Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Dukungan Sosial dalam Bentuk Pesta Sekolah dengan Motivasi Berprestasi Mahasiswa Manggarai Fransiskus Natali Agatio Nanu; Dian Lestari Anakaka; Shela Christine Pello
Journal of Health and Behavioral Science Vol 1 No 1 (2019): March 2019
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.019 KB) | DOI: 10.35508/jhbs.v1i1.2082

Abstract

Pesta Sekolah are events in social community in Manggarai when the community member wants to continue their studies but are constrained by costs. Pesta Sekolah is a form of social support in the Manggarai community which is reflected in the form of caring and assistance both morally and materially to fellow members. There are Manggarai students who continue their studies at tertiary institutions who have outstanding achievements, however not frequently there are students who do not complete their studies. This study aims to analyze the relationship of social support in the form of a school party with achievement motivation in Manggarai students in Kupang City. The research type is quantitative research. The population is taken based on criteria while sampling uses a total sampling of 71 students from three Manggarai regional organizations in Kupang City. Analysis using Product Moment Pearson Correlation shows that there is a significant relationship between social support in the form of Pesta Sekolah and achievement motivation (r= 0.680; ƿ <0.05).
Gambaran Coping Stress Orang Tua yang Memiliki Anak Disabilitas Rungu Wicara dalam Mengahadapi Stigma Masyarakat Rifky Ainul Yakin; Shela Christine Pello; Marleny P. Panis
Jurnal Kesehatan Amanah Vol. 10 No. 1 (2026): Mei: Jurnal Kesehatan Amanah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57214/jka.v10i1.1054

Abstract

Parents who have children with hearing and speech disabilities often face social stigma from their surroundings. This stigma not only affects social relationships, but also influences the psychological condition of parents and the parenting patterns they apply. This study aims to describe the coping strategies used by parents who have children with hearing and speech disabilities in facing social stigma. This study uses a descriptive qualitative approach with semi-structured interviews. This study uses a purpose sampling technique with 6 participants in Kupang City and the data is analyzed using thematic analysis to identify patterns of experience and coping strategies used by participants. The results show that the stigma experienced by parents gives rise to negative emotions, parental concerns, and obstacles in parenting. In dealing with stigma, parents used two forms of stress coping, namely problem-focused coping and emotion-focused coping, although there were differences in coping strategies between mothers and fathers. However, overall, stress coping strategies played an important role in helping parents deal with social stigma, maintain emotional balance, and maintain their role in caring for children with hearing and speech disabilities.
Hubungan Antara Mindfulness Dengan Academic Self-Efficacy Pada Mahasiswa Di Kota Kupang Giovania Anggun Parera; Feronika Ratu; Shela Christine Pello
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 3 (2026): July : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i3.1541

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara mindfulness dan academic self-efficacy di kalangan mahasiswa di Kota Kupang. Pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional digunakan, melibatkan 382 mahasiswa aktif yang dipilih menggunakan pengambilan sampel Probability Sampling dari lima universitas di Kupang. Data dikumpulkan melalui dua skala standar: Five Facet Mindfulness Questionnaire (FFMQ) dan The Academic Self-Efficacy Scale (TASES), yang keduanya menunjukkan validitas dan reliabilitas yang baik. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan uji korelasi peringkat Spearman. Hasil menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa memiliki tingkat mindfulness yang moderat (65,35%) dan tingkat efikasi diri akademik yang tinggi hingga sangat tinggi (90,83%). Analisis statistik mengungkapkan hubungan positif yang signifikan antara mindfulness dan academic self-efficacy (rₛ = 0,252; p < 0,001), menunjukkan bahwa mindfulness yang lebih tinggi dikaitkan dengan academic self-efficacy yang lebih kuat. Meskipun kekuatan korelasinya diklasifikasikan sebagai lemah, temuan tersebut menegaskan bahwa mindfulness berfungsi sebagai faktor pendukung dalam membentuk kepercayaan diri akademis siswa. Penelitian ini memberikan bukti empiris bahwa mindfulness berkontribusi pada peningkatan keyakinan siswa terhadap kemampuan akademis mereka, menawarkan implikasi praktis untuk pengembangan program dukungan psikologis di pendidikan tinggi.
Hubungan Kehadiran Ayah Dengan Gaya Kelekatan Menghindar Pada Dewasa Awal yang Menjalin Hubungan Pacaran Gusti Ayu Mirah Adi Aprilia; R. Pasifikus Christa Wijaya; Shela Christine Pello
Jurnal Global Ilmiah Vol. 3 No. 11 (2026): Jurnal Global Ilmiah
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/jgi.v3i11.412

Abstract

Gaya kelekatan menghindar pada dewasa awal semakin meningkat, yang ditandai dengan ketidaknyamanan dalam hubungan emosional, kecenderungan menjaga jarak dalam interaksi interpersonal, serta kesulitan membangun kedekatan dengan pasangan. Gaya kelekatan menghindar terbentuk dari pengalaman masa kecil, ketika anak kurang mendapatkan respons emosional yang konsisten dari figur pengasuh, termasuk ayah, sehingga individu mengembangkan strategi menghindar sebagai mekanisme perlindungan diri dalam relasi interpersonal saat dewasa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kehadiran ayah dengan gaya kelekatan menghindar pada dewasa awal yang menjalin hubungan pacaran di Kota Kupang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan regresi linear sederhana. Sampel penelitian berjumlah 384 dewasa awal di Kota Kupang yang sedang menjalin hubungan pacaran, dipilih menggunakan teknik quota sampling berdasarkan rumus Lemeshow agar representatif terhadap populasi. Pengumpulan data menggunakan skala Father Presence Questionnaire (FPQ) untuk mengukur kehadiran ayah, serta skala The Experiences in Close Relationship-Revised (ECR-R) subskala menghindar untuk mengukur gaya kelekatan menghindar. Hasil uji regresi linear sederhana menunjukkan koefisien regresi sebesar -0,029 dengan signifikansi p < 0,001, yang berarti terdapat hubungan negatif signifikan antara kehadiran ayah dengan gaya kelekatan menghindar. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,035 menunjukkan bahwa kehadiran ayah memberikan kontribusi sebesar 3,5% terhadap variasi gaya kelekatan menghindar, sedangkan 96,5% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar variabel yang diteliti. Semakin tinggi kehadiran ayah yang dirasakan, semakin rendah kecenderungan individu memiliki gaya kelekatan menghindar dalam hubungan pacaran. Temuan ini memiliki implikasi penting bagi pencegahan gaya kelekatan menghindar melalui penguatan peran ayah dalam pengasuhan anak sejak dini, baik melalui edukasi keluarga maupun intervensi psikologis.