Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : JTM

PERANCANGAN MESIN PENGGILING LIMBAH KACA SISTEM ROLL KAPASITAS 60 KG/JAM Hari Predianto; Margianto Margianto; Mochammad Basjir
Jurnal Teknik Mesin Vol. 18 No. 1 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kaca merupakan bahan yang tergolong sampah anorganik, yang berbahan dasar pasir silika yang dihasilkan melalui proses peleburan pada suhu 1400o C, kemudian dilakukan proses pemadatan dengan proses pendinginan, kaca memerlukan waktu 1 juta tahun untuk terurai, sehingga perlu adanya solusi untuk mengurangi limbah dari kaca menjadi barang yang lebih memiliki nilai jual yaitu menjadikan produk lain berupa serbuk kaca, dari masalah yang di hadapi oleh masyarakat tersebut direncanakan sebuah mesin penggiling limbah kaaca.Mesin penggiling kaca merupakan alat yang digunakan untuk menghancurkan limbah kaca, mesin ini digunakan untuk memperkecil pecahan kaca yang semula serpihan menjadi ukuran sangat kecil berupa serbuk kaca. Proses penggilingan dilakukan dengan satu set roll yang berputar dan menekan benda kerja sehingga terjadi perubahan bentuk maupun ukuran, yang semula berupa serpihan menjadi serbuk halus akibat tekanan dari dua buah roll. Dalam perancangan ini menggunakan roll ganda dengan permukaan rata, memiliki celah 0,5 mm, kapasitas 60 kg/jam, sengan syarat tergiling kurang dari 0,5 mm, mesin penggiling limbah kaca lampu ini menggunakan putaran 600 rpm, mampu digerakan menggunakan daya 1 HP.
ANALISIS KEKUATAN RANGKA MESIN PENGGILING LIMBAH KACA TIPE ROLL MENGGUNKAN SOLIDWORK 2017 Moch Adji Purwanto; Margianto Margianto; Ismi Choirotin
Jurnal Teknik Mesin Vol. 18 No. 1 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh bentuk profil dan pengaruh ketebalan profil terhadap defleksi dan tegangan pada rangka mesin, sehingga desain rangka dapat di antisipasi mesin dengan tegangan dan defleksi seminimal mungkin. Penelitian ini menggunakan pendekatan Elemen Hingga dengan menfaatkan Software solidwork 2017 menggunakan Material material profil AISI 1020 (American Iron and Steel Institute). Pembebanan pada rangka mesin berupa berat total dari mesin penggiling limbah kaca tipe roll, dimana asumsi pembebanan merupakan part yang terdapat pada mesin tersebut. Variasi bentuk profil pada penelitian ini adalah L-Profil, C-Profil dan HSS-Profil. Variasi ketebalan pada hasil terbaik yaitu profil HSS (tube square) dengan tebal 1 mm, 1,4 mm, dan 1,8 mm. Dari hasil penelitian ini penggunaan bentuk profil HSS (tube square) pada variasi bentuk profil diperoleh bahwa tegangan dan defleksi terkecil terjadi dan pada hasil variasi ketebalan pada profil HSS (tube square) dengan ketebalan terbesar yaitu 1,8 mm memiliki tegangan dan defleksi terendah.
Analisis Penambahan Roller Bearing Pada Frame Drive Plate Crossbar Cooler Dengan Metode Elemen Hingga. Didik Isdarmadi; Margianto Margianto; Ismi Choirotin
Jurnal Teknik Mesin Vol. 18 No. 1 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Clinker Cooler adalah salah satu peralatan yang memiliki fungsi sangat penting dalam industri semen. Cooler berfungsi sebagai pendingin material yang keluar dari kiln (terak) sehingga fungsinya sangat penting dan critical untuk kelangsungan produksi terak di Pabrik Tuban Semen Indonesia. Kehandalan clinker cooler sangat diperlukan karena apabila dalam operasinya cooler ini mengalami gangguan sedikit saja, maka konsekuensinya dapat berupa kiln harus stop atau dapat menganggu operasi lainnya seperti mengganggu operasi pada daerah finish mill. Clinker cooler yang digunakan pada plant Tuban II merupakan peralatan yang memiliki teknologi terbaru. Cooler ini baru beroperasi selama kurang lebih enam bulan dan merupakan hasil modifikasi dari cooler generasi sebelumnya. Permasalahan dalam clinker cooler selama beroperasi adalah ditemukan berbagai macam masalah yang terjadi salah satunya Drive Plate yang bending. Tujuan analisa ini adalah untuk menganalisa drive plate cooler terhadap pembebanan yang diterima sehingga bisa menentukan jenis bantalan yang tepat pada roller plate.Setelah dilakukan serangkaian perhitungan dan simulasi pembebanan menggunakan metode Elemen Hingga pada software Ansys didapatkan drive plate dengan memakai 3 tumpuan dapat mengurangi stress pada material sebesar 81%. Untuk gaya reaksi yang dihasilkan, drive plate dengan 3 tumpuan dapat mengurangi 50% lebih kecil dari gaya reaksi yang dihasilkan oleh 2 tumpuan.  Kata kunci : clinker cooler, kiln, finish mill, drive plate, roller plate, bending.