Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Keragaman Tumbuhan Kacangan Penutup Lahan (Legume Cover Crops/LCC) di Maluku Utara Suci Mutia Marsaoly; Ria Magfirah; Nurhasanah; Bahtiar; Suparman; Agung Karuniawan
Jurnal Biologi dan Pembelajarannya (JB&P) Vol 13 No 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jbp.v13i1.28456

Abstract

Legume Cover Crop (LCC) merupakan kelompok tumbuhan dari suku Fabaceae yang berperan penting dalam konservasi tanah dan peningkatan kualitas agroekosistem berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keberadaan, keragaman, dan sebaran spasial LCC di Pulau Ternate, Pulau Tidore, dan Halmahera Barat, Maluku Utara. Penelitian dilakukan secara deskriptif eksploratif melalui survei lapangan, identifikasi morfologi, serta analisis spasial menggunakan ArcGIS. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 14 spesies yang tergolong dalam 11 genus dengan total 68 aksesi. Tidore Kepulauan memiliki jumlah aksesi tertinggi (35 aksesi; 51,47%), diikuti Ternate (21 aksesi; 30,88%) dan Halmahera Barat (12 aksesi; 17,65%). Komunitas LCC didominasi oleh Centrosema pubescens dan Calopogonium mucunoides yang memiliki sebaran luas dan tingkat adaptasi tinggi pada agroekosistem tropis. Pola sebaran menunjukkan bahwa keberadaan LCC dipengaruhi oleh kondisi lingkungan dan intensitas pemanfaatan lahan. Secara ekologis, LCC berkontribusi dalam konservasi tanah, peningkatan bahan organik, serta dukungan terhadap aktivitas mikroba tanah. Hasil penelitian ini menegaskan pentingnya pemanfaatan LCC sebagai strategi pengelolaan lahan berkelanjutan di wilayah kepulauan yang rentan terhadap degradasi tanah seperti Maluku Utara.
Kampanye Edukasi Telang di Beberapa Sekolah di Kota Ternate sebagai Instrumen Bahan Ajar Rima Melati; Nurhasanah
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 1 (2022): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jpm.v7i1.5858

Abstract

Conservation efforts of medicinal plants, such as butterfly pie in Ternate City should be a priority. The plant provides a historical meaning of the worldwide botanical nomenclature. Its population and utilization, however, start to vanish and disappear. The purpose of this activity is students familiar and its use of butterfly pie. Campaign and education about butterfly pie is carried out in three elementary schools and one senior high school in Ternate City that are located in Salero Village, Kasturian, Sangadji, and North Sangadji. The activity is implemented in several stages using different methods. The activity starts with a briefing, discussion for students of Kubermas, socialization, observation, campaign with extension methods, lectures, planting using a PRA method, mentoring in creating mini books. The activity’s output is teaching material instruments available at schools that consist of natural prop, which is plant in school yard and mini books available in the school library. Based on the results of final observation, butterfly pie have been planted in the schools and 100% of post activities. College students, and teachers know the plant from its botanical aspects and utilization and they agree if butterfly pie is appointed as a flora icon of Ternate Island.