Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Analisis Risiko K3 Dengan Pendekatan HIRARC (Hazard Identification, Risk Assesment And Risk Control) Pada Bagian Finishing di PT Symgreen Gatot Basuki HM
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2021: Peluang dan Tantangan Peningkatan Riset dan Teknologi di Era Pasca Covid-19
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Symgreen merupakan perusahaan yang memproduksi berbagai produk jenis olahan kayu. Salah satu bagian terpenting dalam proses produksi tersebut adalah bagian finishing yang mempunyai tingkat aktivitas dan risiko pekerjaan yang sangat tinggi. tujuan penelitian ini untuk mengetahui jenis bahaya, penilaian risiko, dan penilaian risiko berdasarkan jenis bahaya di bagian finishing. Identifikasi dan mitigasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode HIRARC untuk mengukur tingkat kemungkinan dan dampak terjadinya risiko bahaya di bagian finishing. Hasil penelitian menunjukkan potensi bahaya terjadi pada bagian finishing yaitu tangan terjepit mesin, kaki tertimpa kayu, kepala terbentur kayu, menghirup bau cat dan mata kemasukan serpihan kayu. Terdapat 2 aktivitas dalam kategori extreme risk dengan nilai risk rating sebesar 16 yaitu aktivitas kerja penghalusan kayu dengan mesin dan pengecatan menggunakan mesin. Mitigasi disusun berdasarkan tingkat risiko tertinggi yaitu memperbaiki standart prosedur kerja setiap sub aktivitas. Perubahan cara kerja direkomendasikan terhadap subaktivitas dengan menggunakan alat bantu bagi pekerja, penambahan pelindung mesin, pemilihan ukuran pallet yang lebih besar untuk mengatisipasi jatuhnya tumpukan kayu. Perbaikan sistem manajemen administratif dengan mempertegas pemberlakuan dan sanksi terhadap penerapan instruksi kerja, melakukan monitoring terhadap penggunaan alat pelindung diri, memasang tanda bahaya dan jalur evakuasi. Pelatihan dan penyuluhan K3 terhadap pekerja melalui program sertifikasi.
Pengukuran Produktivitas di PT. XYZ dengan Metode APC (AMERICAN PRODUCTIVITY CENTER) dan MARVIN E. MUNDEL Aris Muhartono; Gatot Basuki HM; Suparto Suparto
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2020: Memberdayakan Riset dan Inovasi untuk Teknologi yang Berkelanjutan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada era teknologi saat ini sangat pesat sehingga perusahaan harus memiliki kemampuan bersaing antar dunia industri dan perusahaan harus bisa mengembangkan dan merencanakan strategi guna memperbaiki kinerja. PT. XYZ merupakan perusahaan yang bergerak dibidang industri pakan ternak. Permasalahan yang terjadi yakni jumlah target produksi tidak memenuhi, kurangnya pengawasan terhadap sumberdaya yang dimiliki, dan perusahaan tersebut belumpernah menghitung produktivitas secara berkelanjutan. Sehingga harus dilakukan pengukuran produktivitas pada perusahaan dengan upaya dapat mengetahui faktor yang menyebabkan terjadinya penurunan produktivitas. Penelituan ini bertujuan untuk mendapatkan perhitungan yang spesifik, mengetahui tingkat produkivitas, serta pemanfaatan sumberdaya yang dimiliki. Perhitungan indeks produktivitas menggunakan metode American Productivity Center (APC) dan Marvin E Mundel. Hasil perhitungan produktivitas menggunakan metode APC didapatkan rata-rata indeks produktivitas total sebesar 95,78% sedangkan menggunakan metode Marvin E Mundel didapatkan rata-rata indeks produktivitas total sebesar 103,92%.
Penguatan Strategi Pemasaran Pudak di Tengah Pandemi Covid-19 untuk Meningkatkan Keunggulan Bersaing Usaha Mikro Kecil Menengah Kota Gresik Narto Narto; Gatot Basuki HM
Jurnal INTECH Teknik Industri Universitas Serang Raya Vol. 6 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (425.437 KB) | DOI: 10.30656/intech.v6i1.2195

Abstract

Pudak merupakan makanan khas Kota Gresik yang menjadi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang sudah menjadi usaha turun temurun masyarakat kota Gresik. Adanya pandemi COVID 19 berdampak pada tingkat penjualan UMKM Pudak di Kota Gresik mengalami penurunan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan identifikasi terhadap faktor internal dan eksternal menggunakan pendekatan analisis SWOT dan melakukan perumusan strategi terpilih menggunakan Analytical Hierarchy Process (AHP). Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan memberikan kuesioner kepada 50 responden yang terdiri dari pelaku UMKM, kelompok usaha, pemerintah dan konsumen Pudak Kota Gresik. Hasil analisis SWOT diperoleh nilai IFAS sebesar 2,7013 sedangkan nilai EFAS sebesar 2,9400. Dengan demikian matrik IE untuk UMKM Pudak Gresik berada di posisi pertumbuhan dan stabilitas. Hasil pemilihan strategi menggunakan metode AHP untuk menentukan strategi alternatif yaitu mempertahankan harga dan meningkatkan kualitas produk tanpa bahan pengawet untuk meningkatkan loyalitas konsumen terhadap produk dan memperoleh keuntungan yang menjanjikan, dengan nilai bobot sebesar 0,300. Prioritas kedua yaitu strategi melakukan promosi berbasis online dan memberikan diskon agar lebih dikenal luas dan menarik minat para konsumen diluar kota Gresik. Kedua strategi ini merupakan kombinasi yang dipilih untuk penguatan strategi pemasaran sehingga dapat meningkatkan keunggulan bersaing UMKM Pudak Gresik.
USULAN PERBAIKAN POSTUR KERJA UNTUK MENGURANGI BEBAN KERJA PROSES MANUAL MATERIAL HANDLING DENGAN METODE RULA REBA QEC (Studi Kasus Pengemasan Herbisida di PT. Petrokimia Kayaku Pabrik 3) Gatot Basuki HM; Narto -
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 8 No. 3 (2020): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jitiuntar.v8i3.7806

Abstract

Kondisi sikap kerja bagian pengemasan produk herbisida di PT. Petrokimia Kayaku Pabrik 3 sering kali pekerja mengeluh pada bagian anggota tubuh. Hal ini disebabkan oleh penanganan material handling saat proses pemindahan produk herbisida dari line robot di pindahkan ke atas pallet dengan mengangkat langsung produk herbisida yang sudah di kemas dalam karto box.  Dengan kuesioner Nordic Body Map untuk mengukur 27 jenis keluhan tubuh, selanjutnya menggunakan Metode RULA sebagai alat analisis untuk mengurangi resiko musculoskeletal disorders pada tubuh bagian atas, sedangkan metode REBA digunakan untuk menganalisis postur tubuh bagian bawah. Quick Exposure Check (QEC) adalah metode yang digunakan untuk mengetahui risiko cidera gangguan otot rangka (musculoskeletal disorder) yang menitik beratkan pada tubuh bagian atas. Tujuan penelitian untuk mengetahui sikap kerja pekerja dan melakukan penilaian postur kerja serta memberikan usulan perbaikan metode kerja pada proses Manual Material Handling line robot bagian pengemasan produk herbisida. Hasil analisis menunjukan sikap pekerja belum memberikan kesiapan untuk merespon yang sifatnya positif atau negatif terhadap obyek dan situasi. perbaikan postur kerja hasil perhitungan yang dilakukan dengan metode RULA dari kondisi saat ini skor 7 menjadi skor 4, dimana usulan berupa perbaikan postur kerja yang ergonomi yaitu operator berdiri dengan posisi tegak. Kemudian menambahkan alat bantu kerja berupa pallet leveller sping dan U-Lift Roll-In Lift Table agar operator tidak perlu membungkuk ketika meletakkan karton box ke atas pallet. Sehingga dengan usulan ini grand score RULA dapat turun menjadi 4 dan termasuk dalam kategori level risiko rendah (perubahan mungkin diperlukan), grand score REBA dapat turun menjadi 2.
Production Machine Maintenance Analysis Using the Failure Mode And Analysis Method and Logic Tree Analysis d i P T Symgreen Gresik Gatot Basuki HM
Journal of Applied Sciences, Management and Engineering Technology Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jasmet.2022.v3i2.3183

Abstract

Maintenance of production machines is a production control to maintain the productivity of the production process. PT. Symgreen is a company that produces ice cream sticks. To achieve optimal results, regular machine maintenance is required. The occurrence of damage to the production machine experienced during the production process, in some damage to machine components, so that production results were reduced. The Failure Mode and Effect Analysis method is used to identify the failure mode and overcome the failure mode in every machine breakdown. To determine the failure mode category for the corrective steps that must be taken immediately and the direction of action that must be chosen to overcome the failure mode, LTA (Logic Tree analysis) is used. The results of the analysis showed that there were 4 machines and 2 types of damage based on the components of the production machine, namely the cutting machine the problem was in a broken bearing with RPN 144 in category B, rotary engine gear cracked RPN 125 category B, rotary engine spindle stuck RPN 125 category B, engine champering gear broke RPN 120 category B, printing machine gear cracked RPN 125 category C. P roposed repairs by performing regular maintenance on machine components, compiling work manuals on each machine.Keywords: Failure Mode, Production Machine, FMEA, LTA, RPN.
Analysis of Centrifugal Pump Machine Performance Using the Overall Equipment Effectiveness (OEE) Method (Case Study: PT. XYZ) Gatot Basuki HM; Alesandro Sheva Mifthada
Journal of Applied Sciences, Management and Engineering Technology Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jasmet.2023.v4i1.4494

Abstract

Improving performance in a company is a key factor in increasing efficiency and productivity. However, often the improvement efforts made are ineffective because they do not address the root cause of the problem. The Total Productive Maintenance (TPM) concept with its components can clearly identify the root cause of the problem and its contributing factors, allowing improvements to be focused on the appropriate aspects. One method of measuring machine performance used is Overall Equipment Effectiveness (OEE), which calculates factors such as availability, performance efficiency, and quality level. In a case study at PT.XYZ, OEE was used to analyze the performance of distribution pump machines. During the period of August 2022, the OEE value for each pump machine reached 99%, which exceeded the world-class OEE of 85%. However, the analysis showed that Idling Minor Stop Losses was the main cause of losses that affected machine effectiveness, with a percentage of losses reaching 82%.