Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Literature Review Hubungan Behavioural Beliefs dengan Sikap Pencegahan Kekambuhan pada Pengguna Narkoba yang Sedang Menjalani Rehabilitasi Nur Aisyah; Ghozali Ghozali
Borneo Student Research (BSR) Vol 2 No 1 (2020): Borneo Student Research
Publisher : Borneo Student Research (BSR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan studi: Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan hubungan antara behavioural beliefs dengan sikap pencegahan kekambuhan pada pengguna narkoba yang sedang menjalani rehabilitasi narkoba. Metodologi: Penelitian ini menggunakan desain literature review. Databaes yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari hasil penelitian yang sudah dilakukan dan diterbitkan dalam jurnal nasional dan internasional. Database jurnal yang digunakan adalah Pubmed, Ebsco, Science Direct, PMC-NCBI dan Google Scholar. Hasil: Berdasarkan hasil studi literature review yang dilakukan pada 17 artikel, dapat disimpulkan bahwa beberapa artikel menjelaskan bahwa adanya hubungan atau keterkaitan antara aspek-aspek behavioural beliefs seperti persepsi hambatan, persepsi manfaat dan persepsi kerentanan yang dirasakan oleh pengguna narkoba yang sedang menjalani rehabilitasi terhadap sikap pencegahan kekambuhan atau penggunaan kembali narkoba. Manfaat: Penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai acuan untuk penelitian selanjutnya.
Analisis Pemberian Makanan Tambahan terhadap Status Gizi Bayi-Balita Mardiana Mardiana; Sudirman Sudirman; Alif Oktaviana Putri; Ayu Mardiana; Muhammad Hersan Arifin; Nur Aisyah
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 11 No 1 (2021): Januari 2021
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v11i1.976

Abstract

Pada tahap awal pengenalan Makanan Pendamping ASI penting untuk diperhatikan usia pemberian, frekuensi dan jenis Makanan Pendamping ASI apa yang akan diberikan pada bayi. Makanan Pendamping ASI adalah makanan dan minuman yang diberikan pada bayi mulai dari usia 6 bulan sampai 24 bulan yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan gizi selain dari ASI. Fenomena yang terjadi dimasyarakat pemberian Makananan Pendamping ASI diberikan sebelum bayi berusia 6 bulan, hal ini disebut dengan Makanan Pendamping ASI dini. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan pemberian makanan tambahan dengan status gizi bayi-balita di Dusun 1 Desa Loa Kulu Kota Kecamatan Loa Kulu Kabupaten Kutai Kartanegara Provinsi Kalimantan Timur. Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh bayi-balita di Dusun 1 Desa Loa Kulu Kota yang berjumlah 216 dan jumlah sampel sebanyak 104 bayi-balita. Intrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tabel observasional dan timbangan berat badan. Pengambilan sampel menggunakan metode Accidental Sampling. Analisis data menggunakan uji Spearman dengan tingkat signifikansi ( α = 0,05). Hasil Penelitian menunjukkan bahwa didapatkan hasil sig. (2-tailed) sebesar 0.001< α = 0.05 yang berarti ada hubungan antara pemberian makanan tambahan (PMT) dengan status gizi bayi-balita di Dusun 1 Desa Loa Kulu Kota Kecamatan Loa Kulu Kabupaten Kutai Kartanegara Provinsi Kalimantan Timur.
EFEKTIVITAS PENDIDIKAN KESEHATAN BANTUAN HIDUP DASAR TERHADAP PENGETAHUAN KADER DASAWISMA tiara tiara; Sudarti Sudarti; Maghfira Anggreini; Nadia Novitasari; Insani Tiara Tirta; Hestika Ardianty; Nur Rahmadhaniah; Nurcahyani Putri Rahmadani; Nur Aisyah; Maajid Surya Putra Ashari; Bachtiar Safrudin; Lenny Retnawati
Jurnal Keperawatan Dirgahayu (JKD) Vol 7 No 2 (2025): October
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, STIKES Dirgahayu Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52841/jkd.v7i2.668

Abstract

Cardiac arrest is a medical emergency that requires a quick response from first responders to increase the chances of survival. Dasawisma cadres, as part of the community, play an important role in providing first aid, so it is necessary to increase their knowledge through structured health education. This study aims to determine the effectiveness of health education on Basic Life Support in improving the knowledge of Dasawisma cadres. The research method used an intervention design with a sample of 14 Dasawisma cadres in Air Putih Village, Samarinda Ulu District who participated in a series of health education activities in the form of lectures, interactive discussions, demonstrations, and hands-on practice with teaching aids. Data were collected through pretest and posttest instruments to assess changes in the knowledge of Dasawisma cadres. The results showed a significant increase in the knowledge category from 35.7% before the intervention to 92.9% after the training. This increase indicates that the health education provided was able to improve the cadres' understanding of cardiac arrest recognition and the correct implementation of chest compressions. These findings prove that educational activities accompanied by direct demonstrations are effective in improving cadres' preparedness in handling emergencies. In conclusion, basic life support health education has been proven to significantly improve cadres' knowledge. It is recommended that similar training be conducted periodically and supplemented with practical evaluations so that cadres' skills are maintained and can be applied when emergencies occur in the community.