap berat total campuran. Metode penelitian dilakukan secara eksperimental di laboratorium dengan menggunakan bahan utama agregat kasar, agregat halus, aspal penetrasi 60/70, serta dua jenis filler yaitu fly ash PLTU Holtekamp dan Karang Koya. Pengujian dilakukan berdasarkan prosedur Marshall Test untuk memperoleh nilai stabilitas, flow, Marshall Quotient (MQ), serta parameter volumetrik seperti Void in Mix (VIM), Void in Mineral Aggregate (VMA), dan Void Filled with Bitumen (VFB). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan filler Fly Ash dan filler karang berpengaruh terhadap kinerja campuran HRS-WC untuk beberapa variasi penggabungan filler dengan varian nilai kadar aspal optimum 7.75% dan 8.00% serta varian kadar aspal efektif diantara 6.28%-6.53%. Pada penggunaan filler fly ash dengan varian kadar 3% dan 3.5% dan penggunaan filler karang varian kadar 3% dan 3.5% serta penggunaan kombinasi/gabungan filler fly ash dan karang dengan varian kadar 3%, 3.5%, 4% dan 4.5% menunjukan nilai yang memenuhi parameter Spesifikasi Bina Marga 2018 dan dapat digunakan sebagai komposisi bahan campuran HRS-WC. Kesimpulannya adalah bahan fly ash PLTU Holtekamp dan bahan Karang Koya pada beberapa variasi kadar filler dapat digunakan sebagai alternatif filler dalam campuran HRS-WC.