Na’imah Na’imah
UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Peran Pendidik dalam Konsep Psikologi Perkembangan Anak Usia Dini Mawarni Purnamasari; Na’imah Na’imah
Jurnal Pelita PAUD Vol 4 No 2 (2020): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v4i2.990

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan peran pendidik dalam perkembangan anak usia dini. Tulisan ini mengulas mengenai peran pendidik dalam perkembangan dan pertumbuhan anak melalui konsep psikologi perkembangan. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif yang melibatkan peneliti studi pustaka (studi literatur). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa secara teoritik terdapat tiga teori terdahulu dalam perkembangan dan pertumbuhan anak, diantaranya adalah teori Piaget, teori Vygotsky, dan Bowlby. Menurut Piaget, anak usia dini memiliki pikiran yang pra-operasional dimana anak sudah mampu mengembangkan tindakan terstruktur untuk menghadapi lingkunganny. Selanjutnya menurut Vygotsky perkembangan anak pada masa menuju pra-sekolah didasari oleh jenis-jenis interaksi yang dimiliki anak di lingkungan sosialnya yang berpusat pada pencapaian tugas perkembangan. Dan menurut Bowlby dengan teorinya yaitu attachment (melekat) anak berkosentrasi pada kebutuhan mereka untuk mempertahankan kedekatannnya kepada orang tuanya atau pengasuhnya (termasuk pendidik). Terdapat banyak faktor yang menyebabkan pertumbuhan dan perkembangan anak, yaitu faktor internal (dalam) dan faktor eksternal (luar/lingkungan).
Resistensi Guru PAUD Mengajar dii Masa Pandemi Covid-19 Siti Nur Hayati; Nurhayati Nurhayati; Na’imah Na’imah
Jurnal Pelita PAUD Vol 6 No 2 (2022): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v6i2.1533

Abstract

Penelitian ini memfokuskan pada motivasi guru dapat bertahan mengajar di masa pandemi Covid-19 serta perannya, dengan memfokuskan pada faktor apa saja yang mempengaruhi guru untuk tetap bertahan mengajar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui motivasi guru bertahan mengajar di masa pandemi Covid-19 serta perannya pada TK Islam Sakinah, yang menjadi sumber dan infoman dalam penelitian adalah 2 orang guru. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, dengan pendekatan studi kasus. Teknik yang digunakan dalam mengumpulkan data adalah melalui observasi, wawancara serta dokumentasi. Sedangkan untuk teknik analisis data diperoleh dari penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yang didapatkan adalah, faktor motivasi guru bertahan mengajar di masa pandemi Covid-19 adalah besarnya rasa tanggung jawab yang dimiliki guru terhadap pendidikan anak usia dini, guru memandang profesi guru adalah pekerjaan yang mulia, apresiasi dari masyarakat sekitar lingkungan sekolah, support moral yang diberikan oleh Kepala Sekolah, serta lingkungan yang aman dan kondusif.
PENGARUH KEGIATAN EMERGENCY DRILL TERHADAP KESIAPSIAGAAN BENCANA GEMPA BUMI PADA ANAK USIA DINI Reza Yunita; Suyadi Suyadi; Na’imah Na’imah; Elsa Cindrya; Afifah Nabila Sari
Jurnal Inovasi, Kreatifitas Anak Usia Dini (JIKAD) Vol 6, No 2 (2026): JUNI
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jikad.v6i2.19411

Abstract

Kegiatan Emergency Drills sebagai latihan simulasi tanggap bencana mampu menstimulasi kemampuan anak dalam mengenali tanda bahaya, melatih koordinasi gerak saat evakuasi, serta menumbuhkan sikap tenang dan tangguh ketika menghadapi situasi darurat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kegiatan Emergency Drills terhadap kesiapsiagaan bencana gempa bumi pada anak usia 5–6 tahun di PAUD Al- royan di Kabupaten Bengkulu Selatan. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan model one group pretest-posttest. Sampel penelitian terdiri dari 11 anak (4 laki-laki dan 7 perempuan) yang dipilih dengan teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan uji normalitas Shapiro–Wilk dan uji hipotesis Paired Sample T-Test dengan taraf signifikansi 5%. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan kesiapsiagaan anak usia 5–6 tahun setelah diterapkannya kegiatan emergency drill, dengan nilai thitung = 16,2 lebih besar dari t tabel = 2,228 pada taraf signifikansi 5%. Hal ini membuktikan bahwa kegiatan emergency drill efektif dalam meningkatkan kesiapsiagaan anak usia dini. Temuan ini menegaskan bahwa emergency drill mampu meningkatkan kemampuan anak dalam mengenali tanda bahaya, melakukan langkah penyelamatan diri, serta menumbuhkan sikap tenang dan tangguh saat menghadapi situasi darurat.
POAC-BASED MANAGEMENT STRATEGIES FOR MEMORIZING THE QUR’AN IN THE DIGITAL ERA Nihayatuzzain Nihayatuzzain; Na’imah Na’imah; Izzatun Illiyyin; Aning Puspita Ningrum; Rasi A’yun Andhini Jati
Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 9 No 01 (2026): Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/im.v9i01.9391

Abstract

The rapid development of digital technology presents both challenges and opportunities in the process of memorizing the Qur’an, especially for individuals outside formal educational institutions, such as students, workers, and homemakers. Although several studies have explored memorization methods and the use of digital learning tools, research that systematically analyzes the management of Qur’an memorization using a formal management framework—specifically POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling)—remains limited. This study aims to examine how the POAC management principles can be applied in the practice of memorizing the Qur’an in the digital age. The approach used is descriptive qualitative, with data collected through in-depth interviews with nine informants divided into three groups (students, workers, and homemakers), participatory observation, and a systematic literature review. Data were analyzed using thematic coding and source triangulation. The results indicate that the integrated application of the POAC framework has been proven to enhance the effectiveness and sustainability of memorization. Digital technologies such as the Quran Mobasher app, Tarteel AI, and the digital Qur’an serve as flexible facilitators, particularly in the areas of review (murajaah) and self-assessment. This study contributes to the management of Islamic education by demonstrating that the POAC framework can be effectively operationalized to manage Quran memorization in non-formal and digital learning contexts, although memorization conducted under the supervision of an institutional system is considered more effective than independent memorization without a formal structure.