Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : JPMB Parahita

Penyuluhan Kesehatan Melalui Telemedia Pada Ibu Hamil tentang Mempersiapkan Pemberian ASI Eksklusif Mella Yuria Rachma Anandita
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bakti Parahita Vol. 1 No. 01 (2020): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bakti Parahita
Publisher : Universitas Binawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/jpmbp.v1i01.135

Abstract

Makanan pertama dan berkualitas untuk bayi adalah pemberian ASI awal (kolostrum) karena kaya dengan antibodi yang mempunyai efek terhadap penurunan resiko kematian. Pemberian ASI melalui praktik menyusui di negara berkembang telah berhasil menyelamatkan sekitar 1,5 juta bayi pertahun. Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat (PKM) yang diberikan kepada ibu hamil ini diselenggarakan dengan cara daring/telemedia yaitu menggunakan media whatsapp group dan google meet, hal ini dikarenakan saat ini di Indonesia sedang terjadi pandemi Virus Covid-19. Keterbatasan untuk melakukan kunjungan pemeriksaan antenatal ini mengakibatkan ibu-ibu hamil memperoleh informasi yang terbatas. Tujuan PKM ini untuk memberikan informasi dan meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang persiapan pemberian ASI Eksklusif. Metode yang digunakan adalah Penyuluhan kesehatan dengan daring tentang mempersiapkan pemberian ASI Eksklusif. Pada kegiatan pengabmas ini diperoleh hasil 50% ibu hamil memiiliki pengetahuan cukup dan baik. Hasil Post-test setelah dilakukan pemberian informasi tentang ASI eksklusif sebesar 85,7% ibu memiliki pengetahuan yang baik tentang ASI eksklusif. Para Ibu Hamil dapat mempersiapkan pemberian ASI Eksklusif agar bayi menjadi sehat dan cerdas. Signifikasi, Diperlukan pemahaman bagi para ibu yang sedang menjalani masa kehamilan dan mempersiapkan proses laktasi agar dapat memberikan ASI Eksklusif yang maksimal kepada bayinya sehingga dapat menjadikan bayi lebih sehat dan cerdas. Situasi saat ini tidak memungkinkan pemberian kesehatan secara langsung sehingga pentingnya peran bidan sebagai tenaga kesehatan untuk memberikan pendidikan kesehatan secara virtual (online). Implikasi dari kegiatan PKM ini menambah pengetahuan dan solusi bagi para ibu hamil yang sedang mempersiapkan proses laktasi dan dapat lebih memaksimalkan pemberian ASI Eksklusif.
Peningkatan Edukasi Tentang Kehamilan Risiko Tinggi Pada Kader Kesehatan: Improving High-Risk Pregnancies Education On Health Care Mella Yuria Rachma Anandita; Irwanti Gustina
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bakti Parahita Vol. 2 No. 01 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bakti Parahita
Publisher : Universitas Binawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/jpmbp.v2i01.202

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) adalah salah satu indikator yang dapat menggambarkan kesehatan masyarakat di suatu Negara. Hasil Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) tahun 2015 menunjukan bahwa AKI menunjukkan penurunan yaitu sebesar 305 per 100.000 Kelahiran hidup. kehamilan risiko tinggi adalah kehamilan yang dapat menyebabkan ibu hamil dan bayi menjadi sakit atau meninggal sebelum kelahiran berlangsung. Deteksi dini kehamilan sendiri adalah kegiatan yang dilakukan untuk menemukan ibu hamil yang mempunyai faktor risiko dan komplikasi kebidanan. Kader adalah perpanjangan tangan petugas kesehatan dan merupakan orang yang terdekat dengan ibu hamil di Desa. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk memberikan informasi dan meningkatkan pengetahuan kader kesehatan tentang kehamilan risiko tinggi. Metode yang digunakan adalah Penyuluhan kesehatan dengan luring. Berdasarkan hasil penilaian pre dan post yang dilakukan, sebelum dilakukan penyuluhan tentang kehamilan risiko tinggi 40% kader memiliki pengetahuan kurang. Setelah dilakukan pemberian edukasi maka hasil yang diperoleh adalah sebesar 90% kader kesehatan memiliki pengetahuan yang baik tentang kehamilan risiko tinggi. Kader kesehatan mendapatkan pengetahuan langsung dan didampingi oleh calon tenaga kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan tentang kehamilan risiko tinggi. Maka diiperlukan pemahaman bagi para kader kesehatan tentang kehamilan risiko tinggi. Harapannnya, apabila Kader kesehatan memiliki pengetahuan yang baik tentang deteksi dini risiko tinggi ibu hamil, maka diharapkan faktor risiko tinggi kehamilan dapat diketahui lebih dini sehingga dapat dilakukan penanganan yang cepat dan tepat. Hal ini sangat berpengaruh terhadap penurunan angka kematian ibu hamil di desa.
Edukasi Pemahaman Kekerasan Seksual Pada Anak Sekolah Dasar irwanti Gustina; Mella Yuria Rachma Anandita
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bakti Parahita Vol. 2 No. 02 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bakti Parahita
Publisher : Universitas Binawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/jpmbp.v2i02.229

Abstract

              Angka Kekerasan terhadap anak masih tinggi di Indonesia, Survei nasional yang dilakukan terhadap anak yang dilaksanakan pada tahun 2018 oleh Kementrian Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), menemukan bahwa 62% anak perempuan dam lelaki mengalami satu atau lebih dari satu bentuk kekerasan sepanjang hidupnya. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan edukasi pemahaman Kekerasan seksual pada siswa Sekolah dasar Cimuning 3 Bekasi. Kegiatan dilaksanakan melalui metode Virtual, para siswa diberikan tayangan tentang video (Geny) edukasi kekerasan anak, dilanjutkan dengan penjelasan dan diskusi. Hasil dari kegiatan ini dapat tergambar berdasarkan hasil pre-test dan post test, dimana hasil pretest dengan nilai 64%, sedangkan hasil post-test didapatkan 97%, terdapat penambahan pengetahuan setelah diberikan edukasi tentang kekerasan seksual pada anak. Hasil diskusi, Para siswa memahami kekerasan seksual pada anak dan menyepakati bagian tubuh yang boleh dan tidak boleh disentuh orang lain, siswa diajarkan juga untuk selalu terbuka kepada Ibu kandung, guru atau kepada orang yang dipercaya dapat melindunginya
Edukasi Pada Wanita Usia Subur Tentang Gangguan Sistem Reproduksi Mella Yuria Rachma Anandita; Irwanti Gustina
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bakti Parahita Vol. 2 No. 02 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bakti Parahita
Publisher : Universitas Binawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/jpmbp.v2i02.231

Abstract

Masalah yang berhubungan dengan kesehatan reproduksi wanita di Indonesia semakin hari semakin komplek, seperti penyakit keganasan kanker serviks, kanker payudara, infeksi HIV/AIDS, kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan, serta permasalahan keluarga berencana yang selama bertahun-tahun selalu menjadikan wanita sebagai sasaran utama. Fenomena di lapangan menunjukkan fakta bahwa sedikit perempuan yang berkunjung ke tenaga kesehatan untuk melakukan upaya promotive atau preventive. Selain itu terbatas informasi tentang bagaimana perempuan usia reproduktif menjaga kesehatan dan mencegah penyakit. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk memberikan edukasi kepada Wanita Usia Subur (WUS) tentang gangguan pada sistem reproduksi. Metode yang digunakan adalah Penyuluhan kesehatan dengan daring. Berdasarkan hasil pretest yang dilakukan, diperoleh data bahwa 68% dari 25 orang wanita usia subur di wilayah SDN 3 Cimuning Bekasi memiliki pengetahuan sedang dan hasil postest menunjukkan mayoritas WUS memiliki pengetahuan yang baik tentang gangguan sistem reproduksi yaitu sebanyak 18 orang (72 %). Mayoritas masih beranggapan tanda gejala pada sistem teproduksi merupakan hal yang normal. Untuk itu mereka perlu diberikan informasi agar lebih memahami dalam mendeteksi gejala-gejala pada gangguan reproduksi. Simpulan, pemberian edukasi pada WUS tentang gangguan pada sistem reproduksi dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman WUS tentang gangguan yang dirasakan pada sistem reproduksi. Signifikasi dari PKM dengan harapan para wanita usia subur dapat mendeteksi lebih dini adanya kelainan pada sistem reproduksinya sehingga akan lebih mudah dalam memberikan upaya preventive dan bila diperlukan upaya curative lebih awal.
Penyuluhan Kesehatan Tentang Dampak Kebiasaan Merokok: Health Counseling on the Impact of Smoking Habits Irwanti Gustina; Mella Yuria Rachma Anandita
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bakti Parahita Vol. 2 No. 01 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bakti Parahita
Publisher : Universitas Binawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/jpmbp.v2i01.185

Abstract

Menurut WHO tahun 2015 di Indonesia diperkirakan 36% atau sekitar 60 juta pendduduk Indonesia merokok secara rutin. Berdasarkan berbagai survey, perilaku merokok sudah mulai dilakukan oleh generasi penerus bangsa mulai dari usia sekolah. Tujuan PKM ini untuk memberikan pendidikan kesehatan kepada para warga yang bertempat tinggal di Kelurahan Cawang Jakarta Timur. Kegiatan diilaksanakan melalui Metode Ceramah dilanjutkan dengan diskusi dan Tanya jawab. Hasil dari pengabdian ini, jika dilihat berdasarkan nilai pretest dan posttest rata-rata terdapat peningkatan pengetahuan warga dari sebelumnya 50% menjadi 80%. Hasil diskusi untuk dapat mencegah dan mengurangi kebiasaan merokok berasal dari diri sendiri dan lingkungan, Selain itu para warga diharapkan dapat memahami tentang dampak kebiasaan merokok dan dapat memberikan informasi kepada keluarga dan khalayak khususnya para pemuda tentang dampak kebiasaan merokok.