Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

MENGUKUR PERCAYA DIRI, MOTIVASI BERPRESTASI ATLET ATLETIK REMAJA Sukiri Sukiri; Rizky Nurulfa; Mustara Musa; Taufik Rahmadi; Iwan Setiawan
Jurnal Speed (Sport, Physical Education, Empowerment) Vol. 4 No. 01 (2021): JURNAL SPEED Sport, Physical Education, Empowerment
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat percaya diri dan motivasi berprestsi atlet atletik remaja. Adapun sampel dalam penelitian ini adalah Atlet Atletik Jakarta Timur yang mengikuti Porprov 2019 Usia 10-18 Tahun. sebanyak 64 orang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan teknik survey, sebanyak 42 soal dengan menggunakan angket dengan skala 5 likert. Dari hasil analisis korelasi produk moment Pearson dengan nilai 0.52. Yang berarti semakin tinggi rasa percaya diri yang dimiliki oleh atlet atletik, maka semakin tinggi pula motivasi berprestasinya.
ANALYSIS OF BATTING CRICKET EXERCISES BEGINNERS JAKARTA’S ATHLETES U-17 Mastri Juniarto; Rizky Nurulfa
Gladi : Jurnal Ilmu Keolahragaan Vol 12 No 01 (2021): GLADI : JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA POSTGRADUATE OF PHYSICAL EDUCATION DEPARTMENTS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.71 KB) | DOI: 10.21009/GJIK.121.07

Abstract

Abstract Batting is a major component in the game of Cricket. Batting is collecting value by hitting the ball and holding the ball and running to swap places with other runners, and if the ball hits the stump then the batsman is declared out. This study discusses the analysis of batting techniques in the game of Cricket U-17 beginner athletes in DKI Jakarta. The subjects in this study were novice athletes from Jakarta U-17 athletes, who were junior high and high school students who had just joined the cricket team. The method in this research uses descriptive qualitative research. With a sample of 60 athletes who are members of the Jakarta U-17 beginner athletes. The results showed that, it showed that the category of batting training facilities and infrastructure for U-17 athletes in DKI Jakarta was 86.04% on average. These results illustrate that batting facilities and infrastructure are in very good category. Furthermore, in the category of results of the application of batting training for U-17 athletes in DKI Jakarta, it shows that the average is 74.94%. These results illustrate that the application of batting in the category is good and the results of batting for U-17 athletes in DKI Jakarta show that the average is 53.36%. These results illustrate that the batting in the category is sufficient. The results of field observations and analysis in the Batting Cricket exercise are explained as follows: 1) The results of the training that are not optimal are a form of not being properly absorbed by the Batting exercises performed by the coach. 2) The need to adjust the training program adopted from outside as well as the training model and media used in training, to suit the characteristics of the athlete. 3) Batting is the main component for all Cricket athletes. So every beginner athlete in DKI Jakarta U-17 Cricket must master the maximum technique of Batting Cricket.
SOSIALISASI SENAM JANTUNG DALAM UPAYA MENINGKATKAN KEBUGARAN DAN KESEHATAN MASYARAKAT KOTA BEKASI PROVINSI JAWA BARAT Mastri Juniarto; Rizky Nurulfa; Sujarwo
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.352 KB)

Abstract

Abstract The cardiac exercise socialization activity is an effort to introduce and develop the level of health / fitness of the community in RT 018, RW 004, Aren Jaya sub-district, East Bekasi District, Bekasi City. The objectives are (1) The community can improve health and fitness through cardiovascular exercise, (2) improve social relations between the people of RT 018, RW 004, Aren Jaya Village, East Bekasi District, Bekasi City. The method used in this activity is socialization that is tailored to the analysis of the situation and the needs of the strategic target audience. The steps taken are: (1) Approach and collaboration with the community of RT 018, RW 004, Aren Jaya Village, East Bekasi District, Bekasi City. (2) Observation to the place where the people of RT 018, RW 004, Aren Jaya Village, East Bekasi District, Bekasi City. (3) Development of cardiac gymnastics materials. The implementation of this activity took place at RT 018, RW 004, Aren Jaya Village, East Bekasi District, Bekasi City. This socialization activity will be held once in a meeting. From heart exercise socialization activities as an effort to introduce and develop the level of fitness and health of the community in RT 018, RW 004, Aren Jaya Village, East Bekasi District, Bekasi City and can result in increased social relations between communities. Abstrak Kegiatan Sosisalisasi Senam Jantung sebagai upaya memperkenalkan dan mengembangkan tingkat kesehatan/kebugaran masyarakat RT 018, RW 004 kelurahan Aren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi. bertujuan (1) Masyarakat dapat meningkatkan kesehatan kebugaran melalui senam jantung, (2) meningkatkan hubungan sosial antar masyarakat RT 018, RW 004 kelurahan Aren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi. Metode yang dipakai dalam kegiatan ini adalah sosialisasi yang disesuaikan dengan analisis situasi dan kebutuhan khalayak sasaran stategis. Adapun langkah-langkah yang ditempuh dengan cara: (1) Pendekatan dan kerjasama dengan masyarakat RT 018, RW 004 kelurahan Aren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi.. (2) Pengamatan ke tempat dimana masyarakat RT 018, RW 004 kelurahan Aren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi. (3) Pengembangan meteri senam jantung. Pelaksanaan kegiatan ini mengambil tempat di RT 018, RW 004 kelurahan Aren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi. Kegiatan sosialiasi ini akan di laksanakan 1kali pertemuan. Dari Kegiatan sosialiasi senam jantung dilakukan dalam 1) Pemberian pengetahuan mengenai kesehatan/kebugaran dengan senam jantung, 2) Memberikan keterampilan dalam pengelolaan materi tentang senam jantung agar menjadi kegiatan mingguan.
MODEL PEMBELAJARAN TOLAK PELURU BERBASIS MEDIA PADA SISWA SMP Ahmad Rifai; Iwan Setiawan; Rizky Nurulfa
Jurnal Speed (Sport, Physical Education, Empowerment) Vol. 5 No. 2 (2022): Jurnal Speed (Sport, Physical Education, and Empowerment)
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to produce a media-based bullet repellent learning model product in junior high school students that can be applied in the learning process, this research is expected to help teachers during the physical education learning process, especially in the material in the bullet repellent number. This research uses the ADDIE method, in the ADDIE model research there are 5 stages of research processes, namely Analysis, Design, Model Development, Implementation, Evaluation. The results of the study produced a product in the form of a media-based bullet repellent learning model for junior high school students that has been validated and revised by athletic experts, learning experts and learning media experts as many as 22 models. The data collection technique by distributing questionnaires to sample students at SMP Negeri 158 schools about the attractiveness of the model and the ease of the media made data analysis is carried out descriptively. The results of the study were in the form of a mediabased bulletproof learning model book for junior high school students. Based on the results of the study, it is proven that the media-based bullet repellent learning model in junior high school students has been declared feasible / valid and can be applied to junior high school students by athletic experts, learning experts and learning media experts.Keywords : Learning model, shot put, learning media
MODEL BELAJAR TEKNIK DASAR PENJAGA GAWANG HOCKEY PEMULA PADA PESERTA EKSTRAKURIKULER TINGKAT SEKOLAH MENENGAH ATAS Ira Permata Sari; Eka Fitri Novita Sari; Rizky Nurulfa; Zihan Novita Sari
Jurnal Olahraga Kebugaran dan Rehabilitasi (JOKER) Vol 2 No 2 (2022): Jurnal Olahraga Kebugaran dan Rehabilitasi (JOKER)
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/joker.v2i2.6955

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangan variasi model belajar teknik dasar penjaga gawang hockey pemula pada peserta ekstrakurikuler tingkat sekolah menengah atas diharapkan dapat menjadi bentuk pembelajaran yang menyenangkan dan menarik bagi siswa dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler hockey, sehingga dapat menghilangkan kebosanan dan kejenuhandalam proses pembelajaran. Metode Penelitian ini menggunakan RND dengan model pengembangan ADDIE yang akan menghasilkan produk berupa desain pembelajaran. Model ADDIE memiliki lima Tahapan  yaitu sebagai berikut: (1) analisis, (2) perancangan, (3) pengembangan, (4) implementasi, (5) evaluasi. Tahap  awal Variasi model belajar teknik dasar penjaga gawang hockey menggunakan 27 model kemudian di validasi  oleh ahli menjadi 25 model yang layak, tempat Penelitian menggunakan  4 sekolah di Kab Tanggerang dengan jumlah Subyek 12 siswa di masing-masing sekolah, dengan hasil 95 % dinyatakan sangat baikModel belajar pada teknik dasar penjaga gawang hockey, untuk hasil  ketertarikan siswa dalam mengikuti ekstrakurikuler  98,6 % dinyatakan sangat baik untuk pemula pada siswa ekstrakurikuler tingkat sekolah menengah. datas ini dapat dijadikan referensi bagi guru, Pembina, dan pelatih hockey sebagai proses pembelajaran khususnya penjaga gawang. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa setelah melalui uji validasi dengan justifikasi ahli, menghasilkan produk model belajar teknik dasar penjaga gawang hockey pemula pada peserta ekstrakurikuler tingkat sekolah menengahatas sebanyak 25 model.
Socialization of Amendment Futsal Laws Of The Game 2020/2021 Edition at the Sports Teacher Working Group (KKGO) Eko Prabowo; Rizky Nurulfa; Andri Irawan
GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023): GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Olahraga dan Kesehatan, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/gandrung.v4i1.2204

Abstract

Abstract: This dedication to the community activity was carried out for Physical Education teachers at the Sports Teacher Working Group (KKGO) in Bekasi Regency, West Java. Sports, especially the development of futsal in Indonesia, it is undeniable that futsal is one of the sports that is very popular with the community, especially at the student level. This issue is very good and important for physical education teachers who act as educators and coaches to develop themselves not only knowledge of techniques and tactics, but knowledge of the rules of the game. This community service activity uses the socialization method as a way to convey the material for the rules of the futsal game. The number of participants in the activity was 37 physical education teachers. 70.3% (26 people) rated this activity program very good and 29.7% (11 people) rated it good. The results of the needs of teachers for learning and futsal matches in schools are 56.8% (21 people) very suitable, 37.8% (14 people) are suitable and 5.4% (2 people) are quite suitable. The results of implementing this socialization material to learning and futsal competitions in schools were 67.6% (25 people) very interested, 27% (10 people) interested, and 5.4% (2 people) quite interested. The results of this activity are very good as education for physical education teachers who are also coaches of futsal at school. Keyword: Futsal, Laws Of The Game, KKGO
EDUKASI GERAK DASAR KIDS ATLETIK PADA GURU-GURU SEKOLAH DASAR KARANG ASIH, CIKARANG UTARA Rizky Nurulfa; Iwan Setiawan; Mastri Juniarto
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Athletics is a mandatory sport in physical education in schools. Through athletic sports, children will have good basic movements. However, the application of subject matter for age levels must be given differently. Especially at the elementary school level. At the elementary school level, children have their event number which is contained in the kid's athletic competition number which is officially issued by the international organization World Athletics (WA). The understanding of this competition has not been known in more detail by sports teachers. For this reason, it is necessary to educate or discuss athletic sports for teachers, especially in areas not far from Jakarta, but they are still unable to simultaneously carry out this event. This activity was carried out at SMAN 1 Cikarang Utara, with a total of 37 teachers of Physical Education, Sports and Health (PJOK) who teach in elementary schools and basic education units. Before the education was carried out, the participants were given a post-test beforehand regarding their understanding of the athletic kid's event and basic athletic movements. As many as 40% already knew about competition numbers and simple rules. After being given material about athletic kids' numbers, athletic basic movements and athletic kids' competition rules, 82% were able to answer questions correctly. With these results, it can be concluded that this educational activity provides benefits to elementary school teachers in Cikarang Utara. Abstrak Atletik merupakan olahraga wajib pada pendidikan jasmani disekolah. Melalui olahraga alteltik anak-anak akan memiliki gerak adasar yang baik. Akan tetapi pada penerapan pemberian materi pelajaran untuk tingkat usia harus diberikan secara berbeda. Terutama pada tingkat sekolah dasar. Pada tingkat sekolah dasar anak-anak memliki nomor event sendiri yang tertuang dalam nomor perlombaan kids athletik yang remsi di keluarkan oleh organisasi internasional World Athletics (WA). Pemahaman tentang perlombaan ini belum banyak diketahui secara lebih detail oleh guru-guru olahraga. Untuk itu perlu dilakukan edukasi atau pemasalan olahraga atletik kepada guru-guru, terutama di wilayah yang tidak jauh dari jakarta, namun masih belum bisa serempak melaksanaan event ini. Kegiatan ini dilaksanaan di SMAN 1 Cikarang Utara, dengan jumlah peserta sebanyak 37 orang guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) yang mengajar di SD dan satuan pendidikan dasar. Sebelum dilaksanakan edukasi, para peserta diberikan post test terlebih dahulu mengenai pemahaman tentang event kids atletik dana gerak dasar atletik, Sebanyak 40% telah mengetahui tentang nomor-nomor perlombaan dan peraturan secara sederhana. Setelah di berikan materi tentang nomor-nomor kids atletik, gerak dasar atletik dan peraturan perlombaan kids atletik sebanyak 82% dapat menjawab pertanyaan dengan benar. Dengan hasil demikian dapat disimpulkan bahwa kegiatan edukasi ini memberikan manfaat kepada guru-guru SD di Cikarang Utara.
Model Pembelajaran Gerak Dasar Melempar Menggunakan Media Bola Plastik Berbasis Permainan Pada Siswa Kelas II Sekolah Dasar Negeri Kebayoran Lama Utara 03 Jakarta Liliek Prasetyo; Slamet Sukriadi; Rizky Nurulfa
Jurnal Olahraga Kebugaran dan Rehabilitasi (JOKER) Vol 3 No 1 (2023): Jurnal Olahraga Kebugaran dan Rehabilitasi (JOKER)
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/joker.v3i1.7088

Abstract

Program Studi Pendidikan Jasmani Penelitian ini menghasilkan produk model pembelajaran gerak dasar melempar menggunakan media bola plastik berbasis permainan untuk meningkatkan minat belajar pendidikan jasmani bagi siswa sekolah dasar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan model pembelajaran gerak dasar melempar bola plastik berbasis permainan melalui bentuk-bentuk permainan yang baru dan dikembangkan sesuai dengan karakteristik sasaran penelitian pada siswa SD kelas II. Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian pengembangan (research and development) untuk mendapatkan model latihan yang sesuai dengan tujuannya. Untuk mencapai tujuan dan keefektifannya, model ini sudah di validasi oleh tiga pakar yang merupakan dosen Pendidikan Jasmani Universitas Negeri Jakarta yang ahli di bidang gerak dasar, pembelajaran dan permainan. Hasil validasi oleh para ahli menunjukkan bahwa 17 pembelajaran yang dibuat layak dan sesuai untuk digunakan pada siswa kelas II sekolah dasar di Jakarta Selatan.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Lay Up Shoot Melalui Model Pembelajaran Variasi Lompat Pada Siswa SMAN 1 Jakarta Andi Hasriadi Hasyim; Sujarwo; Rizky Nurulfa; Eko Prabowo
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Vol. 9 No. 2 (2023): Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35569/biormatika.v9i2.1806

Abstract

Bola basket adalah salah satu cabang olahraga yang termasuk populer dan banyak digemari oleh masyarakat Indonesia. Tembakan lay up adalah jenis tembakan yang efektif, karena dilakukan pada jarak yang sedekat – dekatnya dengan ring basket. Tujuan dari penelitian ini Untuk mengetahui Peningkatan Hasil Belajar Lay Up Shoot Melalui Model Pembelajaran Variasi Lompat pada siswa SMAN 1 Jakarta. Penelitian ini tergolong penelitian tindakan yang berbasis kelas (Classroom Action Research) yang bersifat deskriptif. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa dari 36 subjek penelitian terdapat 32 siswa dengan persentase 88,9% sudah dalam kategori tuntas dan 4 siswa dengan persentase 11,1% dalam kategori tidak tuntas pada  siklus II. jumlah siswa yang berada pada kategori tuntas mengalami peningkatan sebanyak 22 siswa atau 61,1% pada siklus I, proses ketuntasan terjadi dalam dua kali pertemuan proses pembelajaran dengan materi yang sama, pada siklus II mengalami ketuntasan 88,9% dengan  pelaksanaan proses penelitian yang sampir sama dengan siklus I. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hasil belajar dribble lay up melalui model pembelajaran lompat naik turun bangku siswa kelas XI  di SMAN setiap siswa dengan standar KKM 75 dan nilai ketuntasan seluruh siswa 88,9% pada siklus II, sehingga tidak perlu lagi dilanjutkan ke siklus berikutnya.
Pengaruh Jarak Antara Rumah Ke Sekolah dan Minat Belajar PJOK Siswa di SMP Negeri Se- Kecamatan Menteng Audi Putri Aisyah; Taufik Rihatno; Rizky Nurulfa
Jurnal Olahraga Kebugaran dan Rehabilitasi (JOKER) Vol 3 No 2 (2023): Jurnal Olahraga Kebugaran dan Rehabilitasi (JOKER)
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/joker.v3i2.9990

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh dari jarak tempat tinggal terhadap hasil belajar PJOK siswa di SMP Negeri Se- Kecamatan Menteng. Mengetahui pengaruh pengaruh jarak tempat tinggal terhadap hasil belajar PJOK siswa di SMP Negeri Se- Kecamatan Menteng tahun ajaran 2022/2023. Desain dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif yakni mendeskripsikan mengenai pengaruh Jarak tempuh siswa ke sekolah terhadap prestasi belajar siswa di Sekolah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei, sedangkan teknik pengumpulan datanya dengan menggunakan angket, skor yang diperoleh dari angket kemudian dianalisis menggunakan analisis deskriptif kuantitatif yang dituangkan dalam bentuk prosentase. Dari data diatas menjelaskan bahwa siswa yang memiliki survei baik terhadap pembelajaran berjumlah 49 siswa (15,11%), siswa yang memiliki survei cukup terhadap pembelajaran berjumlah 227 Siswa (70,06%), dan siswa yang memiliki survei kurang terhadap pembelajaran berjumlah 48 Siswa (14,81%), presentase ini dapat dilihat di grafik Diagram pie dibawah.Bagi guru Guru diharapakan lebih memperhatikan siswa terutama pada semangat belajarnya agar siswa tidak merasa bosan saat melakukan pembelajaran PJOK. Bagi Siswa diharapkan sebelum melakukan proses pembelajaran berlagsung belajar terlebih dahulu agar dapat memberikan pemahaman awal sehingga saat masuk pelajaran lebih paham lagi dengan materi yang telah diajarkan.