Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Sosialisasi “Say No To Bullying” di SMA Negeri 1 Abung Timur Badiatunnisak; Dewi Sartipa; Dewi Ratnaningsih; Ardyasih; Monica Nabila Krisma; Indah Permata Dewi; M. Hidayatullah
Pengabdian Kepada Masyarakat Cendekia Vol. 4 No. 1 (2025): Pengabdian Kepada Masyarakat Cendekia
Publisher : Sentra Kekayaan Intelektual dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47637/pkmcendekia.v4i1.1850

Abstract

Fenomena bullying kerap terjadi dilingkup pendidikan. Bullying menjadi masalah serius yang terjadi di sekolah. Bullying atau perundungan merupakan tindakan agresif atau perlakuan tidak baik yang dilakukan secara sengaja dan berulang terhadap seseorang yang lebih lemah atau tidak dapat membela dirinya. Masalah tersebut dapat diatasi dengan mengadakan kegiatan sosialisasi, seminar atau pelatihan tentang bullying. Tujuan dari pelaksanaan sosialisasi ini untuk mengedukasi siswa-siswi di sekolah. Selain itu juga sebagai langkah antisipasi untuk mencegah tindakan bullying di sekolah sehingga tercipta lingkungan sekolah yang aman. Diharapkan kegiatan sosialisasi ini dapat memberikan dampak yang positif bagi siswa-siswi sehingga tidak ada lagi tindakan bullying yang terjadi di lingkungan sekolah.
Enhancing English Writing Skills Through the Use of Digital Storytelling Media: Penelitian Dewi Sartipa; Siti Ithriyah; Dewi Sri Kuning
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 1 (Juli 2025 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i1.1879

Abstract

In the era of digital transformation in education, the integration of technology in language learning has become essential, particularly in fostering writing skills among English as a Foreign Language (EFL) learners. This study aims to explore the effectiveness of digital storytelling as an instructional tool to enhance students’ English writing abilities. Using a qualitative descriptive approach through literature review, the research systematically analyzes various peer-reviewed studies, journal articles, and theoretical perspectives related to digital storytelling and writing pedagogy. The findings indicate that digital storytelling has significant pedagogical value in improving writing performance. It supports the development of organization, coherence, vocabulary usage, and narrative structure in student writing. Moreover, digital storytelling promotes self-regulated learning, creativity, critical thinking, and emotional engagement, making the writing process more meaningful and reflective. Studies reviewed also highlight increased learner motivation and autonomy, as students actively participate in planning, drafting, editing, and presenting their stories using multimedia platforms. This research also reveals the flexibility of digital storytelling across different educational levels and learning environments. It offers an inclusive and engaging approach to writing instruction, aligning with constructivist and student-centered learning models. Despite its benefits, the study identifies a gap in exploring long-term effects and its integration in routine writing practice. In conclusion, digital storytelling emerges as a powerful and practical medium to enrich English writing instruction in EFL contexts. It not only improves linguistic skills but also nurtures 21st-century competencies among learners
Pengaruh Metode Project-Based Learning terhadap Kemampuan Berbicara Bahasa Inggris Siswa: Penelitian Dewi Sartipa
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4966

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh metode Project-Based Learning (PBL) terhadap kemampuan berbicara bahasa Inggris siswa melalui pendekatan studi literatur. Kemampuan berbicara merupakan keterampilan penting dalam pembelajaran bahasa Inggris, namun sering kali menjadi aspek yang paling menantang bagi siswa karena membutuhkan penguasaan kosakata, struktur bahasa, dan keberanian untuk mengekspresikan gagasan secara lisan. Metode PBL menekankan keterlibatan aktif siswa dalam proyek yang bermakna, autentik, dan relevan dengan kehidupan nyata, sehingga siswa terdorong untuk berkomunikasi, berkolaborasi, dan menyampaikan ide secara lisan. Penelitian ini menggunakan tahapan sistematis, mulai dari penentuan fokus kajian, penelusuran literatur melalui basis data daring dan jurnal bereputasi, seleksi literatur berdasarkan relevansi dan kualitas, analisis deskriptif-kualitatif, hingga sintesis temuan lintas penelitian. Hasil analisis menunjukkan bahwa PBL secara konsisten meningkatkan kemampuan berbicara siswa dari berbagai jenjang pendidikan. PBL berkontribusi pada peningkatan partisipasi aktif, kepercayaan diri, kelancaran berbicara, keterampilan monolog, dan kemampuan komunikasi kontekstual. Integrasi teknologi, seperti augmented reality dan kecerdasan buatan, semakin memperkuat efektivitas PBL dalam menciptakan pembelajaran yang interaktif dan bermakna. Selain itu, PBL memungkinkan penerapan bahasa Inggris dalam konteks kebutuhan nyata, seperti promosi kesehatan, ekowisata, dan perhotelan. Temuan ini menunjukkan bahwa PBL merupakan pendekatan yang efektif, holistik, dan relevan untuk pengembangan kemampuan berbicara bahasa Inggris. Penelitian ini memberikan dasar konseptual dan rekomendasi praktis bagi pendidik dalam merancang pembelajaran berbicara yang lebih aktif, kolaboratif, dan autentik