Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Klasifikasi Objek Terdeformasi Berdasarkan Nilai Deviasi Menggunakan Metode Kontinuitas Kontur Setiawan Hadi; Akmal Akmal; Susi Herlina
Jurnal Matematika Integratif Vol 10, No 2: Oktober, 2014
Publisher : Department of Matematics, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.453 KB) | DOI: 10.24198/jmi.v10.n2.10254.117-126

Abstract

Pendeteksian berbagai bentuk objek merupakan topik ilmu visi komputer yang dapat dimanfaatkan sebagai dasar untuk aplikasi komputer cerdas. Proses, yang mudah dilakukan oleh manusia ini, dapat menjadi rumit apabila dilakukan oleh mesin (komputer) karena sifat diskrit dan alami dari objek dalam format citra dijital. Pada literatur dapat dijumpai banyak algoritma yang mendiskusikan proses identifikasi berbagai bentuk objek, tetapi algoritma-algoritma tersebut kurang efisien karena membutuhkan waktu pemrosesan yang tidak sedikit dan data harus memiliki tingkat resolusi yang tinggi. Pada makalah ini akan ditunjukkan sebuah pendekatan matematis untuk pengenalan bentuk objek yang sangat efisien dan cepat, khususnya untuk pendeteksian objek grafis yang terdeformasi. Pengembangan metode didasarkan pada sifat kontinuitas kontur dimana akan diukur penyimpangan atau deviasi dengan menggunakan sifat-sifat unik dari objek primitif yang bersangkutan. Pengujian telah dilakukan menggunakan 60 buah objek dan hasilnya menunjukkan bahwa metode yang dikembangkan mampu mendeteksi objek-objek geometris seperti lingkaran, elips, DES (Deformed Elliptic Shapes), persegi, dan garis dengan tingkat keakurasian sebesar 85%.Kata kunci: pengenalan objek, klasifikasi objek, metode kontinuitas kontur, pengolahan citra 
Aplikasi Pengukuran Aktivitas Pengguna dalam Menjalankan Program Komputer menggunakan Eye Tracker Haris Putratama; Dhita Diana Dewi; Setiawan Hadi; Mira Suryani
Jurnal RESTIKOM : Riset Teknik Informatika dan Komputer Vol 5 No 3 (2023): Desember
Publisher : Program Studi Teknik Informatika Universitas Nusa Putra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52005/restikom.v5i3.163

Abstract

Seiring perkembangan teknologi informasi, muncul beberapa bidang-bidang baru, salah satunya bidang aktivitas pengguna. Aspek ini kian menjadi penting sebagai penentu dari sebuah aplikasi untuk dapat berkompetisi didalam pasar dikarenakan banyaknya aplikasi pesaing yang muncul. Gerakan mata seorang pengguna bisa menjawab berbagai pertanyaan krusial yang bisa memberikan informasi terhadap permasalahan aplikasi sampai tingkat efektivitas tampilannya. Oleh karena itu, untuk memenuhi kebutuhan tersebut, maka diciptakanlah aplikasi pengukuran aktivitas pengguna menggunakan eye tracker. Penelitian ini menggunakan metode Usability Testing (UT) kepada aplikasi lain yaitu IZI lalu menggunakan metode blob detection untuk mendeteksi blob. Menggunakan metode Hue, Saturation, Value (HSV), program dapat mendeteksi blob dengan baik. Program ini menggunakan parameter hue sebesar 0.80 dan 1.00 untuk mask1, 0.005 dan 0.15 untuk mask2, dan value sebesar 0,01 dan 0.98 lalu difilter menggunakan median filter. Blob yang terdeteksi diubah ke bentuk dataframe lalu diambil parameter centroid, area, dan solidity-nya. Centroid dari tiap blob dibandingkan dan diukur jaraknya menggunakan rumus Euclidean distance untuk mendapatkan tingkat similaritasnya. Dari hasil penelitian, didapat 13 dari 14 blob target telah terpenuhi. Dari hasil tersebut dianalisis dan disimpulkan bahwa aplikasi IZI telah efektif secara tampilan.
Penerapan Design Thinking Pada Perancangan UI/UX Website Spectrum Fitness Purwakarta Sitti Azzahra; Setiawan Hadi; Juli Rejito
JITSI : Jurnal Ilmiah Teknologi Sistem Informasi Vol 3 No 3 (2022)
Publisher : SOTVI - Society of Visual Informatics

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62527/jitsi.3.3.66

Abstract

Spectrum Fitness is a sports venue in Purwakarta that provides complete facilities such asFitness, Zumba, Yoga and others. In an effort to improve customer service, the process ofmanaging fitness services at Spectrum Fitness sometimes often results in errors in datacollection and several system deficiencies appear. To overcome this problem, one way is bydesigning UI/UX based website Development of UI/UX from Website Spectrum Fitnessmethod Design Thinking. Design Thinking will be developed in stages starting fromEmpathize, Define, Ideate, Prototype, and Test followed by the Usability using the CognitiveWalkthrough and User Experience Questionnaire (UEQ) methods. Based on the processingresults from the Usability Testing it obtained positive evaluation values in the aspects ofAttractiveness (mean 2.17), Clarity (mean 2.35), Efficiency (mean 2.13), Accuracy (mean2.28), Stimulation (mean 2 .19), and Recency (mean 1.66). The appearance Spectrum Fitnesswebsite which is operated in the form of a prototype, so that it can be further developed bymaking the display responsive sizes device and system functions can run well.
SIG Berbasis Web untuk SDG 14 di ASEAN Menggunakan Metode Extreme Programming Salsabila, Adinda; Hadi, Setiawan; Suryana, Ino
JITSI : Jurnal Ilmiah Teknologi Sistem Informasi Vol 6 No 2 (2025)
Publisher : SOTVI - Society of Visual Informatics

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62527/jitsi.6.2.447

Abstract

Sustainable Development Goal 14 focus on sustainable development in the marine sector by emphasizing key focus areas such as Marine Protected Areas, Total Fisheries Production, Aquaculture Production, and Capture Fisheries Production. The ASEAN region, with its rich marine biodiversity, faces serious threats, including overfishing. However, no interactive platform is currently available to comprehensively visualize relevant data. This research aims to develop a web-based Geographic Information System (GIS) to visualize SDG 14 data in ASEAN using the Extreme Programming approach. This study employs the Research and Development (R&D) method with an Extreme Programming approach, allowing iterative software development. Primary data, including marine protected areas and fisheries production, were obtained from reliable sources such as the World Bank and visualized using Leaflet.js with geospatial data in GeoJSON format. System testing was conducted through Black Box Testing and the System Usability Scale (SUS), integrated into a survey form completed by 32 respondents to assess the system's accuracy and ease of access. The test results indicate that the system can provide accurate and easily accessible information, with a Black Box Testing score of 99.79%. Additionally, the Mean Absolute Percentage Error (MAPE) calculation resulted in a value of 0.21%, demonstrating a very high accuracy in system predictions. The SUS score reached 94.03%, reflecting a very high level of user satisfaction. This system successfully meets the need for SDG 14 data visualization, supports decision-making, and raises public awareness of marine ecosystem conservation in ASEAN.
Klusterisasi Kelompok Tanah Penerima Bantuan Hibah Pertanian dengan Metode K-Means Sukarno, Hari; Munajat, Mas Dadang Enjat; Hadi, Setiawan
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 12, No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v12i1.20907

Abstract

The K-Means Clustering algorithm is applied to group similar farmer groups based on their characteristics, such as size, location, and crops cultivated. The results of the analysis are used to generate recommendations for the decision maker. The effectiveness of the proposed system is evaluated using real-world data and compared with a traditional method. The results show that the proposed system provides more accurate and reliable recommendations compared to the traditional method. The results of this study contribute to the development of a more efficient and effective allocation process for agricultural grants and can benefit both the government and the farmer groups in increasing agricultural productivity and sustainability.