Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal AKP

PENGARUH REMINISCENCE THERAPHY TERHADAP PSYCHOLOGICAL WELL BEING PADA LANJUT USIA (LITERATURE REVIEW) Firdausi, Nugrahaeni
Jurnal AKP Vol 7, No 1 (2016): Jurnal AKP - JUNI 2016
Publisher : Akademi Keperawatan Pamenang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPerubahan psikologis pada lanjut usia dianggap memiliki dampak yang lebih besar dibandingkan pada usia muda, akibatnya penyesuaian pribadi dan sosial pada lansia menjadi jauh lebih sulit. Untukmencegah atau mengurangi beban dari masalah-masalah tersebut salah satu cara yang dapat dilakukanoleh para lanjut usia adalah dengan berusaha mencapai kesejahteraan psikologis (Psychological WellBeing). Psichological Well Being adalah kebahagiaan yang merupakan hasil kesejahteraan psikologisdan merupakan tujuan tertinggi yang ingin dicapai manusia Keinginan untuk memperbaiki keadaanhidup akan membuat Psychological Well Being meningkat, sedangkan perasaan pasrah terhadapkeadaan akan membuat Psychological Well Being menjadi rendah, sehingga akan mengakibatkankondisi mental negatif misalnya ketidakpuasan hidup, kecemasan, kesepian dan sebagainya. Tujuandari studi ini untuk melakukan review pada beberapa literatur yang mengukur keefektifanReminiscence Theraphy dalam meningkatkan Psychological Well Being pada lanjut usia. Pencarian artikel dalam bahasa inggris yang relevan dengan topik dilakukan secara elektronikdengan menggunakan beberapa database, antara lain database Sage, Proquest, Google Scholar, EBSCOdibatasi dari tahun 2004 hingga 2014. Melalui keyword sesuai topik kemudian di review sesuai kriteriainklusi didapatkan didapatkan 4 artikel yang sesuai. Keefektifan Reminiscence Therapy pada lanjut usia merupakan terapi yang paling efektif danefisien untuk meningkatkan Psychological Well Being. Hasil literature review menunjukkanReminiscence Therapy berpengaruh signifikan terhadap Psychological Well Being pada lanjut usia, dandengan follow up beberapa bulan setelah intervensi adalah hasil yang paling efektif karenamenunjukkan gambaran efek jangka panjang dari intervensi. Psychological Well Being dinilai enam dimensi secara keseluruhan, Reminiscence Therapy dengan follow up beberapa bulan setelah intervensi adalah hasil yang paling efektif karenamenunjukkan gambaran efek jangka panjang dari intervensi. Signifikansi hasil pada kelompokperlakuan diperoleh dari penelitian ini dengan p< 0.001. Penerapan Reminiscence Therapy terhadap Psychological Well Being pada lanjut usiamenunjukkan pengaruh yang signifikan, tetapi belum adanya pengukuran tiap dimensi PsychologicalWell Being yang berbeda dan tidak adanya sesi/intesitas waktu dalam pelaksanaan ReminiscenceTherapy dapat menjadi dasar penelitian berikutnya. Penerapan Reminiscence Theraphy pada lanjut usiatanpa gejala mental negatif dan dengan lokasi yang lebih luas, tidak hanya pada suatu lembaga sajajuga disarankan sebagai pertimbangan hasil intervensi
TINGKAT KECEMASAN PADA PASIEN YANG HOSPITALISASI Firdausi, Nugrahaeni
Jurnal AKP Vol 6, No 1 (2015): Jurnal Akp - Juni 2015
Publisher : Akademi Keperawatan Pamenang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang sering dijumpai saat ini banyak pasien mengalami kecemasan saat baru pertama kali mengalami rawat inap. Cemas merupakan suatu perasaan takut dan tidak menyenangkan dan tidak dapat dibenarkan yang disertai gejala fisiologis. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat kecemasan pada Pasien yang baru pertama kali masuk Rumah Sakit.Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif, populasi yang diteliti adalah pasien yang baru pertama kali masuk Rumah Sakit dan mengalami rawat inap di Ruang Flamboyan RSUD Kabupaten Kediri sebanyak 130 pasien baru pada bulan September-November dengan tehnik  purposive sampling dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 14-18 Mei 2011 dengan jenis penelitian deskriptif dengan metode deskriptif dan menggunakan tehnik pengumpulan data dengan instrument HARS, yang diberikan pada 15 responden sebagai objek penelitian yaitu pasien yang baru pertama kali masuk rumah sakit dan mengalami rawat inap.Berdasarkan hasil penelitian dari 15 responden yang diteliti didapatkan responden dalam kategori kecemasan berat sebanyak 6 (40%) responden, dalam kategori kecemasan sedang sebanyak 7 (46,67%) responden, dalam kategori tidak ada kecemasan sebanyak 2 (13,33%) responden.Berdasarkan Hasil penelitian maka perlu optimalisasi peran perawat sebagai pemberi asuhan keperawatan untuk memberikan orientasi ruangan agar bermanfaat bagi responden. Kata kunci : Tingkat kecemasan, hospitalisasi, orientasi