Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PEMANFAATAN LIMBAH KENTOS MENJADI FRIED COCONUT SPROUT Hermiza Mardesci; Yulianti; Supiati
JURNAL TEKNOLOGI PERTANIAN Vol. 12 No. 1 (2023)
Publisher : Prodi Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jtp.v12i1.2599

Abstract

Kentos adalah bagian dari kelapa yang terdapat di dalam buah kelapa yang sudah tua. Kentos ini merupakan cikal bakal tunas kelapa yang seringkali hanya terbuang sebagai limbah. Pada penelitian ini, kentos dimanfaatkan menjadi cemilan yang bernama fried coconut sprout. Tujuan penelitian ini adalah menjadikan limbah kentos menjadi makanan yang disukai oleh semua lapisan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fried coconut sprout yang dihasilkan disukai oleh panelis secara organoleptik, yaitu dari segi rasa, warna, aroma, dan tekstur. Perlakuan yang lebih disukai panelis adalah perlakuan dengan penambahan NaHCO3. Berdasarakan uji t, ada perbedaan yang signifikan antara perlakuan tanpa NaHCO3 dan perlakuan dengan NaHCO3 dari segi rasa dan tekstur. Namun dari segi warna dan aroma, hasilnya tidak ada perbedaan yang nyata.
Pelatihan Pengolahan Data Statistik Pangan Untuk Melihat Fenomena Ketahanan Pangan Achmad Isya Alfassa; Yulianti; Rifni Novitasari; Retti Ninsix
ABDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : PT. ZIVANA CENDEKIAWAN BANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pangan merupakan kebutuhan dasar manusia yang mencakup aspek produksi, distribusi, ketersediaan, hingga stabilitas harga. Untuk memantau fenomena ketahanan pangan yang meliputi tiga pilar utama ketersediaan (availability), keterjangkauan (access), dan pemanfaatan (utilization) diperlukan pengolahan data lapangan yang tepat sasaran melalui bantuan analisis statistika. Tujuan: Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan literasi data, pemahaman, dan keterampilan (skill) mahasiswa dalam mengolah serta menganalisis data statistik di bidang pangan. Melalui pelatihan ini, mahasiswa diharapkan mampu melakukan deteksi dini fenomena ketahanan pangan guna mendukung pengambilan kebijakan berbasis bukti (evidence-based policy). Metode: Pelaksanaan PkM ini menerapkan dua metode pendekatan utama, yaitu metode sosialisasi berupa penyampaian materi secara terstruktur menggunakan media presentasi visual yang interaktif, serta metode interaksi dan diskusi yang melibatkan audiens secara aktif melalui sesi tanya jawab. Hasil: Melalui kegiatan ini, peserta berhasil dibekali keterampilan praktis dalam menguasai materi statistik deskriptif untuk menghitung nilai mean (rata-rata), median, modus, nilai maksimum, nilai minimum, hingga range (jangkauan) fluktuasi data yang krusial untuk membaca dinamika pangan di lapangan. Selain itu, peserta juga menguasai keterampilan teknis dalam menyajikan visualisasi data menggunakan diagram batang, garis, dan lingkaran (pie chart) sehingga mampu mengubah data yang rumit menjadi informasi yang komunikatif, menarik, dan mudah dipahami oleh masyarakat maupun pengambil keputusan
Pengolahan Sampah Organik menjadi Eco-Enzyme melalui Program KKN UNISI bersama Masyarakat Desa Sialang Panjang Yulianti Yulianti; Mei Dian Syaputra; Zulkifli Zulkifli; Sapriyanto Sapriyanto; Nindi Wulandari; Yulia Eka Roza; Andri Fransperdinan; Mutiara Gita Rahayu; Andriansyah Andriansyah; Raudatul Jannah. AB; Ratna Apriana; Juliyanti Juliyanti; Selfia Afri Yona; Muhammad Reyno Fadli
Bangun Desa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/jbd.2025.4(2).120-134

Abstract

Desa Sialang Panjang di Kecamatan Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau, masih menghadapi tantangan dalam pengelolaan sampah organik, di mana limbah rumah tangga belum dimanfaatkan secara optimal dan cenderung dibuang langsung ke lingkungan. Kondisi ini berpotensi menimbulkan pencemaran dan meningkatkan volume sampah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan warga dalam mengolah sampah organik menjadi eco-enzyme sebagai alternatif pengelolaan sampah yang ramah lingkungan. Peserta pelatihan meliputi ibu-ibu PKK, perwakilan sekolah, serta pengurus RT/RW yang dibagi ke dalam dua kelompok. Metode pelaksanaan mencakup penyuluhan, diskusi interaktif, dan demonstrasi langsung proses pembuatan eco-enzyme menggunakan limbah buah, gula, dan air dengan perbandingan 3:1:10. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat diawali dengan proses pembuatan eco-enzyme yang berlangsung selama tiga bulan, melalui tahapan pembentukan alkohol, asam organik, dan enzim. Setelah masa fermentasi selesai, hasilnya disaring untuk mendapatkan eco-enzyme siap pakai yang dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik cair, pembersih lantai, disinfektan alami, penyaring air, serta pestisida nabati. Pelaksanaan kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai pengelolaan sampah organik, serta kemampuan mereka dalam memproduksi eco-enzyme secara mandiri. Program ini berkontribusi pada pengurangan timbulan sampah dan mendorong penerapan pengelolaan lingkungan berkelanjutan di Desa Sialang Panjang.