Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Implementasi Mikrokontroler Arduino Pada Proyektor Dengan Android Syahminan Syahminan; Amak Yunus Eko Prasetyo
SMARTICS Journal Vol 2 No 2: Smartics (Oktober 2016)
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.563 KB)

Abstract

Abstrak Keterbatasan  remote  yang  telah ditentukan dari pihak gudang serta menggunakan tangan ataupun media lainnya untuk menyalakan maupun mengatur hal lain. Padahal ketika  Proyektor telah  rusak,  Kegiatan  Belajar Mengajar   akan terganggu  yang akibatnya  dapat  mengganggu kelas lain karena masih mencari kelas yang LCD Proyektornya  hidup padahal di kelas tersebut nantinya ada jam kuliah, bahkan juga akan mengeluarkan biaya lagi untuk membeli. LCD Proyektor merupakan  salah satu jenis proyektor yang berfungsi untuk menampilkan gambar, video, dan data dari komputer pada sebuah layar  atau  sebuah perangkat yang dapat menampilkan gambar dalam ukuran besar dan biasanya digunakan sebagai alat bantu dalam presentasi dan lainnya.  Implementasi    LCD Proyektor  tersebut  telah menyebar  di  instansi-instansi pemerintahan, kesehatan, transportasi,  maupun  instansi pendidikan.  Media tersebut telah menguntungkan  dan mempermudahkan untuk instansi  yang  menggunakan media tersebut, misalnya yang digunakan sebagai menampilkan gambar maupun video dalam ukuran besar dan dipergunakan sebagai presentasiKata Kunci: pengontrolan proyektor dengan remote berbasis android.
PENERAPAN FUZZY AHP UNTUK PENINGKATAN KETEPATAN DAN EFEKTIVITAS PENILAIAN KINERJA KARYAWAN Wiji Setiyaningsih; Amak Yunus Eko Prasetyo
Kurawal - Jurnal Teknologi, Informasi dan Industri Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Kurawal Volume 1, Nomor 1, Maret 2018
Publisher : Universitas Ma Chung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33479/kurawal.2018.1.1.21-33

Abstract

Pada PT. Kimora Surabaya penilaian kinerja karyawan dari 15 cabang menggunakan 14 kriteriaberdasarkan posisi pada divisinya oleh setiap pimpinan divisi. Kriteria yang digunakan lebih cenderungpada penilaian yang bersifat subyektif. Penilaian dilakukan dengan pengisian form angket penilaianyang diisi oleh setiap pimpinan divisi, berikutnya pihak HRD mengkalkulasi secara manual hinggadidapatkan prosentase akhir. Proses penilaian tersebut dilakukan sekitar satu bulan, dan biasanyamengalami pengunduran waktu. Ketidaktepatan dalam penilaian kinerja karyawan berdampak padahasil akhir yang kurang tepat, sehingga menimbulkan kecemburuan sosial, komplain pada HRD, sertasemakin meningkatnya karyawan yang resign. Untuk mengatasi hal tersebut diterapkan metode fuzzyAHP. Dari hasil penelitian dan uji coba didapatkan dengan penerapan fuzzy AHP maka penilaiankinerja karyawan ketepatan penentuan hasil akhir meningkat, dan efektivitas proses penilaiannya jugameningkat.
Analisis Perbandingan Teknik 3d Rendering Cycles Render Dan Radeon Pro Render Pada Software Blender Rachmadi, Hardian; Amak Yunus Eko Prasetyo; Muhammad Priyono Tri Sulistyanto
RAINSTEK: Jurnal Terapan Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 3 (2023): September
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jtst.v5i3.9112

Abstract

Penelitian ini membahas perbandingan antara teknik rendering tiga dimensi antara Cycles render dengan Radeon pro render pada software animasi tiga dimensi Blender. Hasil pengujian akan membantu para 3D artist atau masyarakat yang menggunakan software tiga dimensi dalam memilih render engine yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Teknik render yang dianalisis adalah cycles dan radeon yang sama-sama melakukan proses rendering dengan ray tracking. Vertices (titik sudut) dan texture digunakan sebagai parameter pada penelitian ini. Objek pada penelitian ini adalah 10 model tiga dimensi untuk parameter jumlah vertices yang dibutuhkan untuk model dan 10 procedural texture untuk parameter jumlah node yang dibutuhkan untuk procedural texture. Analisis perbandingan cycles dan radeon menghasilkan pengujian kecepatan render, size file hasil render, dan kualitas gambar hasil render. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa render time dari cycles lebih cepat jika dibandingkan dengan radeon yang begitu lama, pada ukuran file hasil output render kedua enggine tidak berbeda jauh, dan kualitas dari hasil render menyatakan bahwa cycles render memiliki gambar hasil render lebih bagus jika dibandingkan dengan gambar hasil render radeon pro render.
Implementasi Teknologi Pengiris Otomatis untuk Meningkatkan Efisiensi Produksi Pada UKM Kerupuk Singkong di Desa Sumberbening, Malang Amak Yunus Eko Prasetyo; Riski Nur Istiqomah Dinnullah; Shafiq Nurdin
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 15 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : LPPM UNINUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/jpkm.v15i2.4044

Abstract

UKM kerupuk singkong di Desa Sumberbening, Kecamatan Bantur, Malang, menghadapi kendala utama dalam proses produksi, terutama pada tahap pengirisan bahan baku yang masih dilakukan secara manual. Proses tersebut tidak hanya memerlukan waktu yang lama, tetapi juga menghasilkan ketebalan irisan yang tidak seragam sehingga berdampak pada kualitas produk dan kapasitas produksi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas UKM melalui implementasi teknologi tepat guna berupa mesin pengiris otomatis. Metode pelaksanaan dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu (1) FGD Sosialisasi Program sebagai media penyuluhan dan diskusi, (2) Pelatihan intensif bagi mitra dan karyawan terkait penggunaan teknologi baru, serta (3) Pendampingan operasional untuk memastikan keterampilan yang diperoleh dapat diaplikasikan secara mandiri dan berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan mesin pengiris otomatis mampu meningkatkan kapasitas produksi dari 100–120 kg menjadi 150–180 kg per batch, waktu pengirisan berkurang menjadi 2–2,5 jam, dan ketebalan irisan lebih seragam (1–2 mm). Selain itu, keterampilan karyawan dalam mengoperasikan serta merawat mesin meningkat, dan keluhan terkait panas maupun kelelahan berkurang. Kesimpulannya yang dapat diambil dari program ini adalah penerapan teknologi pengiris otomatis terbukti efektif dalam mengoptimalkan proses produksi kerupuk singkong, meningkatkan daya saing UKM, dan membuka peluang pengembangan usaha secara berkelanjutan. Kata Kunci: Teknologi Tepat Guna, Mesin Pengiris Otomatis, Efisiensi Produksi, UKM Kerupuk Singkong