Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Hubungan Indeks Massa Tubuh Dengan Keluhan Low Back Pain Pada Operator Alat Berat Muhammad Aldi Alfiansyah; Kresna Febriyanto
Borneo Student Research (BSR) Vol 3 No 1 (2021): Borneo Student Research
Publisher : Borneo Student Research (BSR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tujuan studi: Untuk mengetahui Hubungan Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan Keluhan Low Back Pain Pada Operator Alat Berat11111 1Metodologi: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode korelasi untuk mengetahui hubungan antara indeks massa tubuh (imt) dengan keluhan low back pain pada operator. Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross sectional dengan subjek penelitian Operator alat berat, dan menggunakan instrumen penelitian berupa kuesioner Modified Oswestry Low Back Pain Disability Quesioner. Hasil: Hasil penelitian ini mendapatkan sebagian besar operator memiliki IMT normal dengan frekuensi 25 orang (55.6%) dan operator yang mengalami keluhan low back pain dengan frekuensi sebesar 30 orang (66.7%). Hasil analisis Chi-Square menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan antara indeks massa tubuh dengan keluhan low back pain pada Operator alat berat dengan nilai p-value = 0.757 > 0.05. Manfaat:Hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi untuk perusahaan untuk menyesuaikan kemampuan serta kapasitas operator dalam pembagian tugas agar terhindar dari keluhan LBP.
Hubungan Antara Beban Kerja dengan Stres Kerja pada Petugas Lembaga Permasyarakatan Hilda Ardita Sari; Kresna Febriyanto
Borneo Student Research (BSR) Vol 3 No 2 (2022): Borneo Student Research
Publisher : Borneo Student Research (BSR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan studi: Tujuan adanya penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada atau tidaknya hubungan Hubungan Antara Beban Kerja Dengan Stres Kerja Pada Petugas Lembaga Permasyarakatan Metodologi: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, yang dilakukan kepada Petugas Lembaga Permasyarakatan yang berada di Kota Tenggarong. Desain Cross Sectional digunakan dalam penelitian ini bertujuan untuk mempelajari hubungan atau korelasi diantara faktor risiko dengan faktor akibat yang didapatkan dengan proses obesevasi serta pengumpulan data. Analisis penelitian ini menggunakan analisis bivariat serta menggunakan uji statistik spearmen dengan tingkat signifikasi (α = 0,05). Hasil: Penelitian ini mendapatkan hasil bahwa antara beban kerja dengan stress kerja pada petugas lembaga pemasyarakatan memiliki pengaruh yang signifikan dengan nilai sig(2-tailed) = 0.002 < 0.05. Manfaat: Manfaat yang dapat dihasilkan dari adanya penelitian ini adalah untuk bahan evaluasi kepada berbagai pihak untuk proses penyelenggaan kegiatan pendidikan pada ilmu kesehatan masyarakat, menjadi indikator keberhasilan dalam proses pembelajaran dalam kegiatan perkuliahan, untuk bahan acuan atau referensi yang dapat digunakan dalam penelitian selanjutnya serta digunakan sebagai sumber informasi terkait hubungan antara beban kerja dengan stress kerja pada pegawai Lembaga Permasyarakan.
Hubungan Masa Kerja dengan Risiko Musculoskeletal Disorders (MSDS) pada Petugas Pemadam Kebakaran Ralda Yanti Syahdan; Kresna Febriyanto
Borneo Student Research (BSR) Vol 3 No 2 (2022): Borneo Student Research
Publisher : Borneo Student Research (BSR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan Penelitian: Tujuannya yaitu mengetahui Hubungan Masa Kerja dengan Risiko Musculoskeletal Disorders (MSDs) Pada Petugas Pemadam Kebakaran. Metode: Kuantitatif merupakan pendekatan yang digunakan kepada petugas pemadam kebakaran yang berada di kota Bontang. Cross Sectional digunakan sebagai desain untuk mengkaji adanya korelasi antara faktor risiko dengan akibat dari cara pendekatan yang digunakan yaitu dengan observasi atau pengumpulan data. Adapun penggunaan analisis bivariat untuk menguji uji statistik yaitu uji Chi Square yang memiliki tingkat derajat kepercayaan sebesar 95% (α = 0,05). Hasil : Dari penelitian telah diperoleh sig. (2-tailed) 0.000 > α0.05 , dihasilkan adanya hubungan Masa Kerja dengan Risiko Musculoskeletal Disorders (MSDs) Pada Petugas Pemadam Kebakaran Kota Bontang. Manfaat : Memberikan wawasan mengenai masa kerja dengan Risiko Musculoskeletal (MSDs) dan sebagai sumber referensi penelitian berikutnya.
Hubungan antara Shift Kerja dengan Stres Kerja pada Petugas Lembaga Permasyarakatan Trie Myta Pradina; Kresna Febriyanto
Borneo Student Research (BSR) Vol 3 No 2 (2022): Borneo Student Research
Publisher : Borneo Student Research (BSR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan studi: Untuk mengetahui Hubungan Antara Shift Kerja Dengan Stres Kerja Pada Petugas Lembaga Pemasyarakatan Metodologi: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, yang dilakukan kepada petugas Lembaga Pemasyarakatan di Kota Tenggarong. Penelitian ini menggunakan desain Cross Sectional, yang mana desain ini mempelajari kolerasi antara faktor risiko dengan akibat dengan cara pendekatan observasi atau pengumpulan data. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalaha analisis bivariat dengan menggunakan uji statistik yaitu uji statistic spearman rho dengan tingkat signifikan (α = 0,05). Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan antara shift kerja dengan stress kerja pada petugas lembaga pemasyarakatan dengan nilai p-value = 0.682 > 0.05. Manfaat: Hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi dalam penyelenggaraan program pendidikan ilmu kesehatan masyarakat, sebagai indikator keberhasilan dalam proses belajar mengajar selama perkuliahan, sebagai sumber referensi dan acuan dalam penelitian berikutnya serta sebagai informasi mengenai hubungan antara shift kerja dengan stress kerja pada petugas Lembaga Pemasyarakatan
Hubungan Stress Kerja dengan Keluhan Low Back Pain pada Operator Alat Berat Alfaridah Alf; Kresna Febriyanto
Borneo Student Research (BSR) Vol 3 No 2 (2022): Borneo Student Research
Publisher : Borneo Student Research (BSR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan studi: Untuk mengetahui Hubungan Stress Kerja dengan Keluhan Low Back Pain Pada Operator Alat Berat. Metodologi: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, yang dilakukan kepada Operator Alat Berat di PT. Kutai Bara Abadi. Penelitian ini menggunakan desain Cross Sectional dimana variabel dependen dan variabel independen diukur dalam satu waktu yang sama atau saat bersamaan. Analisis dalam penelitian ini menggunakan analisis bivariat dengan uji statistik yaitu uji Chi Square dengan derajat kepercayaan 95% (α = 0,05). Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara stress kerja dengan keluhan low back pain pada operator alat berat dengan nilai p-value = 0.039 < 0.05 Manfaat: Hasil dalam penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai masukan atau bahan evaluasi terkait penanganan stress kerja, dapat membantu pekerja untuk meminimalkan resiko terjadinya keluhan low back pain, sebagai bahan referensi dan untuk menambah wawasan ilmu pengetahuan serta dapat digunakan sebagai acuan atau pembanding antara penelitian yang akan dilakukan oleh peneliti dengan penelitian selanjutnya.
Hubungan Kebiasaan Olahraga dengan Keluhan Low Back Pain pada Operator Alat Berat Nur Halipah; Kresna Febriyanto
Borneo Student Research (BSR) Vol 3 No 2 (2022): Borneo Student Research
Publisher : Borneo Student Research (BSR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan studi: Untuk mengetahui Hubungan Kebiasaan Olahraga dengan Keluhan Low Back Pain pada Operator Alat Berat Metodologi: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, yang dilakukan kepada Operator Alat Berat di PT. Kutai Bara Abadi. Penelitian ini menggunakan desain Cross Sectional dimana variabel dependen dan variabel independen diukur dalam satu waktu yang sama atau saat bersamaan. Analisis dalam penelitian ini menggunakan analisis bivariat dengan uji statistik yaitu uji Chi Square dengan derajat kepercayaan 95% (α = 0,05). Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan olahraga dengan keluhan low back pain pada operator alat berat dengan nilai p=0,545 (p>0.05). Manfaat: Hasil dalam penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi dalam penyelenggaraan program pendidikan ilmu kesehatan masyarakat, sebagai sumber referensi serta acuan dalam penelitian berikutnya khususnya yang berkaitan dengan hubungan Kebiasaan Olahraga dengan keluhan Low Back Pain pada operator alat berat.
Hubungan Sikap Kerja Dengan Risiko Musculoskeletal Disorders (MSDs) Pada Petugas Pemadam Kebakaran Tegar Atmajaya; Kresna Febriyanto
Borneo Student Research (BSR) Vol 3 No 2 (2022): Borneo Student Research
Publisher : Borneo Student Research (BSR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan studi: Untuk mengetahui Sikap Kerja dengan Risiko Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada Petugas Pemadam Kebakaran. Metodologi: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian ini adalah petugas pemadam kebakaran dan penyelamatan kota Bontang yang berjumlah 181 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan probability sampling dengan pendekatan simple random sampling. Responden berjumlah 97 orang. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan kuesioner Nordic Body Map (NBM) serta kuesioner sikap kerja yang didalamnya terdapat 10 butir pertanyaan tentang sikap kerja. Analisis data menggunakan uji chi square. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukan tidak ada hubungan yang signifikan antara sikap kerja dengan risiko Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada petugas pemadam kebakaran dengan nilai value = 0,545 > 0,05. Manfaat: Hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi dalam penyelenggaraan program pendidikan ilmu kesehatan masyarakat, sebagai indikator keberhasilan dalam proses belajar mengajar selama perkuliahan, sebagai sumber referensi dan acuan dalam penelitian berikutnya serta sebagai informasi mengenai hubungan indeks massa tubuh dengan risiko Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada petugas pemadam kebakaran. Purpose of study: To find out the Work Attitude with the Risk of Musculoskeletal Disorders (MSDs) in Firefighters. Methodology: This study uses a quantitative method with a cross sectional design. The population of this research is the firefighters and rescue officers of the city of Bontang, totaling 181 people. Technique sampling in this study using probability sampling with a simple random sampling approach. Respondents amounted to 97 people. The instrument in this study used a Nordic Body Map (NBM) questionnaire and a work attitude questionnaire in which there were 10 questions about work attitudes. Data analysis using chi square test. Results: The results of this study indicate that there is no significant relationship between work attitudes and the risk of Musculoskeletal Disorders (MSDs) in firefighters with a value = 0.545 > 0.05. Applications: The results of this study can be used as an evaluation material in the implementation of public health education programs, as an indicator of success in the teaching and learning process during lectures, as a source of reference and reference in subsequent research and as information regarding the relationship between tenure and risk of Musculoskeletal Disorders (MSDs). to firefighters.
Hubungan antara Masa Kerja dengan Stres Kerja pada Petugas Lembaga Pemasyarakatan Ayu Rizki Amalia; Kresna Febriyanto
Borneo Student Research (BSR) Vol 3 No 3 (2022): Borneo Student Research
Publisher : Borneo Student Research (BSR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan studi: Penelitian ini yang bertujuan untuk melihat apakah ada hubungan antara masa kerja dengan stress kerja petugas Lembaga oemasyarakatan di Kota Tenggarong pada tahun 2021. Metodologi: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan metode desain cross sectional .populasi penelitian yang dilakukan adalah petugas lembaga pemasyarakatan di kota Tenggarong yang berjumlah 50 orang. Analisis data menggunakan uji chi square. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan antara masa kerja dengan sttres kerja pada petugas lembaga pemasayarakatan dengan niai p-value = 0.862 ˃ 0.05. Manfaat: Hasil penelitian ini dapat dijadiakan sebagai bahan evaluasi dalam menyelenggarakan program dalam ilmu Kesehatan masyarakat, sebagai pedoman dalam proses belajar mengajar selama perkuliahan, sebagai acuan dalam penelitian, serta sebagai informasi hubungan antara masa kerja dengan stress kerja pada petugas lembaga pemasyarakatan