Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : conference proceeding on waste treatment technology

Identifikasi Karakteristik Limbah Slag Aluminium sebagai Substitusi Semen dalam Uji Setting Time dan Kualitas Material pada Mix Design Beton K-250 (Studi Kasus : Kawasan Home Industry Kecamatan Sumobito) Balqis Ramadhani; Denny Dermawan; Moch. Luqman Ashari
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 2 No. 1 (2019): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peleburan logam bekas aluminium di kawasan home industry Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang menghasilkan limbah produksi berupa slag sebanyak 70% dari bahan baku. Limbah slag aluminium disalahgunakan oleh warga setempat sebagai material penguruk jalan hingga tanggul untuk mencegah banjir kiriman tahunan, namun limbah tersebut berdampak buruk bagi kesehatan masyarakat hingga menimbulkan gagal panen. Aluminium oksida dikenal sebagai salah satu bahan pembuatan semen dengan kata lain, limbah slag aluminium memiliki potensi sebagai material penyusun semen. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik limbah slag aluminium dan potensinya sebagai material pengganti semen. Penelitian dimulai dengan karakterisasi dengan analisa SEM, ICP, dan XRD; pengujian kualitas material dan perencanaan campuran berdasarkan SNI 03-2834-2000, dan pengujian waktu pengikatan semen akhir. Hasil analisa SEM, ICP, dan XRD limbah slag berukuran 10-55mm mengandung unsur Al, Na, Cl, K, F, Si, Mg, Ca, Fe, Cu, N dengan didominasi senyawa Al2O3 sebanyak 20%. Nilai setting time semen diuji dengan jarum vicat mengalami kenaikan pada substitusi limbah slag aluminium 10% dan 11%. Pengujian kualitas material beton memenuhi standar, kecuali kadar lumpur kerikil 8%, sehingga harus dicuci dahulu. Kebutuhan material berdasarkan mix design beton mutu sedang 25 MPa untuk satu spesimen tanpa substitusi limbah yakni 965gr semen, 338gr air, 850gr pasir, dan 1.579gr kerikil.
Pengaruh Limbah Phospo Gypsum sebagai Bahan Pengganti Semen terhadap Uji Setting Time Kurniawan Aji Sasono; Moch. Luqman Ashari; Ridho Bayuaji
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 2 No. 1 (2019): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah phospo gypsum adalah limbah dari hasil proses produksi pembuatan asam fosfat. Asam fosfat terbentuk karena proses asam sulfat di kontakkan dengan batuan phospat yang menghasilkan limbah berupa phospo gypsum. Limbah gypsum menurut lampiran PP 101 tahun 2014 adalah termasuk limbah B3 sumber spesifik khusus kategori bahaya 2 dengan kode limbah B414. sehingga perlu adanya pengelolaan limbah B3 mengingat limbah tersebut merupakan limbah yang berbahaya. Pengujian kualitas dan kelayakan bahan limbah phospo gypsum yang akan digunakan sebagai bahan bangunan dapat dilakukan dengan pengujian setting time. Pengujian setting time dilakukan dengan menggunakan jarum vicat. Setting time terdiri dari setting time awal dan setting time akhir. Penelitian ini menggunakan 5 variabel yaitu menggunakan semen, air dan limbah phospo gypsum, dengan prosentase limbah phospo gypsum sebesar 0%; 5%; 10%; 15%; dan 20%. Berdasarkan hasil percobaan yang telah dilakukan didapatkan nilai uji setting time awal sebagai berikut 63,46 menit, 30 menit, 30 menit, 45 menit, dan 69 menit dan akhir sebagai berikut 120 menit, 120 menit, 120 menit 135 menit dan 150 menit. Berdasarkan hasil percobaan yang telah dilakukan mengenai pengaruh limbah phospo gypsum sebagai bahan pengganti semen terhadap nilai setting time dapat disimpulkan bahwa prosentase 5%, 10%, dan 15% dapat mempercepat setting time pada semen.
Alternatif Pengolahan Instalasi Air Limbah Industri Kecap, Saos, dan Permen Ting-Ting Jahe Nedya Nayaka Sastri; Denny Dermawan; Moch. Luqman Ashari
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 2 No. 1 (2019): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri kecap, saos dan permen ting-ting jahe dalam proses produksinya menghasilkan limbah, baik limbahpadat maupun cair dengan kadar COD dan BOD yang cukup tinggi. Kandungan organik dalam limbah, akanmenurunkan kualitas lingkungan bila dibuang langsung ke lingkungan. Karakteristik air limbah dari industriini melebihi Baku Mutu Pergub Jatim No 72 Tahun 2013 dengan nilai COD 6.048,9 mg/L, BOD 2.397,5 mg/L,dan TSS 1.840 mg/L. Pengambilan sampel air limbah mengacu pada SNI 6989.59:2008. Penelitian inibertujuan sebagai acuan pemilihan unit IPAL yang sesuai untuk industri ini. Teknologi IPAL yang dipilih yaitualternatif 1 yang terdiri dari unit barscreen, bak ekualisasi, tangki netralisasi, Anaerobic Baffle Reactor/ABR,Extended Aeration/EA, dan clarifier.