Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Gas Hydrogen Yang Dihasilkan Dari Kaleng Bekas Pada Getaran Dan Kebisingan Engine Diesel Dual Fuel Agus Wijianto; Jajang Jaenudin; Jupri Yanda Zaira
Jurnal Elektro dan Mesin Terapan Vol. 2 No. 1 (2016): Jurnal Elektro dan Mesin Terapan (ELEMENTER)
Publisher : Politeknik Caltex Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.096 KB) | DOI: 10.35143/elementer.v2i1.65

Abstract

Telah dilakukan studi eksperimental pengaruh pemberian bahan bakar hydrogen terhadap tingkat getaran (vibrasi) dan kebisingan (noise) dengan sistem dual fuel (campuran bahan bakar solar dengan hydrogen dari hasil produk reaksi kaleng bekas) pada engine stasioner, dan analisa voltase serta arus yang terjadi. Metode penelitian dilakukan dengan membandingkan tingkat getaran, kebisingan, voltase, dan arus yang dihasilkan antara system single fuel (bahan bakar solar) dengan system dual fuel  sebagai variable bebas, sedangkan variasi beban sebagai variable tetap dari operasi engine tanpa beban (0 Watt) sampai dengan beban 2000 Watt (dengan interval 200 Watt).  Hasil analsisa data pengujian menunujkkan bahwa untuk tingkat getaran yang diukur pada base mesin  terjadi perbedaan  tingkat vibrasi dimana pada system dual fuel terjadi getaran rata-rata sebesar 1,75 mm (displacement) dan mengalami peningkatan getaran dibandingkan dengan system single fuel sebesar 1,57 mm, hal ini disebabkan oleh knocking yang terjadi diruang bakar engine, sedangkan getaran yang terbesar terjadi pada saat beban 200 watt system dual-fuel yaitu sebesar 2,78 mm.Untuk tingkat getaran yang terjadi pada mesin diesel dengan system dual-fuel menggunakan  campuran bahan bakar solar dengan gas hydrogen mengalami kenaikan sebesar 0,18 mm pada saat pengukuran displacement dibandingkan dengan getaran mesin diesel system single-fuel bahan bakar solar, namun dari segi kebisingan mengalami penurunan sebesar 2,6 dB, hal ini disebabkan akibat penambahan hydrogen pada saluran udara masuk (air intake) mesin diesel, sehingga kandungan hydrogen akan mengurangi suara karena mesin kaya akan bahan bakar.
Studi Eksperimental Pengaruh Peningkatan Temperatur Crude Palm Oil (CPO) Terhadap Efisiensi Pompa Sentrifugal Amnur Akhyan; Roni Novison; Agus Wijianto; Bela Amelia
Aptek Jurnal Apliksai Teknologi (APTEK): Volume 15, No. 02, Juni 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/aptek.v15i2.1789

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji tingkat efisiensi dalam mendistribusikan Crude Palm Oil yang dialirkan dalam rangkaian seri paralel dengan cara meningkatkan temperatur dalam rentang 30℃ hingga 80℃. Menggunakan jenis pompa dorong (booster) sentrifugal yang berkapasitas hingga 35 lpm, tangki mampu menampung CPO sebanyak 45 liter. Debit tertinggi yang tercatat oleh flowmeter sebesar 60 lpm dalam rangkaian paralel pada suhu 80℃ dengan nilai tekanan sebesar 3 Psi. Namun pada suhu ruangan hanya tercatat sebesar 17lpm. Sedangkan pada rangkaian seri dengan suhu 80℃ hanya mendapatkan debit sebesar 30 lpm namun memiliki tekanan tertinggi sebesar 6 Psi. Serta rangkaian seri pada suhu ruangan tercatat debit hanya sebesar 12,5 lpm. Dalam penelitian ini, pompa mampu menghasilkan efisiensi terbaik pada suhu 80℃ pada rangkaian seri sebesar 97%.
Implementasi Tempat Sampah Untuk Mendukung LPS Di Kantor Kelurahan Umban Sari Mustaza Maa; Roni Novison; Jupri Yanda Zaira; Agus Wijianto; Amnur Akhyan; Fortinov Akbar Irdam
JITER-PM (Jurnal Inovasi Terapan - Pengabdian Masyarakat) Vol. 4 No. 1 (2026): JITER-PM
Publisher : Politeknik Caltex Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35143/jiter-pm.v4i1.6716

Abstract

This community engagement initiative aims to support Lembaga Pengolahan Sampah (LPS) by implementing a segregated waste bin system at Kantor Kelurahan Umban Sari, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru. The primary objective is to provide dedicated bins for organic, inorganic, and hazardous waste (B3), thereby enhancing the operational effectiveness of the LPS and fostering an environmentally conscious culture among office personnel. The program was executed through a series of structured stages, including preliminary surveys, problem identification, waste bin design, proposal development, fabrication and installation of the bins, and educational outreach to sub-district staff. The outcomes of this initiative include the successful provision of categorized waste bins, comprehensive documentation, and public dissemination of the project. This activity serves as a prototype for community-based waste management practices and offers a replicable model for similar urban settings.