Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Analisis Beban Mental Pekerja untuk Perbaikan Sistem Kerja pada Konveksi XYZ dengan Metode NASA-TLX Gisya Amanda Yudhistira; Melinska Ayu Febrianti; Mohammad Arsyad Fathurrohman
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 19, No 2 (2020): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/performa.19.2.46426

Abstract

The human resources for companies engaged in production are very important. One of the production companies that continues to experience increased demand is XYZ Convection Yogyakarta. Many demands  have an impact on worker conditions, especially with regard to mental workload. This can lead to a decrease in productivity at a time. The study aims to provide an evaluation of workers mental workload based on experimental calculations in experiments. In this study, subjective measurements were made with nasa-TLX method against tailors. There are six indicators to be compared and rated. Calculations from the study showed that the average employee mental workload was 54.08 and was in the high category. Then, analyze the factors that cause high mental load using fishbone diagrams and obtain several affecting factors such as lack of rest time, high demand, number of workers, maintenance of machinery, and environmental circumstances. This indicates that the high workload at XYZ convection is higher than the capacity of its workers.
Analisis Aktivitas Proses Pemindahan Tangki VT 650 dengan Penjadwalan Proyek Gisya Amanda Yudhistira; Nafisha Dian Anggrayna; Qurtubi Qurtubi; Budhi Santri Kusuma
JOURNAL OF INDUSTRIAL AND MANUFACTURE ENGINEERING Vol. 7 No. 1 (2023): EDISI MEI
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jime.v7i1.9336

Abstract

Penelitian ini dilakukan di perusahaan yang bergerak di bidang kontraktor yang berfokus pada perbaikan dan pemasangan suatu alat atau benda dengan mengambil objek di bagian penginstalan tangki VT 650. Salah satu proses planning adalah persiapan beberapa dokumen untuk melakukan pemasangan equipment benda. Dokumen tersebut antara lain berupa simulasi dalam bentuk dua dimensi proses pemindahan menuju truck trailer mengunakan mobile crane dengan ukuran 80 ton, kemudian proses pemindahan tangki lama VT 650 menggunakan mobile crane 80 ton, dan proses erection yaitu pemindahan tangki menggunakan rail. Proses pemindahan dibagi menjadi dua tempat yang berbeda dengan rintangan yang berbeda, tentu dalam proses pemindahan diperlukan perhitungan penjadwalan proyek yang sesuai dengan planning. Setelah mengetahui penjadwalan proyek pemindahan tangki baru VT 650 tangki yang lama diangkat menggunakan mobile crane. Hasil penelitian adalah penjadwalan proyek untuk empat minggu terealisasi dalam enam minggu, penyebabnya adalah human error (60%) dan keterlambatan transportasi (40%), sehingga harus ada acuan pengendalian risiko akibat dari keterlambatan yang terjadi.
Perbaikan Stasiun Kerja IKM Mebel dengan Metode REBA, QEC dan Pengukuran Antropometri Gisya Amanda Yudhistira; Rona Sutra Dewangga Dyah Utami; Chancard Basumerda; Qurtubi Qurtubi
Jurnal INTECH Teknik Industri Universitas Serang Raya Vol. 9 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/intech.v9i2.6306

Abstract

Sumber daya manusia memiliki peran pada hasil output proses produksi. Selain itu, situasi lingkungan, peralatan, mesin dan manusia memiliki keterkaitan juga pada sumber daya perusahaan sehingga harus terkondisikan secara teratur untuk mendapatkan efektivitas kerja. Penelitian ini dilakukan pada IKM di Yogyakarta yang bergerak pada industri manu­faktur bidang furniture dimana IKM ini belum memiliki stasiun kerja yang baik salah satunya pada stasiun kerja penghalusan kayu. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan perancangan tempat kerja baru dengan redesain stasiun kerja menggunakan metode postur tubuh. Penelitian awal menggunakan Nordic Body Map (NBM) diperoleh tingkat me­nya­kitkan bagian punggung, pantat, siku kanan dan kiri, lengan bawah kanan dan kiri. Hasil penelitian untuk identifikasi postur kerja menghasilkan score REBA sebesar 5, level resiko sedang dan perlu diadakan perbaikan. Score QEC berada pada worse the situation dan nilai Exposure Level 52.3%. Adapun rekomendasi penelitian dengan merancang sistem kerja melalui redesign meja-kursi pada stasiun kerja dengan pengukuran antropometri.
Identifikasi Risiko Rantai Pasok dengan Metode House of Risk (HOR) Juniardo Akmal Hadi; Melinska Ayu Febrianti; Gisya Amanda Yudhistira; Qurtubi Qurtubi
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 19, No 2 (2020): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/performa.19.2.46388

Abstract

Modern era has an impact on the manufacturing industry. Relate to technology to turn raw goods into finished goods. Look at competitive in competition between companies that are required to customer demand. PT XYZ is a textile company. The dynamic demand for fabrics has the impact of abundant inventory and uncertain raw material delivery waiting times make it difficult for the company to meet all demand. Risk identification using Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) method, assessing the importance of the effectiveness business processes in the risk implications that occur. Then, the House of Risk (HOR) approach can be analyzed against potential risks in the company when conducting production and look at the degree of probability risk as well as the impact that occurs and impacts decision making so as not to be detrimental. The results of this study show that there are 5 risk events and 28 risk agents that become supply chain risks as well as recommendations to the priority risk agents
Evaluasi Stasiun Kerja Industri Garmen dengan Motion Study Gisya Amanda Yudhistira; Rona Sutra Dewangga Dyah Utami; Rahmaniyah Dwi Astuti; Qurtubi Qurtubi
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 22, No 1 (2023): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/performa.22.1.72083

Abstract

Keberlanjutan suatu perusahaan berkaitan dengan kinerja sumber dayanya, dan tentu idak terlepas dari manajemen sumber daya manusia dan kegiatan operasional yang ada. Seperti pada industri garmen, banyaknya sumber daya harus dikelola dan diawasi dengan baik guna mencapai kinerja yang diinginkan. Hasil observasi awal ditemukan ada tidak kesesuaian antara rata-rata hasil produksi 40 unit per jam dengan ketercapaian produk yang ada yaitu 33 unit per jam. Sehingga perlu identifikasi lanjutan untuk menyelesaikan permasalahan ini. Menggunakan metode motion study, di proses proses penyatuan panel dan aksesoris, diketahui pada tangan kanan terdapat 99 gerakan efektif dan terdapat 10 gerakan tidak efektif, pada tangan kiri terdapat 16 gerakan efektif dan gerakan 21 tidak efektif. Di proses penjahitan zipper otomatis, pada tangan kanan terdapat 13 gerakan efektif dan tiga gerakan tidak efektif, pada tangan kiri terdapat 12 gerakan efektif dan 6 gerakan tidak efektif. Sehingga perbaikan layout sangat direkomendasikan untuk mengurangi ketidakefektifan gerakan kerja.