Kegiatan Emergency Drills sebagai latihan simulasi tanggap bencana mampu menstimulasi kemampuan anak dalam mengenali tanda bahaya, melatih koordinasi gerak saat evakuasi, serta menumbuhkan sikap tenang dan tangguh ketika menghadapi situasi darurat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kegiatan Emergency Drills terhadap kesiapsiagaan bencana gempa bumi pada anak usia 5–6 tahun di PAUD Al- royan di Kabupaten Bengkulu Selatan. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan model one group pretest-posttest. Sampel penelitian terdiri dari 11 anak (4 laki-laki dan 7 perempuan) yang dipilih dengan teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan uji normalitas Shapiro–Wilk dan uji hipotesis Paired Sample T-Test dengan taraf signifikansi 5%. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan kesiapsiagaan anak usia 5–6 tahun setelah diterapkannya kegiatan emergency drill, dengan nilai thitung = 16,2 lebih besar dari t tabel = 2,228 pada taraf signifikansi 5%. Hal ini membuktikan bahwa kegiatan emergency drill efektif dalam meningkatkan kesiapsiagaan anak usia dini. Temuan ini menegaskan bahwa emergency drill mampu meningkatkan kemampuan anak dalam mengenali tanda bahaya, melakukan langkah penyelamatan diri, serta menumbuhkan sikap tenang dan tangguh saat menghadapi situasi darurat.
Copyrights © 2026