Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : TEKNO

PENGENDALIAN BIAYA DENGAN METODE ANALISIS INDEKS PADA PROYEK PEMBANGUNAN (STUDI KASUS : PEMBANGUNAN GEDUNG SEKOLAH SMP/SMA ST. THEDORUS KOTAMOBAGU-SULUT) Mawuntu, Mimie Marcelina Mona; Walangitan, Deane R. O.; Sibi, Mochtar
TEKNO Vol 13, No 64 (2015): JURNAL TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemborosan  dan penyimpangan  biaya  masih sering terjadi di dalam  pelaksanaan  suatu proyek. Banyak terdapat kasus dimana fakta biaya lebih besar dari fakta prestasi. Dengan demikian proyek tersebut mengalami kerugian. Pemborosan dan penyimpangan biaya tersebut terjadi karena sistem perencanaan dan pengendalian biaya tidak diterapkan sepenuhnya. Pengendalian proyek bertujuan untuk mengendalikan proses pelaksanaan proyek sejak awal dimulainya pembangunan hingga selesainya proyek terlaksanakan sesuai waktu, mutu dan biayanya yang telah direncanakan. Untuk menghindari terjadinya penyimpangan biaya maka diperlukan pengendalian biaya yang efektif dan berdaya guna. Penerapan metode analisis indeks digunakan sebagai alat kendali untuk pengendalian biaya dalam pelaksanaan proyek konstruksi. Tolak ukur atau acuan pengukuran analisis indeks adalah Rencana Anggaran Biaya (RAB). Studi kasus untuk penerapannya dilakukan pada Pembangunan Gedung Sekolah SMP/SMA ST.THEODORUS Kotamobagu-SULUT. Hasil yang diperoleh dari penggunaan metode Analisis Indeks, secara keseluruhan Pada pelaksanaan  pekerjaan. Total biaya yang direncanakan sampai pada minggu ke-36 sebesar Rp. 214.611.425,- dan total biaya dari tiap pekerjaan yang terlaksana sampai minggu ke-36 sebesar Rp. 214.870.218,-Terjadi pemborosan sebesar Rp. 258.793,- Kata kunci : proyek, baya, analisis indeks
SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PERSEDIAAN BAHAN PADA PROYEK KONSTRUKSI GEDUNG KANTOR BADAN PENDIDIKAN DAN LATIHAN PROVINSI PAPUA BARAT Tuyuwale, Chandra Yandhi; Arsjad, Tisano Tj.; Sibi, Mochtar
TEKNO Vol 17, No 73 (2019): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam pelaksanaan proyek suatu proyek konstruksi, pengendalian merupakan salah satu satu fungsi pokok dalam mewujudkan keberhasilan suatu proyek. Pengontrolan dan pengawasan persediaan bahan adalah hal terpenting dari sebuah pelaksanaan proyek konstruksi, karena masih saja dalam suatu proyek masih kurangnya pengawasan penggunaan persediaan bahan yang ada digudang sehingga menyebabkan oknum yang tidak bertanggung jawab melakukan kecurangan ataupun pemborosan material, oleh karena itu dibuthkan sistem informasi manajemen persediaan bahan dalam pengawasan penggunaan bahan yang ada digudang dan stock persediaan bahan digudang. Pada setiap pelaksanaan proyek konstruksi selalu diawali dengan proses perencanaan agar proses ini berjalan dengan baik maka ditentukan terlebih dahulu sasaran utamanya perencanaan mencakup penentuan berbagai cara yang memungkinkan kemudian menentukan salah satu cara yang tepat dengan mempertimbangkan semua kendala yang mungkin ditimbulkan. Penggunaan sistem informasi manajemen persediaan bahan dibutuhkan sehingga kontraktor dapat melakukan pengawasan sehingga masalah kecurangan dan pemborosan persediaan bahan dapat dicegah. Dilihat dari penggunaan bahan ternyata realisasi volume bahan yang digunakan kurang dari volume bahan yang direncanakan, dan ini adalah salah satu indikasi yang bisa menunjukkan bahwa tidak adanya pemborosan atau kecurangan dalam penggunaan bahan pada pelaksanaan konstruksi tersebut. Bila dalam suatu kegiatan konstruksi, realisasi jumlah bahan lebih besar dari jumlah bahan yang direncanakan, maka dapat dipastikan (bila tidak terjadi fore majeur) bahwa itu adalah satu indikasi adanya pemborosan atau kecurangan yang dilakukan oleh oknum interen/pekerja kontraktor yang dapat merugikan kontraktor.
Analisis Metode Nilai Hasil Terhadap Waktu Dan Biaya Pada Proyek Pembangunan Jalan Ulu Ondong (Lingkar Utara) Segmen Apelawo-Bukide Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro Sulawesi Utara Sahupala, Arshiliati; Arsjad, Tisano Tj.; Sibi, Mochtar
TEKNO Vol 17, No 73 (2019): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengendalian proyek merupakan fungsi yang paling pokok untuk mewujudkan keberhasilan proyek. Konsep nilai hasil adalah salah satu cara untuk mengetahui perkembangan proyek dengan tiga indikator, yaitu BCWS, BCWP, dan ACWP. Metode konsep nilai hasil adalah suatu metode yang digunakan untuk menghitung besarnya biaya menurut anggaran sesuai dengan pekerjaan yang telah diselesaikan atau dilaksanakan (budgeted cost of works performed). Prosedur penelitian dimulai dengan melakukan, pengambilan data pada proyek, dan merangkum hasil pengumpulan data-data yang ada. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghitung perkiraan biaya (Cost) dan waktu (Time) yang diperoleh serta menghitung perkiraan besarnya biaya dan waktu untuk penyelesaian pengerjaan proyek. Dari hasil perhitungan analisis metode nilai hasil pada minggu ke-26 didapatkan BCWS = 11.117.902.609, BCWP = 13.001.457.982, nilai schedule variance (SV) sebesar Rp. 1.883.555.373. Hasil ini menunjukkan bahwa pelaksanaan pekerjaan berjalan dengan baik 12,99% sesuai jadwal rencana. Sedangkan cost variance (CV) sebesar Rp. 1.620.368.655, hasil ini menunjukkan pekerjaan terlaksana dengan biaya yang digunakan kurang dari anggaran atau lebih kecil daripada biaya yang sebelumnya telah direncanakan yang disebut dengan Cost Underrun. Diperkirakan waktu penyelesaian proyek ini (ECD) = 36 minggu, berarti tidak mengalami penambahan waktu, dimana penyelesaian proyek pada perencanaan hanya memakan waktu selama 38 minggu.
Pengendalian Biaya Dengan Metode Analisis Indeks Pada Proyek Office And Distribution Center Airmadidi, Minahasa Utara Maramis, Irfano L.; Sibi, Mochtar; Tjakra, Jermias
TEKNO Vol 18, No 74 (2020): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolahan anggaran biaya pada pelaksanaan satu proyek konstruksi menuntut adanya suatu sistem dan analisa dimana bisa memberikan hasil dan masukan pada tahap awal mengenai pertumbuhan biaya proyek sehingga dapat memberikan gambaran apakah proyek dapat menguntungkan pihak pelaksana atau sebaliknya. Pengendalian proyek bertujuan untuk mengendalikan proses pelaksanaan proyek sejak awal dimulainya pembangunan hingga selesainya proyek terlaksana sesuai waktu, mutu dan biaya yang telah direncanakan. Penerapan metode analisa indeks digunakan sebagai salah satu alat kendali untuk pengendalian biaya dalam pelaksanaan proyek konstruksi. Tolok ukur atau acuan pengukuran analisa indeks adalah Rencana Anggaran Biaya (RAB). Studi kasus dilakukan pada Proyek Office and Distribution Center Airmadidi, Minahasa Utara. Hasil yang diperoleh dari penggunaan metode analisa indeks adalah  Berdasarkan hasil evaluasi pekerjaan pada minggu ke-30 dimana total pemakaian biaya atau fakta biaya dari tiap pekerjaan yang telah terlaksana sebesar Rp5.244.508.505  dari rencana biaya sebesar Rp4.059.605.234  sehingga terjadi perbedaan biaya sebesar Rp1.184.903.271.