Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Lagu Karya A. T. Mahmud Sebagai Materi Pembelajaran Gitar Klasik Di Antonio School of Music Zulkifli, Zulkifli; Ismudiati, Endang; Artanto, Mei
IDEA: Jurnal Ilmiah Seni Pertunjukan Vol 17, No 2 (2023): Vol 17, No 2 (2023)
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/idea.v17i2.10866

Abstract

Gitar klasik merupakan salah satu instrumen yang cukup populer di kalangan anak-anak dan remaja khususnya di Yogyakarta. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya kursus-kursus musik yang mengajarkan instrumen ini. Antonio School of Music merupakan salah satu kursus musik yang mengajarkan instrumen ini kepada siswanya. Pembelajaran gitar klasik di Antonio School of Music saat ini memiliki banyak materi yang bisa digunakan untuk latihan siswa. Salah satunya dengan menggunakan lagu karya A.T. Mahmud seperti lagu Pelangi dan Bintang Kejora sebagai pengembangan materi pembelajaran. Pengembangan materi ini bertujuan untuk membantu siswa dalam belajar khususnya saat bermain akord pada gitar klasik dengan format permainan duet dimana pengajar memainkan iringan dan siswa memainkan melodi secara bergantian. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data penelitian ini dilakukan lewat observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini mengenai penggembangan materi tambahan terkait pembelajaran siswa dengan lagu karya A.T. Mahmud, siswa dalam latihannya sudah bisa bermain akord C, F, G, Am, Dm, dan iringan arpeggio dengan baik. Penggunaan lagu A.T. Mahmud ini sebagai pengembangan materi pembelajaran gitar klasik juga bisa dikatakan mempermudah siswa selama proses pembelajarannya ketika bermain akord dasar dan iringan arpeggio dikarenakan lagu tersebut merupakan lagu yang sederhana dan sudah familiar bagi siswa. Song by A.T. Mahmud as Learning Material for Classical Guitar at the Antonio School of Music  Classical guitar is one of the most popular instruments among children and teenagers, especially in Yogyakarta. This can be seen from the number of music courses that teach this instrument. Antonio School of Music is one of the music courses that teaches this instrument to its students. Classical guitar learning at Antonio School of Music currently has many materials that can be used for student practice. One of them is by using A.T. Mahmud's songs such as Pelangi and Bintang Kejora as the development of learning materials. The development of this material aims to assist students in learning, especially when playing chords on the classical guitar with a duet game format where the teacher plays the accompaniment and students play the melody alternately. This research uses a qualitative research method with a case study approach. Data collection was done through observation, interview, and documentation. The results of this study regarding the development of additional material related to student learning with songs by A.T. Mahmud, students in their practice can already play chords C, F, G, Am, Dm, and arpeggio accompaniment well. The use of A.T. Mahmud's song as a development of classical guitar learning material can also be said to facilitate students during the learning process when playing basic chords and arpeggio accompaniment because the song is a simple and familiar song for students. 
Implementasi Kurikulum Merdeka Dalam Pembelajaran Seni Musik: Studi Kasus di SMP Negeri 3 Kebumen Nensin, Ilham Ramadan; Nainggolan, Oriana Tio Parahita; Artanto, Mei
IDEA: Jurnal Ilmiah Seni Pertunjukan Vol 17, No 2 (2023): Vol 17, No 2 (2023)
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/idea.v17i2.10019

Abstract

Kurikulum Merdeka digunakan sebagai kurikulum pembelajaran di SMP Negeri 3 Kebumen pada tahun ajaran 2022/2023 secara mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses penerapan Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran Seni Musik kelas VII di SMP Negeri 3 Kebumen. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus untuk mengamati adanya fenomena penerapan Kurikulum Merdeka di SMP Negeri 3 Kebumen sebagai kurikulum pembelajaran Seni Musik, menggunakan triangulasi sebagai teknik pengumpulan data. Data yang terkumpul dianalisis melalui konsep Kurikulum Merdeka dan teori belajar konstruktivisme. Merujuk pada hasil analisis dalam penelitian ini, menunjukkan bahwa penerapan Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran Seni Musik kelas VII di SMP Negeri 3 Kebumen terbagi ke dalam tiga bagian, yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Pada tahap persiapan, guru mengikuti workshop untuk mendapatkan pemahaman mengenai Kurikulum Merdeka dan mempersiapkan perangkat ajar yang akan digunakan. Pada tahap pelaksanaan, guru dan siswa menjalankan pembelajaran yang mengacu pada rencana pembelajaran dalam modul ajar, dengan mendorong siswa untuk aktif dalam pembelajaran. Pada tahap evaluasi, satuan pendidikan dan pendidik melaksanakan penilaian untuk kinerja guru, penilaian proses pembelajaran melalui asesmen formatif untuk mengamati keefektifan pembelajaran, problem yang dialami siswa, progres belajar siswa, dan penilaian hasil pembelajaran melalui asesmen sumatif secara serentak pada tengah dan akhir semester.Kata kunci: Implementasi; Kurikulum Merdeka; Pembelajaran Seni Musik; SMP Negeri 3 KebumenImplementation of the “Kurikulum Merdeka” in Music Arts Learning: A Case Study at SMP Negeri 3 KebumenThe “Kurikulum Merdeka” is used as a learning curriculum at SMP Negeri 3 Kebumen in the 2022/2023 school year independently. This study aims to analyze the process of implementing “Kurikulum Merdeka” in learning Music Arts grade VII at SMP Negeri 3 Kebumen. The type of research used is qualitative with a case study approach to observe the phenomenon of implementing the “Kurikulum Merdeka” at SMP Negeri 3 Kebumen as a Music Arts learning curriculum, using triangulation as a data collection technique. The collected data was analyzed through the concept of “Kurikulum Merdeka” and constructivism learning theory. Referring to the results of the analysis in this study, it shows that the application of the Independent Curriculum in learning Music Arts grade VII at SMP Negeri 3 Kebumen is divided into three parts, namely the preparation stage, the implementation stage, and the evaluation stage. In the preparation stage, teachers attend workshops to gain an understanding of the “Kurikulum Merdeka” and prepare teaching tools to be used. At the implementation stage, teachers and students carry out learning that refers to the learning plan in the teaching module, by encouraging students to be active in learning. At the evaluation stage, education units and educators carry out assessments for teacher performance, assessment of the learning process through formative assessment to observe learning effectiveness, problems experienced by students, student learning progress, and assessment of learning outcomes through summative assessments simultaneously in the middle and end of the semester.