Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENDAMPINGAN KELOMPOK WANITA TANI DALAM PEMANFAATAN SAMPAH ORGANIK RUMAH TANGGA MENJADI EKOENZIM DI DESA KAPUR, KABUPATEN KUBU RAYA, KALIMANTAN BARAT Adwiyani, Pustika; Herwitarahman, Alifiya; Ningsih, Sulistia; Muliandari, Nadya; Annisa, Baaqy Amri; Ramadhani, Amelia Arum; Sitorus, Dermawati; Kusuma, Eka Widiawati Wijaya; Mahmudi, Mahmudi; Safriadi, Safriadi; Setiyadi, Wahyu; Gunadi, Gunadi
BAKIRA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2025): BAKIRA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/bakira.2025.6.1.41-51

Abstract

Organic waste contributed for 54.4% of the total volume of household waste. Household waste management and decomposition of organic waste that is not managed properly can cause environmental pollution. The management of organic waste into ecoenzymes is one of the efforts that can be made in overcoming household organic waste. The purpose of this activity is to increase partners' knowledge and skills in managing household organic waste as ecoenzymes. This community service activity was carried out in Kapur Village, Kubu Raya Regency, West Kalimantan, in January 2025. The materials used consisted of household organic waste, water, and brown sugar. This community service activity began with a basic knowledge test in the form of a pre-test, followed by presentations, demonstrations, and evaluations in the form of a post-test. The results showed a significant increase in the post-test results on all indicators assessed, compared to the pre-test results. So it can be concluded that there was an increase in participants' understanding and skills from 47.17% before training to 96.17% after training.
Pelatihan Tentang Cara Perbanyakan Anggrek Secara Vegetatif Melalui Setek dan Pemisahan Rumpun (Split) di Desa Tebang Kacang Kabupaten Kubu Raya Zulfita, Dwi; Surachman, Surachman; Sitorus, Dermawati; Setiyadi, Wahyu
Abdimas Galuh Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i1.23234

Abstract

Desa Tebang Kacang Kabupaten Kubu Raya merupakan salah satu desa yang keanekaragaman tanaman anggrek spesies yang cukup banyak hanya saja budidaya tanaman anggrek yang dilakuan di daerah tersebut masih merupakan tanaman selingan sebagai tanaman pekarangan setelah tanaman padi yang diusahakan oleh petan. Solusi terhadap permasalahan yang dihadapi oleh ibu-ibu kelompok dasa wisma Mawar di desa Tembang Kacang adalah peningkatan pengetahuan dan ketrampilannya dengan sentuhan Iptek melalui cara perbanyakan tanaman anggrek secara vegetatif dengan metode pemisahan rumpun (Split) dan setek. Metode pelaksanaan program pelatihan ini meliputi orientasi, sosialisasi, diseminasi teknologi pelatihan dan pendampingan cara perbanyakan tanaman anggrek secara vegetatif dengan metode pemusahan rumpun (Split) dan dan setek. dan evaluasi kegiatan untuk mengetahui hambatan/kesulitan yang dihadapi selama kegiatan untuk kemudian mencarikan solusi dalam pemecahannya. Perbanyakan tanaman anggrek dengan teknik perbanyakan vegetatif melalui setek dan pemisahan rumpun (Spliit) merupakan pengetahuan baru bagi ibu-ibu kelompok Dasa Wisma Mawar dan masyarakat desa Tebang Kacang. Hasil menunjukkan bahwa secara keseluruhan peserta kegiatan suka dan sangat suka terhadap tanaman yang telah dilakukan perbanyakan dengan setek dan pemisahan rumpun (split)  yang dihasilkan.